Rapor Kuning Jay Idzes usai Sassuolo Gulung Torino di Serie A

Jakarta – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, mencatatkan comeback sebagai starter bersama Sassuolo saat menghadapi Torino pada pekan kedua Serie A 2026/2027. Bermain penuh selama 90 menit, Jay membantu I Neroverdi meraih kemenangan perdana musim ini dengan skor 2-1. Pertandingan Sassuolo vs Torino berlangsung di Mapei Stadium, Sabtu (29/8/2026) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan setelah menelan kekalahan 1-2 pada pekan pembuka.

Meski Sassuolo berhasil mengamankan tiga poin, performa Jay Idzes mendapatkan rapor kuning. Berdasarkan statistik FotMob, bek berusia 25 tahun itu memperoleh rating 6,7. Nilai tersebut mencerminkan penampilan yang cukup solid, meski belum berada pada level terbaiknya setelah baru kembali dari cedera panjang.

Jay Idzes Kembali Jadi Starter

Laga melawan Torino menjadi pertandingan pertama Jay Idzes sebagai starter Sassuolo di Serie A musim ini. Pada pekan pertama ketika Sassuolo bertandang ke markas Atalanta, Jay hanya berada di bangku cadangan. Ia juga sebelumnya melewatkan sejumlah pertandingan pramusim serta laga Coppa Italia karena kondisi kebugarannya belum sepenuhnya pulih.

Jay kemudian dipercaya pelatih Alberto Aquilani untuk mengisi jantung pertahanan Sassuolo. Ia berduet dengan rekrutan anyar Fedde Leysen. Keputusan Aquilani terbukti cukup efektif. Jay dan Leysen mampu menjaga pertahanan Sassuolo tetap solid hingga penghujung babak pertama sebelum Torino mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.

Statistik Jay Idzes vs Torino

Secara statistik, Jay memperlihatkan kontribusi penting dalam menjaga pertahanan Sassuolo.

Berdasarkan data FotMob, Jay mencatat:

  • 90 menit bermain
  • Rating 6,7
  • 50 sentuhan bola
  • 95 persen akurasi umpan
  • 5 aksi bertahan
  • 2 blok
  • 3 sapuan
  • 3 recoveries

Sementara data yang dihimpun detikSport juga mencatat Jay melakukan tujuh umpan ke sepertiga akhir lapangan. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya bertahan, tetapi juga membantu Sassuolo membangun serangan dari lini belakang. Rapor 6,7 memang belum bisa disebut istimewa. Namun, performa tersebut cukup positif mengingat Jay baru saja kembali dari periode cedera dan belum banyak berlatih bersama rekan-rekannya.

Sassuolo Unggul Lebih Dulu

Sassuolo tampil agresif sejak awal pertandingan. Tuan rumah bahkan sempat memperoleh peluang melalui Simone Cinquegrano, tetapi bola hasil peluang tersebut masih membentur mistar gawang. Tekanan Sassuolo akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Cristian Volpato menjadi pencetak gol pertama setelah menyelesaikan serangan balik dengan tembakan first time menggunakan kaki kiri. Bola meluncur ke gawang Torino dan membawa Sassuolo unggul 1-0.

Torino kemudian meningkatkan tekanan menjelang turun minum. Upaya tersebut menghasilkan gol penyama kedudukan pada masa injury time babak pertama. Pietro Comuzzo berhasil mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang Alessio Cacciamani. Skor berubah menjadi 1-1.

Berardi Jadi Penentu Kemenangan

Sassuolo kembali mencoba mengambil kendali permainan setelah jeda. Kapten sekaligus salah satu pemain penting Sassuolo, Domenico Berardi, awalnya hanya berada di bangku cadangan karena belum sepenuhnya fit. Ia kemudian dimainkan pada babak kedua. Keputusan Aquilani memasukkan Berardi berbuah manis. Pada menit ke-78, Berardi memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti Torino. Tembakannya melewati kerumunan pemain sebelum bersarang di gawang Torino.

Gol tersebut membuat Sassuolo kembali unggul 2-1. Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga peluit panjang dan memastikan tiga poin pertama I Neroverdi pada musim 2026/2027.

Sassuolo Naik ke Posisi ke-12

Kemenangan atas Torino menjadi hasil penting bagi Sassuolo setelah mereka kalah 1-2 dari Atalanta pada pertandingan pembuka Serie A. Tambahan tiga poin membuat Sassuolo sementara berada di posisi ke-12 dengan tiga poin. Sementara itu, Torino masih berada di posisi ke-16 tanpa raihan poin setelah menelan dua kekalahan beruntun. Bagi Sassuolo, kemenangan ini juga memberikan modal penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.

Comeback Penting Setelah Cedera

Bagi Jay Idzes, pertandingan melawan Torino mempunyai arti lebih dari sekadar tiga poin. Ia sebelumnya mengalami cedera yang membuatnya absen sejak akhir musim lalu. Cedera tersebut juga membuat Jay melewatkan masa pramusim Sassuolo. Menurut laporan Bola.com, Jay mengalami masalah pada tumit dan otot paha sehingga harus menepi sepanjang pramusim. Ia bahkan melewatkan tujuh pertandingan uji coba Sassuolo sejak Juli 2026.

Pada awal musim kompetisi resmi, Jay juga belum mendapatkan kesempatan tampil. Ia tidak dimainkan ketika Sassuolo menghadapi Cesena di Coppa Italia dan hanya menjadi pemain cadangan saat melawan Atalanta di pekan pertama Serie A. Karena itu, tampil selama 90 menit melawan Torino menjadi langkah penting dalam proses kembalinya Jay ke level kompetitif.

Jay Idzes Bahagia Bisa Kembali Bermain

Jay mengaku senang bisa kembali bermain sejak menit pertama sekaligus membantu Sassuolo meraih kemenangan. Ia juga menyadari bahwa dirinya belum sepenuhnya mendapatkan ritme karena belum banyak berlatih bersama tim.

"Saya sangat senang. Pekan lalu di Bergamo, kami bermain bagus namun kalah. Tentu saja kita ingin memenangkan pertandingan pertama di awal musim; hari ini kami menjalani laga yang bagus dan saya senang untuk tim, juga untuk diri saya sendiri karena saya belum banyak berlatih bersama tim, namun hari ini saya bermain sejak awal dan saya bahagia," ujar Jay Idzes. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa laga melawan Torino menjadi momentum penting bagi Jay untuk kembali menemukan kondisi terbaiknya.

Rapor 6,7 Bukan Berarti Jay Tampil Buruk

Label "rapor kuning" untuk Jay Idzes perlu dilihat dalam konteks pertandingan dan kondisinya setelah cedera. Rating 6,7 menunjukkan penampilan yang cenderung cukup baik, tetapi belum dominan. Jay mampu menjaga akurasi umpan hingga 95 persen dan mencatat sejumlah aksi defensif penting.

Dua blok dan tiga sapuan menunjukkan bahwa Jay beberapa kali berada di posisi yang tepat untuk mengantisipasi ancaman Torino. Tiga recoveries juga memperlihatkan kemampuannya memenangkan kembali penguasaan bola.

Namun, lini belakang Sassuolo tetap kebobolan satu gol. Torino mampu mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung babak pertama sehingga clean sheet Sassuolo gagal dipertahankan. Karena itu, masih ada ruang bagi Jay untuk meningkatkan performanya, terutama dalam hal koordinasi dengan pasangan barunya di jantung pertahanan.

Tantangan Jay Berikutnya

Kembalinya Jay menjadi kabar positif bagi Sassuolo dan juga Timnas Indonesia. Sang pemain membutuhkan menit bermain untuk mengembalikan kebugaran, kepercayaan diri, serta ketajaman membaca permainan setelah lama absen. Setelah pertandingan melawan Torino, Jay dijadwalkan kembali menjadi bagian penting Sassuolo dalam agenda berikutnya.

Sassuolo akan menghadapi Frosinone di babak 32 besar Coppa Italia, sebelum menjalani pertandingan Serie A berikutnya melawan Bologna pada 6 September 2026. Dua pertandingan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi Jay untuk meningkatkan performanya secara bertahap.

Modal Positif untuk Timnas Indonesia

Performa Jay Idzes bersama Sassuolo tentu menjadi perhatian khusus bagi publik Indonesia. Sebagai kapten Timnas Indonesia, konsistensi menit bermain di Serie A sangat penting untuk menjaga kesiapan fisiknya menjelang agenda internasional.

Meski rapornya kali ini hanya berada di angka 6,7, Jay setidaknya telah melewati tahap paling penting, yakni kembali tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan kompetitif. Sassuolo pun mendapatkan kemenangan perdana, sedangkan Jay memperoleh pengalaman penting setelah melewati periode panjang tanpa pertandingan.

Dengan kondisi fisik yang terus membaik dan semakin banyaknya menit bermain, performa Jay berpeluang meningkat dalam pertandingan-pertandingan berikutnya. Kesimpulannya, rapor 6,7 memang belum mencerminkan performa terbaik Jay Idzes, tetapi comeback 90 menit dan kemenangan 2-1 atas Torino menjadi sinyal positif. Bek Timnas Indonesia itu kini memiliki kesempatan untuk kembali ke performa terbaiknya dan menjadi salah satu pilar penting Sassuolo di Serie A 2026/2027.

Posting Komentar untuk "Rapor Kuning Jay Idzes usai Sassuolo Gulung Torino di Serie A"