Jasa Marga Kenalkan Travoy, Bisa Cek SPBU hingga SPKLU

JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital layanan jalan tol melalui Travoy, aplikasi yang dirancang sebagai asisten perjalanan bagi pengguna jalan. Terbaru, Jasa Marga kembali memperkenalkan ekosistem Travoy melalui Travoy Center dalam ajang Danantara Housing Expo 2026 di Jakarta.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna tidak hanya dapat memperoleh informasi lalu lintas dan jalan tol, tetapi juga mencari berbagai kebutuhan perjalanan, termasuk informasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area istirahat atau rest area.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan kehadiran Travoy merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih terintegrasi. "Jasa Marga tidak hanya menghubungkan jalan, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan."

Menurut Rivan, melalui Travoy Center, masyarakat diperkenalkan dengan konsep connected and seamless mobility, yakni perjalanan yang semakin terhubung sejak sebelum berangkat, selama berada di perjalanan, hingga setelah tiba di tujuan.

Travoy Bisa Cek SPBU dan SPKLU

Salah satu fitur yang relevan bagi pengguna jalan tol adalah informasi fasilitas di rest area melalui Travoy Rest. Pengguna dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk mengetahui lokasi dan fasilitas yang tersedia di area istirahat, termasuk keberadaan SPBU dan SPKLU. Fitur ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan kebutuhan pengendara untuk merencanakan titik pengisian energi sebelum melanjutkan perjalanan.

Dengan informasi tersebut, pengendara dapat memperkirakan lokasi pemberhentian yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan maupun penumpang. Bagi pengguna mobil berbahan bakar konvensional, informasi SPBU membantu menentukan lokasi pengisian bahan bakar. Sementara bagi pengguna mobil listrik, informasi SPKLU dapat menjadi pertimbangan penting dalam menyusun rencana perjalanan, khususnya untuk perjalanan jarak jauh.

Tak Hanya Soal SPBU dan SPKLU

Travoy dikembangkan sebagai platform layanan perjalanan yang mencakup berbagai kebutuhan pengguna jalan tol. Dalam pembaruan aplikasinya pada 2026, Jasa Marga menambahkan dan memperkuat sejumlah fitur, termasuk informasi CCTV jalan tol secara real time, tarif tol, peta, rest area, resi digital, serta pencarian SPBU dan SPKLU.

Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur Travoy Pay untuk berbagai transaksi, termasuk pengisian saldo kartu uang elektronik. Selain itu terdapat fitur Map yang memberikan informasi mengenai kondisi jalan tol, pemeliharaan dan rekayasa lalu lintas. Pengguna juga dapat memanfaatkan Router Finder untuk membantu menentukan rute perjalanan serta Red Zone yang memberikan informasi mengenai titik-titik rawan kecelakaan.

Bisa Pantau CCTV Jalan Tol

Salah satu fitur yang banyak digunakan masyarakat adalah pemantauan CCTV. Melalui Travoy, pengguna dapat melihat kondisi lalu lintas di sejumlah titik jalan tol secara real time. Fitur tersebut membantu pengendara memperoleh gambaran mengenai kondisi perjalanan sebelum memasuki ruas tertentu.

Jasa Marga mencatat fitur CCTV Travoy mendapat perhatian besar dari pengguna. Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026, fitur CCTV menjadi salah satu layanan yang paling banyak digunakan. Secara keseluruhan, akses terhadap fitur CCTV Travoy tercatat mencapai 3,59 juta kali sepanjang periode 11-31 Maret 2026. Selain CCTV, lima fitur yang paling diminati pada periode tersebut adalah informasi tarif tol, peta, rest area, dan resi digital.

Informasi Rest Area Lebih Lengkap

Travoy juga dikembangkan untuk membantu pengguna menemukan dan merencanakan waktu beristirahat selama perjalanan. Melalui Travoy Rest, pengguna dapat memperoleh informasi mengenai rest area sekaligus fasilitas yang tersedia. Jasa Marga sebelumnya memperkuat fasilitas Travoy Rest, antara lain dengan meningkatkan layanan toilet, SPBU, dan SPKLU.

Pengguna juga dapat melihat informasi kondisi kepadatan di sekitar rest area. Informasi tersebut dapat membantu pengendara menentukan kapan harus berhenti sehingga perjalanan dapat direncanakan secara lebih efektif. Konsep ini sejalan dengan pengembangan rest area oleh Jasa Marga yang tidak lagi sekadar menjadi tempat berhenti, tetapi diarahkan menjadi destination area dan service hub bagi pengguna jalan.

Ada Layanan Bantuan Saat Mengalami Kendala

Travoy juga menyediakan akses bantuan bagi pengguna yang mengalami masalah selama perjalanan. Jika terjadi kendala di jalan tol, pengguna dapat menghubungi One Call Center 133 untuk memperoleh bantuan. Layanan tersebut termasuk dukungan petugas di lapangan dan layanan derek.

Selain itu, aplikasi Travoy memiliki layanan pelanggan terintegrasi melalui Call Center 133 dan fitur Chat Us yang tersedia selama 24 jam. Keberadaan layanan ini membuat Travoy tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi penyedia informasi, tetapi juga menjadi salah satu pintu akses bantuan ketika pengguna menghadapi situasi darurat atau gangguan perjalanan.

Ada Fitur Transaksi Nirsentuh

Ekosistem Travoy juga dikembangkan untuk mendukung transaksi di jalan tol. Pengguna dapat memanfaatkan layanan Travoy Go, yang menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) untuk mendukung transaksi nirsentuh di gerbang tol. Selain itu, tersedia layanan digital receipt dan pengisian saldo.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Jasa Marga menciptakan perjalanan yang semakin praktis. Dengan integrasi berbagai layanan dalam satu ekosistem, pengguna diharapkan tidak perlu berpindah-pindah platform untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan perjalanan.

Travoy Diperbarui pada 2026

Jasa Marga sebelumnya memperbarui aplikasi Travoy pada Januari 2026. Pembaruan tersebut menghadirkan tampilan dan sejumlah fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Jasa Marga menyebut peremajaan Travoy dilakukan seiring meningkatnya penggunaan aplikasi, terutama pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Perusahaan kemudian mempersiapkan peningkatan layanan menghadapi mobilitas masyarakat pada periode Lebaran 2026.

Aplikasi tersebut terus mendapatkan pembaruan. Berdasarkan informasi di Google Play, versi Travoy yang diperbarui pada 25 Agustus 2026 membawa peningkatan fitur Travoy Go, penguatan keamanan, perbaikan bug, serta penyempurnaan kinerja aplikasi.

Diperkenalkan di Danantara Housing Expo 2026

Jasa Marga memperkenalkan Travoy Center dalam Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Kehadiran Travoy Center dimaksudkan untuk memperkenalkan hubungan antara kebutuhan hunian dan mobilitas masyarakat. Jasa Marga melihat perjalanan dari rumah menuju tempat aktivitas maupun sebaliknya sebagai bagian yang saling berkaitan dengan layanan transportasi. Melalui berbagai kegiatan interaktif, pengunjung dapat mengenal bagaimana Travoy mengintegrasikan kebutuhan perjalanan sejak tahap persiapan, saat berada di jalan, hingga setelah perjalanan selesai.

Konsep Seamless Way to Go

Jasa Marga memperkenalkan konsep "Seamless Way to Go" melalui ekosistem Travoy. Konsep tersebut menempatkan aplikasi sebagai penghubung berbagai layanan mobilitas. Pengguna dapat mempersiapkan perjalanan, memantau kondisi lalu lintas, mengetahui tarif tol, mencari rest area, mencari SPBU atau SPKLU, melakukan transaksi, hingga meminta bantuan ketika mengalami kendala.

Dengan demikian, Travoy diarahkan menjadi lebih dari sekadar aplikasi informasi jalan tol. Transformasi tersebut juga memperlihatkan perubahan kebutuhan pengguna jalan. Perjalanan saat ini tidak hanya membutuhkan informasi mengenai rute, tetapi juga membutuhkan informasi mengenai tempat berhenti, fasilitas kendaraan, kondisi lalu lintas, metode pembayaran, hingga layanan darurat.

Mendorong Mobilitas Kendaraan Listrik

Kehadiran informasi SPKLU dalam ekosistem Travoy juga relevan dengan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Pengguna kendaraan listrik membutuhkan perencanaan yang lebih matang untuk perjalanan jarak jauh karena harus memperhitungkan lokasi pengisian daya. Dengan adanya informasi SPKLU di rest area, pengendara dapat memasukkan titik pengisian daya ke dalam rencana perjalanan.

Jasa Marga sendiri telah melakukan peningkatan layanan SPKLU di sejumlah rest area. Penguatan fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan istirahat agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan dengan karakteristik berbeda.

Travoy Jadi Bagian Transformasi Digital Jasa Marga

Pengembangan Travoy merupakan bagian dari transformasi digital Jasa Marga dalam meningkatkan kualitas layanan pengguna jalan tol. Perusahaan tidak hanya mengandalkan pembangunan dan pengelolaan infrastruktur jalan, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk memberikan informasi secara cepat dan terintegrasi.

Data penggunaan aplikasi menunjukkan masyarakat semakin memanfaatkan layanan digital untuk membantu perjalanan. Tingginya akses terhadap CCTV, tarif tol, peta, rest area, dan resi digital menjadi indikator bahwa informasi real time semakin dibutuhkan pengguna jalan. Dengan terus diperbarui, Travoy diharapkan dapat menjadi asisten digital perjalanan yang membantu pengguna membuat keputusan sebelum dan selama berada di jalan tol.

Pada akhirnya, kemampuan mengecek SPBU hingga SPKLU, memantau CCTV, mengetahui tarif dan kondisi lalu lintas, mencari rest area, hingga mengakses bantuan membuat Travoy menjadi salah satu instrumen Jasa Marga untuk menghadirkan perjalanan yang lebih terencana, aman, nyaman, dan terhubung

Posting Komentar untuk "Jasa Marga Kenalkan Travoy, Bisa Cek SPBU hingga SPKLU"