Harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik per 1 September

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 September 2026. Kali ini, kenaikan harga terjadi pada tiga produk, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Green 95, dan Biosolar subsidi tidak mengalami perubahan. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku pada Selasa, 1 September 2026. Kenaikan paling besar terjadi pada kelompok BBM diesel. Harga Dexlite dan Pertamina Dex meningkat sekitar Rp4.000 per liter dibandingkan harga yang berlaku pada Agustus 2026.

Harga Pertamax Turbo Naik Rp1.300 per Liter

Untuk wilayah dengan ketentuan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa, harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.600 per liter. Pada Agustus 2026, Pertamax Turbo masih dijual Rp18.300 per liter. Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar Rp1.300 per liter, atau sekitar 7,1 persen. Pertamax Turbo merupakan BBM beroktan RON 98 yang ditujukan untuk kendaraan dengan spesifikasi mesin yang membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi.

Dexlite Naik Rp4.000 per Liter

Kenaikan lebih besar terjadi pada Dexlite. Harga BBM diesel nonsubsidi tersebut di wilayah Jawa naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Artinya, konsumen harus membayar tambahan Rp4.000 untuk setiap liter Dexlite yang dibeli. Secara persentase, kenaikannya mencapai sekitar 20,3 persen. Kenaikan ini tentu menjadi perhatian bagi pemilik kendaraan diesel, terutama pengguna kendaraan yang memiliki konsumsi BBM cukup tinggi.

Pertamina Dex Tembus Rp25.200 per Liter

Selain Dexlite, harga Pertamina Dex juga mengalami kenaikan signifikan. Harga Pertamina Dex di wilayah Jawa dan sejumlah wilayah lain dengan struktur harga serupa ditetapkan menjadi Rp25.200 per liter, dari sebelumnya Rp21.150 per liter. Dengan demikian, Pertamina Dex naik Rp4.050 per liter, atau sekitar 19,15 persen dibandingkan harga sebelumnya. Pertamina Dex merupakan BBM diesel nonsubsidi dengan spesifikasi lebih tinggi yang ditujukan untuk kendaraan diesel yang membutuhkan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan.

Daftar Harga BBM Pertamina 1 September 2026

Berikut harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 September 2026 untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT:

Harga tersebut menunjukkan bahwa Pertamax tidak ikut naik pada penyesuaian September. Pertamax tetap berada di level Rp15.950 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 bertahan di Rp16.600 per liter. Harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga tetap.

Harga Berbeda di Sejumlah Wilayah

Konsumen perlu memperhatikan bahwa harga BBM Pertamina tidak selalu sama di seluruh Indonesia. Perbedaan tersebut antara lain dipengaruhi oleh wilayah pemasaran dan komponen pajak daerah. Untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, misalnya, harga Pertamax Turbo tercatat Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Sementara di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax Turbo mencapai Rp20.450 per liter, Dexlite Rp24.750 per liter, dan Pertamina Dex Rp26.300 per liter. Khusus Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga Pertamax Turbo tercatat Rp18.550 per liter, Dexlite Rp22.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.950 per liter.

Mengapa Harga BBM Nonsubsidi Berubah?

Harga BBM nonsubsidi Pertamina dievaluasi secara berkala. Penyesuaiannya berkaitan dengan sejumlah komponen, antara lain perkembangan harga minyak dan produk BBM di pasar internasional, nilai tukar rupiah, biaya distribusi, serta pajak dan kondisi pasar domestik.

Pada Agustus 2026, misalnya, harga Pertamax Turbo berada di Rp18.300 per liter setelah mengalami penurunan dari harga sebelumnya. Pada periode yang sama, Dexlite berada di Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter. Perubahan pada September menunjukkan bahwa kenaikan tidak diterapkan secara seragam terhadap seluruh produk. Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax dan Pertamax Green 95, sementara penyesuaian difokuskan pada Pertamax Turbo serta BBM diesel nonsubsidi Dexlite dan Pertamina Dex.

Dampak bagi Konsumen

Kenaikan harga BBM nonsubsidi, khususnya Dexlite dan Pertamina Dex, berpotensi meningkatkan biaya operasional kendaraan diesel. Dampaknya akan semakin terasa bagi kendaraan yang memiliki jarak tempuh harian tinggi atau digunakan untuk aktivitas usaha dan distribusi.

Sebagai gambaran, apabila kendaraan menggunakan 50 liter Dexlite, kenaikan Rp4.000 per liter berarti tambahan biaya sekitar Rp200.000 untuk setiap pengisian 50 liter dibandingkan harga Agustus. Untuk Pertamina Dex, kenaikan Rp4.050 per liter berarti pengisian 50 liter membutuhkan tambahan sekitar Rp202.500 dibandingkan harga sebelumnya.

Karena harga dapat berbeda antarwilayah, konsumen sebaiknya mengecek harga yang berlaku di SPBU setempat sebelum melakukan pengisian. Informasi layanan dan produk Pertamina juga tersedia melalui platform MyPertamina.

Pertamax Tetap, BBM Subsidi Tidak Berubah

Di tengah kenaikan tiga produk tersebut, Pertamina mempertahankan harga sejumlah BBM lainnya. Pertamax masih dijual Rp15.950 per liter di wilayah Jawa dan sejumlah daerah dengan struktur harga yang sama. Pertalite juga tetap berada di Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Dengan demikian, perubahan harga per 1 September 2026 terutama dirasakan oleh pengguna Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Konsumen kendaraan juga disarankan menggunakan jenis BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Pemilihan bahan bakar berdasarkan spesifikasi mesin tidak hanya berkaitan dengan performa, tetapi juga membantu menjaga efisiensi dan karakteristik kerja mesin.

Posting Komentar untuk " Harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik per 1 September"