KPop Demon Hunters Dominasi Top 10 Netflix 60 Pekan
JAKARTA — Film animasi musikal KPop Demon Hunters kembali mencatat pencapaian luar biasa di Netflix. Film yang mempertemukan dunia K-pop, fantasi, aksi, dan komedi tersebut kini telah bertahan selama 60 pekan berturut-turut di jajaran Global Top 10 Netflix.
Pencapaian ini memperpanjang rekor yang sebelumnya sudah dibuat film tersebut. Pada Juni 2026, Netflix mencatat KPop Demon Hunters sebagai judul pertama dalam sejarah platform yang mampu berada di Global Top 10 selama 52 pekan tanpa putus.
Masih Masuk Top 10 Lebih dari Setahun Setelah Dirilis
KPop Demon Hunters pertama kali tayang di Netflix pada 20 Juni 2025. Lebih dari setahun kemudian, popularitas film tersebut belum menunjukkan tanda-tanda menghilang.
Untuk periode 3–9 Agustus 2026, film ini berada di peringkat keenam Netflix Global Top 10 Movies, dengan sekitar 3,3 juta views dan 5,5 juta jam tayang. Posisi tersebut memang turun satu tingkat dibandingkan pekan sebelumnya, tetapi yang jauh lebih penting adalah film tersebut tetap berada di 10 besar untuk pekan ke-60 secara beruntun.
Ketahanan tersebut terbilang sangat jarang untuk film streaming. Sebagian besar judul baru biasanya mendapatkan lonjakan penonton pada pekan pertama dan kemudian perlahan turun dari daftar populer. KPop Demon Hunters justru mampu mempertahankan perhatian penonton dalam jangka panjang.
Rekor 52 Pekan Sudah Dipecahkan Sejak Juni
Sebelum mencapai angka 60 pekan, KPop Demon Hunters terlebih dahulu mencetak rekor 52 pekan berturut-turut di Global Top 10.
Netflix menyebut film tersebut sebagai judul original paling populer dalam sejarah platform. Saat merayakan ulang tahun pertamanya pada Juni 2026, Netflix mengungkap bahwa film itu telah mengumpulkan lebih dari 600 juta views sejak debutnya dan menjadi satu-satunya judul yang ketika itu pernah menghabiskan 52 pekan berturut-turut di Global Top 10. Film tersebut juga sempat masuk Top 10 di seluruh 93 negara yang memiliki daftar Top 10 Netflix dan mencapai posisi nomor satu di 76 negara.
Rekor tersebut membuat KPop Demon Hunters bukan hanya sukses sebagai film animasi, tetapi juga menjadi salah satu fenomena terbesar yang pernah muncul dari layanan streaming.
Mengapa KPop Demon Hunters Bisa Bertahan Begitu Lama?
Salah satu faktor yang diyakini membantu daya tahan film ini adalah kebiasaan penonton melakukan rewatch. Berbeda dengan film yang hanya mengandalkan rasa penasaran pada saat pertama dirilis, KPop Demon Hunters memiliki kombinasi cerita, karakter, koreografi, visual, serta lagu-lagu yang membuat penonton kembali menontonnya.
Fenomena tersebut terlihat dari performanya pada Agustus 2026. Walaupun film-film baru terus masuk ke daftar Netflix, KPop Demon Hunters masih mengumpulkan jutaan views setiap pekan.
Popularitas soundtrack juga menjadi faktor penting. Lagu-lagu dari film tersebut berkembang menjadi fenomena tersendiri dan membuat penonton yang menikmati musiknya kembali kepada film untuk melihat karakter serta adegan yang berkaitan dengan lagu favorit mereka.
Bersaing dengan Spider-Man dan Film Baru
Pada pekan 3–9 Agustus 2026, posisi KPop Demon Hunters bahkan dikelilingi sejumlah judul populer lainnya. The Last House berada di posisi pertama, disusul 72 Hours. Dua film Spider-Man, yakni Spider-Man: Far From Home dan Spider-Man: Homecoming, masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat.
Sementara itu, A Toxic Love Story menempati peringkat kelima, tepat di atas KPop Demon Hunters yang berada di posisi keenam. In the Land of Saints and Sinners, Minions, Terry McMillan Presents: His, Hers & Ours, serta Fast Charlie melengkapi 10 besar.
Dengan kata lain, film animasi Netflix tersebut masih mampu bertahan di tengah persaingan dengan film-film dari waralaba besar dan rilisan terbaru.
Kesuksesan Tidak Hanya Terjadi di Netflix
Fenomena KPop Demon Hunters juga meluas ke industri musik. Lagu “Golden” yang dinyanyikan HUNTR/X menjadi salah satu lagu paling sukses yang lahir dari sebuah film animasi.
Kesuksesan tersebut ikut memperkuat hubungan antara film dan soundtrack. Penonton tidak hanya menikmati cerita Rumi, Mira, dan Zoey sebagai karakter fiksi, tetapi juga mengikuti musik yang menjadi bagian penting dari identitas film.
Kekuatan soundtrack bahkan membantu film mempertahankan relevansinya di luar Netflix. Musik dari KPop Demon Hunters terus dibicarakan dan dipentaskan dalam berbagai acara besar, sementara para pengisi suara dan musisi yang terlibat juga mendapatkan perhatian internasional.
Menjadi Film Netflix Paling Banyak Ditonton
Rekor Top 10 tersebut merupakan bagian dari rangkaian pencapaian KPop Demon Hunters. Dalam laporan resmi Netflix untuk ulang tahun pertamanya, perusahaan menyatakan film tersebut telah melewati 600 juta views dan menjadi judul original paling populer dalam sejarah Netflix.
Laporan What We Watched Netflix untuk periode Januari–Juni 2026 juga menunjukkan betapa kuatnya minat penonton terhadap film tersebut. KPop Demon Hunters mengumpulkan sekitar 130,4 juta views hanya dalam enam bulan pertama 2026 dan menempati posisi keempat di antara film-film Netflix yang paling banyak ditonton pada periode tersebut.
Angka itu menjadi menarik karena filmnya sudah hampir satu tahun tersedia ketika periode tersebut dimulai. Artinya, performa KPop Demon Hunters tidak semata-mata berasal dari ledakan popularitas saat peluncuran.
Fenomena K-pop Menjadi Kekuatan Utama
Salah satu keunikan KPop Demon Hunters adalah kemampuannya menggabungkan budaya K-pop dengan formula film animasi Hollywood.
Ceritanya mengikuti HUNTR/X, grup idola K-pop yang memiliki kehidupan rahasia sebagai pemburu iblis. Rumi, Mira, dan Zoey harus menghadapi ancaman supernatural sambil mempertahankan karier mereka sebagai bintang pop.
Formula tersebut membuat film dapat menjangkau lebih dari satu kelompok penonton. Penggemar K-pop mendapatkan musik dan estetika yang dekat dengan budaya idola, sementara penonton film animasi memperoleh cerita fantasi dan aksi yang mudah diikuti.
Kesuksesan lintas demografi itu turut terlihat dari data Nielsen. KPop Demon Hunters menjadi film yang paling banyak ditonton melalui streaming pada 2025 di sejumlah kelompok demografis yang diteliti, dengan total 20,5 miliar menit tayangan dalam data Nielsen untuk tahun tersebut.
Netflix Terus Memperluas Fenomena KPop Demon Hunters
Netflix juga tidak membiarkan popularitas film berhenti pada penayangan di platform. Dalam rangka memperingati satu tahun penayangannya, Netflix mengadakan berbagai pemutaran khusus dan aktivitas penggemar di sejumlah lokasi. Perusahaan juga mengembangkan KPop Demon Hunters: The Immersive Experience dan berbagai produk yang berkaitan dengan karakter film.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Netflix melihat KPop Demon Hunters bukan sekadar film sukses, melainkan sebagai sebuah waralaba yang memiliki potensi untuk terus berkembang melalui musik, merchandise, pengalaman langsung, hingga cerita baru.
60 Pekan Menjadi Bukti Daya Tahan
Pencapaian 60 pekan berturut-turut di Top 10 menjadi bukti bahwa fenomena KPop Demon Hunters tidak berhenti setelah euforia peluncuran.
Film ini sudah melewati fase ketika sebuah judul biasanya kehilangan perhatian publik. Namun, jutaan penonton masih memilih untuk menontonnya kembali, sementara musik dan karakter-karakternya tetap menjadi bagian dari percakapan budaya pop.
Jika pada Juni 2026 rekor 52 pekan sudah dianggap sebagai pencapaian bersejarah, maka angka 60 pekan mempertegas bahwa KPop Demon Hunters telah memasuki kategori yang sangat berbeda: bukan sekadar film hit, tetapi fenomena streaming dengan umur panjang yang belum terlihat padanannya di Netflix.
Dengan performa yang masih stabil dan basis penggemar global yang kuat, perjalanan KPop Demon Hunters di Top 10 Netflix tampaknya belum selesai. Film tersebut masih memiliki peluang untuk memperpanjang rekor dan semakin memperlebar jarak dari judul-judul lain yang pernah bertahan lama di daftar populer platform tersebut.

Posting Komentar untuk "KPop Demon Hunters Dominasi Top 10 Netflix 60 Pekan"