Charles Spencer Klaim Raja Charles Bilang Putri Diana Bakal Dilupakan

London – Charles Spencer, adik mendiang Putri Diana, mengungkap klaim mengejutkan mengenai percakapannya dengan Raja Charles III beberapa hari setelah kematian Diana pada 1997. Dalam memoarnya yang akan segera terbit, Spencer mengatakan Charles pernah berkata bahwa Diana pada akhirnya akan dilupakan.

Klaim tersebut muncul dalam buku berjudul Swan Song: Diana, My Sister, yang dijadwalkan terbit pada 22 September 2026. Buku itu berisi kenangan Spencer mengenai kehidupan Diana sekaligus kisah mengenai hari-hari setelah kakaknya meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997.

Pernyataan Spencer langsung mendapat respons dari Buckingham Palace. Istana tidak secara langsung mengakui ataupun membenarkan percakapan yang diceritakan Spencer. Namun, pernyataan resmi kerajaan menyinggung kemungkinan bahwa duka dapat memengaruhi ingatan seseorang terhadap peristiwa yang terjadi puluhan tahun lalu.

Klaim Charles Spencer tentang Percakapan dengan Raja Charles

Menurut Spencer, percakapan tersebut terjadi ketika keluarga kerajaan sedang mempersiapkan prosesi pemakaman Diana. Saat itu, Spencer mempersoalkan keputusan agar kedua putra Diana, Pangeran William dan Pangeran Harry, berjalan di belakang peti jenazah ibu mereka.

William ketika itu berusia 15 tahun, sedangkan Harry berusia 12 tahun. Spencer mengatakan dirinya tidak yakin kedua anak tersebut seharusnya mengikuti prosesi tersebut karena menurutnya Diana tidak menginginkan mereka menjalani pengalaman yang sangat berat itu.

Spencer kemudian mengaku menerima telepon dari Charles, yang saat itu masih bergelar Prince of Wales. Dalam versi Spencer, perdebatan keduanya berlangsung cukup emosional. Ia kemudian menuliskan bahwa Charles mengatakan:

“Rest assured, we’ll forget her soon enough.”

Dalam konteks bahasa Indonesia, kalimat tersebut kurang lebih berarti, “Tenang saja, kita akan segera melupakannya.” Spencer mengatakan ucapan itu membuatnya terkejut dan menjadi salah satu momen yang paling membekas baginya setelah kematian Diana.

Persoalan Prosesi Pemakaman Diana

Perselisihan mengenai prosesi pemakaman menjadi bagian penting dalam cerita Spencer. Diana meninggal pada usia 36 tahun setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Paris. Kematiannya memicu gelombang duka yang sangat besar di Inggris dan berbagai negara.

Dalam pemakaman yang berlangsung pada 6 September 1997, William dan Harry memang berjalan di belakang peti jenazah ibu mereka bersama sejumlah anggota keluarga kerajaan dan keluarga Spencer. Momen tersebut kemudian menjadi salah satu gambar paling dikenang dari pemakaman Diana.

Spencer dalam bukunya mengaku sejak awal menolak rencana tersebut. Ia berpendapat bahwa kedua anak tersebut masih terlalu muda untuk menjalani tekanan publik sebesar itu. Ia juga mempertanyakan alasan keluarga kerajaan memasukkan William dan Harry ke dalam prosesi pemakaman.

Buckingham Palace Beri Respons Langka

Klaim Spencer mendapatkan perhatian besar karena Buckingham Palace memberikan respons yang relatif jarang terhadap isi sebuah buku mengenai keluarga kerajaan. Dalam pernyataannya, pihak istana tidak secara langsung mengatakan bahwa kalimat yang dikutip Spencer tidak pernah diucapkan. Namun, Istana Buckingham menyatakan bahwa Raja Charles memahami bagaimana duka mendalam dapat memengaruhi seseorang dalam mengingat peristiwa masa lalu.

Pernyataan tersebut pada intinya menyebut bahwa rasa kehilangan dalam keluarga dapat mengaburkan penalaran, memengaruhi penilaian, dan mewarnai ingatan seseorang, bahkan bertahun-tahun setelah sebuah peristiwa terjadi.

Respons tersebut dipandang penting karena kerajaan biasanya tidak memberikan komentar terhadap setiap klaim yang muncul dalam buku tentang keluarga kerajaan.

Spencer Ungkap Versi Pribadinya tentang Kematian Diana

Dalam Swan Song: Diana, My Sister, Spencer mengatakan dirinya ingin menyampaikan kisah Diana dari sudut pandangnya sendiri. Ia menjelaskan bahwa menjelang peringatan 30 tahun kematian Diana, dirinya menerima banyak permintaan wawancara. Alih-alih terus memberikan komentar secara terpisah, Spencer memilih menuangkan kenangan dan pandangannya dalam sebuah buku.

Spencer menyebut buku tersebut sebagai upaya untuk menyampaikan apa yang menurutnya merupakan kisah sebenarnya mengenai Diana dari perspektif saudara kandung. Ia juga kembali mengangkat berbagai persoalan dalam kehidupan Diana, termasuk hubungan Diana dengan keluarga kerajaan dan perjalanan pernikahannya dengan Charles.

Hubungan Diana dan Charles Berakhir dengan Perceraian

Diana menikah dengan Charles pada 1981 dalam sebuah upacara besar di Katedral St Paul, London. Hubungan keduanya kemudian mengalami berbagai persoalan dan mereka berpisah pada 1992. Perceraian resmi diselesaikan pada 1996, hanya sekitar satu tahun sebelum Diana meninggal dunia. Diana tetap memiliki posisi penting dalam kehidupan publik Inggris setelah perceraian. Ia dikenal luas melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan serta hubungan dekatnya dengan masyarakat.

Setelah kematiannya, respons publik terhadap Diana menjadi sangat besar dan memberikan tekanan tersendiri kepada keluarga kerajaan.

Klaim Spencer Belum Menjadi Fakta yang Terverifikasi

Meski pernyataan Spencer menjadi sorotan, penting untuk membedakan antara kesaksian pribadi dalam sebuah memoar dan fakta yang telah diverifikasi secara independen. Kalimat mengenai Diana yang disebut akan “segera dilupakan” berasal dari ingatan Spencer atas percakapan yang diklaim berlangsung hampir 30 tahun lalu. Tidak terdapat rekaman publik mengenai percakapan tersebut yang dapat digunakan untuk memverifikasi kutipan itu secara independen.

Buckingham Palace sendiri tidak memberikan konfirmasi atas isi percakapan tersebut. Respons istana lebih berfokus pada kemungkinan bahwa pengalaman duka dapat memengaruhi cara seseorang mengingat peristiwa masa lalu. Karena itu, pernyataan tersebut perlu diposisikan sebagai klaim Charles Spencer, bukan sebagai fakta yang telah terbukti.

Buku Charles Spencer Terbit 22 September

Swan Song: Diana, My Sister dijadwalkan diterbitkan pada 22 September 2026. Sejumlah bagian buku telah dipublikasikan lebih dulu sehingga memicu perhatian besar terhadap hubungan antara Spencer dan keluarga kerajaan. Publikasi buku tersebut kembali membuka pembahasan mengenai hari-hari terakhir sebelum pemakaman Diana, keputusan yang melibatkan William dan Harry, serta hubungan keluarga Spencer dengan keluarga kerajaan.

Hampir tiga dekade setelah kematian Diana, kisah mengenai dirinya masih menjadi perhatian publik. Klaim terbaru Spencer kini menambah babak baru dalam perdebatan mengenai bagaimana keluarga kerajaan menghadapi kematian dan warisan Putri Diana.

Posting Komentar untuk "Charles Spencer Klaim Raja Charles Bilang Putri Diana Bakal Dilupakan"