Start Manis AC Milan Bersama Amorim Berlanjut

Jakarta – Start manis AC Milan bersama pelatih baru Ruben Amorim berlanjut. Rossoneri berhasil mengalahkan Venezia dengan skor 2-0 pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di San Siro, Jumat (28/8/2026) malam waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Kemenangan tersebut membuat Milan menyapu bersih dua pertandingan pertama Serie A musim ini. Sebelumnya, mereka membuka kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas Torino. Dengan demikian, Amorim langsung membawa Milan meraih enam poin dari dua laga awal.

Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Milan setelah klub menjalani musim sebelumnya yang mengecewakan. Kedatangan Amorim diharapkan mampu membawa perubahan sekaligus mengembalikan Rossoneri ke papan atas sepak bola Italia.

Milan Tampil Meyakinkan di San Siro

Menghadapi Venezia dalam pertandingan kandang pertamanya musim ini, Milan tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Venezia mencoba memberikan perlawanan sejak awal pertandingan. Namun, Milan mampu mengendalikan jalannya laga dan secara bertahap meningkatkan tekanan ke pertahanan tim tamu.

Pertandingan sempat berlangsung ketat karena Venezia mampu bertahan dengan cukup disiplin. Milan harus menunggu hingga babak kedua untuk benar-benar memecah kebuntuan. Gol pertama akhirnya lahir pada menit ke-69 melalui Goncalo Ramos. Penyerang asal Portugal tersebut memanfaatkan umpan silang Alexis Saelemaekers untuk mencetak gol. Ramos menyambut bola dengan baik dan membawa Milan unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi sangat istimewa karena merupakan gol Ramos dalam pertandingan kandang pertamanya bersama Milan di San Siro.

Halhal Pastikan Kemenangan Milan

Setelah unggul, Milan terus berusaha mencari gol kedua untuk memastikan kemenangan. Venezia mencoba meningkatkan tekanan pada fase akhir pertandingan. Namun, Milan justru mendapatkan kesempatan untuk memperlebar keunggulan. Halhal kemudian mencetak gol kedua untuk Milan pada menit-menit akhir pertandingan. Gol tersebut memastikan Rossoneri menang 2-0 sekaligus mencatatkan clean sheet pertama mereka di Serie A musim ini. Peluit panjang pun disambut meriah oleh para pendukung Milan di San Siro.

Dua Kemenangan dari Dua Laga

Kemenangan atas Venezia memperpanjang start sempurna Milan di bawah Amorim. Pada pertandingan pertama, Milan harus bekerja keras ketika bertandang ke markas Torino. Rossoneri akhirnya menang 2-1 melalui gol Alphadjo Cissé dan Adrien Rabiot. Torino hanya mampu membalas melalui gol pada masa tambahan waktu.

Sementara itu, kemenangan 2-0 atas Venezia menunjukkan perkembangan positif, terutama karena Milan mampu menjaga gawang mereka tidak kebobolan. Dengan enam poin, Milan kini berada di kelompok teratas klasemen sementara Serie A.

Amorim Mulai Menunjukkan Tangannya

Kedatangan Amorim ke Milan menjadi salah satu perubahan terbesar pada musim panas 2026. Pelatih asal Portugal tersebut sebelumnya menangani Manchester United. Setelah berpisah dengan klub Inggris itu, Amorim kemudian mendapatkan tantangan baru bersama salah satu klub terbesar Italia.

Amorim membawa pendekatan taktik yang khas. Ia dikenal menyukai sistem dengan tiga bek dan mengandalkan pemain sayap untuk memberikan lebar dalam serangan. Di Milan, ia mulai menerapkan sistem tersebut dengan sejumlah penyesuaian terhadap karakter pemain yang tersedia. Salah satu perubahan menarik terlihat pada posisi Samuel Chukwueze. Pemain Nigeria tersebut yang selama ini lebih dikenal sebagai winger dimainkan dalam peran yang lebih dalam sebagai wing-back. Amorim menilai kemampuan berlari dan agresivitas Chukwueze dapat dimanfaatkan dari posisi tersebut.

Chukwueze Jadi Salah Satu Pemain Penting

Chukwueze menjadi salah satu pemain yang mendapatkan perhatian sejak awal era Amorim. Dalam sistem baru Milan, pemain berusia 27 tahun tersebut memiliki tugas berbeda dibandingkan perannya sebagai winger murni. Ia dituntut membantu pertahanan sekaligus memberikan ancaman ketika Milan melakukan serangan balik.

Perubahan posisi tersebut menunjukkan bahwa Amorim tidak sekadar mempertahankan pola lama Milan. Sang pelatih mencoba memaksimalkan pemain yang ada dengan menempatkan mereka pada peran yang sesuai dengan kebutuhan sistem.

Goncalo Ramos Mulai Menjawab Ekspektasi

Selain Chukwueze, perhatian juga tertuju kepada Goncalo Ramos. Penyerang Portugal tersebut berhasil mencetak gol dalam pertandingan kandang pertama Milan musim ini. Gol melawan Venezia menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

Ramos sebelumnya juga mencetak gol dalam kemenangan Milan atas Manchester United di laga pramusim. Milan menang 4-2 dalam pertandingan tersebut, sekaligus menjadi kemenangan pertama Amorim bersama Rossoneri. Artinya, Ramos mulai menunjukkan peran penting dalam proyek baru Milan. Jika mampu mempertahankan produktivitasnya, Ramos berpotensi menjadi salah satu tumpuan utama lini depan Rossoneri sepanjang musim.

Amorim Menang Melawan Mantan Klub

Sebelum kompetisi Serie A dimulai, Amorim mendapatkan sorotan besar setelah Milan menghadapi Manchester United dalam laga pramusim di Polandia. Milan menang 4-2 atas klub yang sebelumnya ditangani Amorim. Manchester United sempat dua kali unggul melalui Harry Maguire dan Patrick Dorgu. Namun, Milan bangkit melalui gol Samuel Chukwueze, Alphadjo Cissé, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama Amorim sebagai pelatih Milan dan menjadi modal penting sebelum memasuki kompetisi resmi. Kini, dua kemenangan beruntun di Serie A membuat awal perjalanan Amorim di Italia semakin menjanjikan.

Target Besar Menanti Milan

Meski start Milan sangat positif, perjalanan musim masih panjang. Amorim datang ketika Milan berusaha membangun kembali kekuatan setelah musim sebelumnya berakhir mengecewakan. Klub juga memiliki target untuk kembali tampil di kompetisi Eropa paling bergengsi.

Sebelumnya, Amorim telah menyatakan bahwa Milan harus memiliki ambisi untuk bersaing memperebutkan gelar. Ia juga menargetkan trofi Liga Europa sekaligus menilai kembalinya Milan ke Liga Champions sebagai sesuatu yang sangat penting. Karena itu, enam poin dari dua pertandingan baru menjadi langkah awal.

Tantangan Berikutnya Akan Lebih Berat

Milan tentu tidak bisa terlena dengan dua kemenangan awal. Serie A memiliki persaingan ketat dengan sejumlah klub seperti Inter Milan, Napoli, Juventus, Roma, dan tim-tim lain yang juga memiliki ambisi besar. Inter dan Napoli juga mengawali musim dengan kemenangan, sementara Roma langsung mencatat kemenangan besar 4-0 atas Fiorentina. Persaingan di papan atas diperkirakan akan berlangsung ketat sejak awal. Amorim harus menjaga konsistensi Milan ketika menghadapi lawan yang lebih kuat.

Awal Baru Rossoneri

Dua kemenangan beruntun membuat optimisme mulai tumbuh di sekitar San Siro. Milan bukan hanya meraih hasil positif, tetapi juga mulai memperlihatkan identitas permainan yang ingin dibangun Amorim. Kemenangan 2-0 atas Venezia bahkan memberikan tambahan penting berupa clean sheet pertama musim ini.

Bagi Amorim, situasi tersebut tentu menjadi modal berharga untuk membangun kepercayaan dari pemain dan suporter. Sementara bagi Milan, enam poin dari dua pertandingan menjadi awal yang sangat menjanjikan dalam upaya mereka kembali menjadi kekuatan utama Serie A.

Start manis AC Milan bersama Ruben Amorim pun berlanjut. Setelah menaklukkan Torino pada laga pembuka, Rossoneri kini mengalahkan Venezia 2-0 di San Siro. Tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan tren tersebut ketika kompetisi memasuki fase yang semakin berat.

Posting Komentar untuk " Start Manis AC Milan Bersama Amorim Berlanjut"