Netizen Sebut Ronaldo Curi Gol Rekan Setim Saat Pecahkan Rekor

Jakarta – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol kemenangan Al Nassr atas Al Taawoun dengan skor 2-1 pada lanjutan Saudi Pro League 2026/2027. Gol tersebut sekaligus mengantarkan Ronaldo memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak Al Nassr sepanjang sejarah di Liga Arab Saudi.

Namun, pencapaian bersejarah itu tidak sepenuhnya luput dari kontroversi. Sejumlah netizen justru menilai Ronaldo seperti “mencuri gol” rekan setimnya, Mohamed Simakan, karena bola yang awalnya merupakan tembakan sang bek berubah arah setelah mengenai Ronaldo sebelum masuk ke gawang. Pertandingan tersebut berlangsung di Al Awwal Park, Riyadh, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. Al Nassr sempat tertinggal lebih dahulu sebelum membalikkan keadaan dan mempertahankan catatan sempurna pada awal musim.

Al Nassr Sempat Tertinggal

Al Nassr mengawali pertandingan dengan status favorit setelah memenangkan tiga laga pertama Saudi Pro League musim ini. Namun, Al Taawoun justru mampu membuat kejutan. Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui Al-Hurayji. Gol tersebut membuat Al Nassr berada dalam tekanan. Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya harus meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Usaha mereka baru membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama. Samú Costa berhasil mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut membuat Al Nassr memiliki momentum untuk membalikkan keadaan setelah turun minum.

Gol Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan

Gol yang menjadi pusat perhatian terjadi pada menit ke-50. Mohamed Simakan melepaskan tembakan ke arah gawang Al Taawoun. Bola kemudian mengenai Ronaldo dan berubah arah sebelum akhirnya melewati penjaga gawang. Ronaldo pun tercatat sebagai pencetak gol tersebut. VAR kemudian melakukan pemeriksaan terhadap proses terjadinya gol. Setelah ditinjau, gol dinyatakan sah dan Al Nassr berbalik unggul 2-1. Gol tersebut bertahan hingga pertandingan selesai dan memastikan Al Nassr mendapatkan tiga poin.

Netizen Soroti Gol yang Berubah Arah

Meskipun Ronaldo tercatat sebagai pencetak gol, sejumlah netizen justru memperdebatkan siapa yang sebenarnya paling pantas mendapatkan kredit atas gol tersebut. Pasalnya, tembakan awal berasal dari kaki Simakan. Bola kemudian berubah arah setelah mengenai Ronaldo. Karena adanya sentuhan tersebut, gol akhirnya diberikan kepada Ronaldo dan sekaligus menjadi gol yang sangat penting dalam catatan sejarahnya bersama Al Nassr.

Reaksi netizen pun bermunculan di media sosial. Sebagian menganggap Ronaldo memang layak mendapatkan gol karena sentuhannya membuat bola masuk ke gawang. Namun, ada pula yang menyindir bahwa Ronaldo seolah-olah “mengambil” gol milik Simakan. Perdebatan seperti ini sebenarnya bukan hal baru dalam sepak bola. Gol yang mengalami defleksi sering kali menimbulkan perbedaan pendapat mengenai siapa yang pantas dicatat sebagai pencetak gol.

Bukan Sekadar Gol Biasa

Terlepas dari kontroversi tersebut, gol Ronaldo memiliki arti yang sangat besar. Gol itu menjadi gol ke-104 Ronaldo dalam 110 pertandingan Liga Arab Saudi bersama Al Nassr. Torehan tersebut membuatnya melewati rekor Mohammed Al Sahlawi yang sebelumnya mengoleksi 103 gol dalam 205 pertandingan liga bersama klub.

Artinya, Ronaldo kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak Al Nassr di kompetisi liga Arab Saudi. Perbandingan jumlah pertandingan juga membuat rekor tersebut semakin mengesankan. Ronaldo mencapai 104 gol hanya dalam 110 laga, sedangkan Al Sahlawi membutuhkan 205 penampilan untuk mencatatkan 103 gol.

Ronaldo Berterima Kasih kepada Rekan Setim

Setelah mencetak rekor tersebut, Ronaldo tidak menganggap pencapaiannya sebagai keberhasilan pribadi semata. Ia justru memberikan apresiasi kepada rekan-rekan setim yang selama ini membantunya mencetak gol. Ronaldo menyebut pencapaian tersebut tidak mungkin terjadi tanpa kontribusi pemain lain di dalam tim. Sikap tersebut menarik karena kontroversi mengenai “curi gol” justru muncul setelah gol yang membuatnya menorehkan sejarah.

Dengan demikian, meski nama Ronaldo tercatat sebagai pencetak gol, prosesnya tetap melibatkan kerja sama dan usaha pemain Al Nassr lainnya.

Simakan Tetap Berperan Penting

Mohamed Simakan juga memiliki peran penting dalam terciptanya gol kemenangan tersebut. Tembakan pemain bertahan Al Nassr itulah yang kemudian berubah arah setelah mengenai Ronaldo. Jika tidak ada tembakan Simakan, peluang tersebut tentu tidak akan menghasilkan gol. Karena itu, anggapan netizen mengenai “gol curian” lebih banyak muncul karena situasi unik dalam proses terciptanya gol, bukan berarti Ronaldo benar-benar mengambil kredit secara tidak sah. Secara resmi, Ronaldo tetap tercatat sebagai pencetak gol dan VAR telah mengesahkan gol tersebut.

Ronaldo Kini Mengoleksi 978 Gol

Tambahan satu gol melawan Al Taawoun juga membuat Ronaldo semakin dekat dengan target terbesar dalam kariernya saat ini. Ronaldo kini tercatat telah mencetak 978 gol resmi sepanjang kariernya, sehingga tinggal membutuhkan 22 gol lagi untuk mencapai 1.000 gol. Target tersebut menjadi salah satu pencapaian paling dinanti dalam dunia sepak bola. Di usia 41 tahun, Ronaldo masih mampu mempertahankan produktivitasnya dan menjadi pemain penting bagi Al Nassr.

Al Nassr Masih Sempurna

Kemenangan atas Al Taawoun juga membuat Al Nassr mempertahankan rekor sempurna pada awal Saudi Pro League musim 2026/2027. Al Nassr telah memenangkan empat pertandingan dari empat laga dan mengoleksi 12 poin. Hasil tersebut membuat klub berjuluk The Global Club berada di puncak klasemen sementara. Sementara Al Taawoun baru mengumpulkan dua poin dan berada di papan bawah. Start sempurna ini tentu menjadi modal penting bagi Al Nassr dalam mengejar target gelar musim ini.

Ronaldo Jadi Penentu Saat Tim Kesulitan

Pertandingan melawan Al Taawoun juga memperlihatkan kembali ketergantungan Al Nassr terhadap Ronaldo dalam situasi sulit. Ketika tertinggal 0-1, Al Nassr membutuhkan gol untuk mengubah momentum. Samú Costa memang berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum, tetapi gol Ronaldo pada awal babak kedua menjadi penentu kemenangan. Ronaldo kembali menunjukkan kemampuannya muncul pada momen penting.

Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa dirinya tetap menjadi pusat perhatian meski sudah memasuki usia 41 tahun.

Rekor Baru, Perdebatan Lama

Perdebatan mengenai gol Ronaldo tidak menghapus fakta bahwa ia telah mencatatkan sejarah baru. Gol yang sempat disebut netizen sebagai “curian” justru mengantarkan Ronaldo melewati rekor Al Sahlawi dan menjadi pencetak gol terbanyak Al Nassr di Liga Arab Saudi. Secara statistik, pencapaiannya bahkan dibuat dengan jumlah pertandingan yang jauh lebih sedikit.

Ronaldo membutuhkan 110 pertandingan untuk mencetak 104 gol, sedangkan Al Sahlawi mencatat 103 gol dalam 205 pertandingan. Angka tersebut menunjukkan betapa produktifnya Ronaldo sejak bergabung dengan Al Nassr.

Jalan Menuju 1.000 Gol

Kini perhatian kembali diarahkan kepada target 1.000 gol Ronaldo. Dengan koleksi 978 gol, pemain Portugal tersebut hanya membutuhkan 22 gol lagi. Jika mampu mempertahankan produktivitasnya, Ronaldo berpeluang mencapai tonggak tersebut dalam periode yang tidak terlalu lama. Bagi Al Nassr, ketajaman Ronaldo juga menjadi keuntungan besar karena klub sedang berusaha mempertahankan posisi teratas Saudi Pro League.

“Curi Gol” atau Insting Striker?

Perdebatan mengenai gol melawan Al Taawoun pada akhirnya bergantung pada sudut pandang. Bagi netizen yang melihat tembakan awal Simakan, Ronaldo memang tampak mendapatkan keuntungan dari bola yang mengenai tubuhnya. Namun, bagi seorang penyerang, berada di posisi yang tepat dan membuat sentuhan terakhir terhadap bola juga merupakan bagian dari naluri mencetak gol.

Secara resmi, keputusan sudah jelas: gol tersebut diberikan kepada Cristiano Ronaldo dan menjadi gol ke-104-nya untuk Al Nassr di Liga Arab Saudi. Kontroversi soal siapa yang lebih pantas mendapatkan kredit mungkin akan terus dibahas oleh penggemar. Tetapi satu hal tidak terbantahkan, Ronaldo kembali menjadi pembeda dan membawa Al Nassr meraih kemenangan.

Ronaldo mencetak gol, Al Nassr menang 2-1, rekor baru tercipta, dan target 1.000 gol semakin dekat. Sementara tudingan netizen mengenai “curi gol” justru membuat gol bersejarah tersebut semakin ramai diperbincangkan.

Posting Komentar untuk "Netizen Sebut Ronaldo Curi Gol Rekan Setim Saat Pecahkan Rekor"