Bilal Hasan 'Indoninja' Tergila-gila Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Jakarta – Petarung Mixed Martial Arts (MMA) berdarah Indonesia, Bilal Hasan, tengah bersiap menjalani debutnya di Ultimate Fighting Championship (UFC). Di tengah persiapan ketat menjaga berat badan dan kondisi fisik, ada satu makanan khas Indonesia yang ternyata sangat dirindukannya: nasi goreng kambing Kebon Sirih.

Bilal Hasan, yang dikenal dengan julukan “The IndoNinja”, mengungkapkan kecintaannya terhadap nasi goreng kambing saat berbicara dengan sejumlah media Indonesia secara daring pada Rabu (26/8/2026). Pernyataan tersebut muncul ketika Bilal ditanya mengenai menu makanan yang dikonsumsinya selama menjalani persiapan menjelang debut UFC di Shanghai, China.

“Iya, harus, bro. Pagi ini, tapi bukan nasi goreng Indonesia. Tapi, di sini di buffet ada nasi goreng China,” kata Bilal. Meski tetap menikmati nasi goreng yang tersedia di lokasi, Bilal mengaku cita rasa nasi goreng Indonesia jauh lebih menggoda. “Enak, enak. Tapi, lebih enak nasi goreng Indonesia. Nasi goreng kambing. Kebon Sirih is the best, bro,” ujarnya antusias.

Nasi Goreng Kambing Jadi Favorit Bilal

Pengakuan Bilal tersebut menjadi menarik karena ia sedang berada dalam fase penting kariernya. Sebagai petarung profesional, menjaga berat badan merupakan bagian krusial dari persiapan sebelum pertandingan.

Bilal dijadwalkan menjalani debut UFC menghadapi petarung Peru, Nilson Rojas, pada kelas flyweight di UFC Fight Night Shanghai, Sabtu (29/8/2026). Karena harus memenuhi batas berat kelas pertandingannya, Bilal menjalani pola makan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan latihan dan proses weight cut.

Namun, kecintaannya terhadap makanan Indonesia rupanya tetap sulit disembunyikan. Ketika berada di China, Bilal harus beradaptasi dengan makanan yang tersedia. Ia bahkan menyebut nasi goreng China yang disantapnya cukup enak, tetapi menurutnya belum mampu mengalahkan nasi goreng kambing yang biasa ia nikmati di Indonesia.

“Kebon Sirih is the best,” kata Bilal. Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan kedekatan emosional Bilal dengan Indonesia. Meski lahir dan besar di Amerika Serikat, ia memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya dan cukup sering menunjukkan kebanggaannya terhadap akar Indonesia tersebut.

Tetap Makan Karbohidrat Jelang Debut UFC

Menariknya, nasi goreng kambing bukan satu-satunya sumber karbohidrat yang menjadi bagian dari pembicaraan Bilal mengenai makanan. Ia mengatakan bahwa dirinya tetap membutuhkan asupan karbohidrat selama menjalani persiapan pertarungan. Salah satu menu yang cukup sering dikonsumsinya adalah mi.

“Saya harus makan mi, bro. Mi. Kalau ada spaghetti, pasta, atau mungkin pho. Atau mi goreng. Apa pun,” kata Bilal. Menurutnya, berbagai jenis mi dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan energi selama menjalani program latihan dan diet. “Mi apa pun, harus dimakan,” lanjutnya. Pola makan tersebut tentu tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan seorang atlet profesional. Bilal tidak sekadar makan untuk kenyang, tetapi harus mempertimbangkan jumlah energi, berat badan, waktu latihan, hingga kondisi tubuh menjelang pertarungan.

Sedang Menjalani Weight Cut

Persiapan Bilal saat ini memang cukup padat. Ia hanya memiliki waktu sekitar dua pekan antara penampilannya di Dana White’s Contender Series (DWCS) dan debut UFC. Bilal mendapatkan kontrak UFC setelah tampil spektakuler di DWCS. Ia menghentikan petarung asal India, Mridul Saikia, hanya dalam waktu 45 detik melalui kemenangan TKO akibat pukulan.

Kemenangan tersebut membuat rekor profesional Bilal menjadi 9-0, sekaligus mengantarkannya ke panggung UFC. Kini tantangannya berbeda. Bilal harus menjaga kondisi fisik sembari memastikan berat badannya sesuai dengan kelas flyweight. Karena itu, makanan favorit seperti nasi goreng kambing Kebon Sirih tentu tidak bisa disantap secara bebas menjelang pertarungan. Bilal sendiri menyadari kondisi tersebut. “Kalau lagi weight cut. It's not bad,” ujarnya ketika membicarakan makanan yang tersedia selama persiapannya.

Siapa Bilal Hasan 'The IndoNinja'?

Bilal Hasan atau Bilal Alakai Hasan merupakan petarung MMA yang lahir di Hawaii dan kemudian tumbuh di Washington, Amerika Serikat. Meski besar di Amerika, Bilal mempunyai hubungan kuat dengan Indonesia karena kedua orang tuanya berasal dari Jakarta. Identitas Indonesia tersebut juga menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

Ia mulai mengenal dunia bela diri sejak usia dini melalui taekwondo. Bilal bahkan pernah menjadi juara di PAN-American Taekwondo Junior Championships 2017. Setelah itu, ia beralih ke MMA pada 2021 dan berkembang menjadi salah satu petarung flyweight yang diperhitungkan. Bilal kemudian meraih gelar juara kelas flyweight Cage Fury Fighting Championship (CFFC) pada 2024.

Setahun berikutnya, ia berhasil mempertahankan sabuk tersebut setelah mengalahkan Brian Hauser melalui kemenangan KO.Rekor profesionalnya yang sempurna kemudian membawanya ke DWCS. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Bilal hanya membutuhkan 45 detik untuk membuat Dana White terkesan dan memberinya kontrak UFC.

Bilal Jadi Petarung Indonesia Kedua di UFC

Kontrak tersebut membuat Bilal menjadi petarung Indonesia kedua yang mendapatkan kesempatan tampil di UFC setelah Jeka Saragih. Keberhasilan Bilal juga mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebelumnya memberikan dukungan agar Bilal mampu membawa nama Indonesia di panggung MMA dunia.

Menariknya, Bilal tidak hanya membawa nama Indonesia melalui prestasi olahraga. Gaya bicaranya yang santai dan kecintaannya terhadap makanan Indonesia juga membuat sosoknya semakin dekat dengan penggemar Tanah Air. Pengakuan soal nasi goreng kambing Kebon Sirih menjadi salah satu contohnya.

Target Bilal di Debut UFC

Bilal kini fokus menghadapi Nilson Rojas pada UFC Fight Night Shanghai. Meskipun persiapannya berlangsung dalam waktu singkat, Bilal tidak ingin terburu-buru. Ia mengatakan ingin tetap rileks dan menjalankan game plan dengan tenang. “Saya mencoba tak buru-buru, bro. Saya ingin rileks, tenang, dan melakukan yang harus saya lakukan,” kata Bilal. Sikap tersebut menjadi penting mengingat debut UFC bisa menghadirkan tekanan berbeda dibandingkan pertandingan sebelumnya. Bilal datang dengan modal kemenangan 45 detik di DWCS. Namun, ia menyadari bahwa lawan di UFC memiliki kualitas berbeda sehingga dirinya tidak boleh terlalu percaya diri.

'IndoNinja' Bawa Identitas Indonesia ke Octagon

Bagi Bilal, perjalanan menuju UFC bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia juga membawa identitas Indonesia yang melekat kuat dalam dirinya. Darah Indonesia dari kedua orang tuanya membuat Bilal merasa dekat dengan Tanah Air meskipun kehidupan dan kariernya banyak berlangsung di Amerika Serikat. Kecintaannya terhadap makanan Indonesia, termasuk nasi goreng kambing Kebon Sirih, menjadi salah satu bentuk kecil dari kedekatan tersebut.

Kini, perhatian Bilal harus kembali diarahkan ke Octagon. Nasi goreng kambing mungkin masih menjadi makanan favorit yang dirindukannya, tetapi untuk sementara ia harus disiplin menjalani diet dan weight cut. Jika debutnya berjalan sukses, Bilal berpeluang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu wajah baru Indonesia di panggung MMA terbesar dunia.

Dari nasi goreng kambing Kebon Sirih hingga Octagon UFC Shanghai, perjalanan Bilal Hasan 'The IndoNinja' kini memasuki babak baru.

Posting Komentar untuk " Bilal Hasan 'Indoninja' Tergila-gila Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih"