Gitaris Dodhy Umumkan Kangen Band Bubar, Benarkah?

Kabar mengenai Kangen Band bubar kembali menjadi perhatian publik setelah gitaris sekaligus salah satu pendiri grup tersebut, Dodhy Hardianto, beberapa kali berbicara mengenai perjalanan band dan proyek musik barunya.

Namun, berdasarkan informasi terbaru yang tersedia, belum ada konfirmasi bahwa Dodhy mengumumkan Kangen Band resmi bubar pada September 2026. Justru, pemberitaan terbaru menunjukkan Kangen Band masih eksis, sementara Dodhy membangun proyek musik lain sebagai wadah untuk tetap berkarya.

Dodhy Bikin Band Baru Setengah 12

Pada Juli 2026, Dodhy memperkenalkan proyek musik baru bernama Setengah 12. Kehadiran grup tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa Kangen Band akan kembali berakhir. Dodhy menegaskan Setengah 12 bukanlah pengganti Kangen Band. Proyek tersebut dibuat sebagai ruang kreatif lain sekaligus langkah antisipasi apabila Kangen Band kembali mengalami masa vakum.

Dodhy menyebut pengalaman Kangen Band yang pernah berhenti beraktivitas menjadi pelajaran baginya. Ia tidak ingin kehilangan kesempatan berkarya hanya karena aktivitas band utama sedang tidak berjalan.

"Saya tetap mencintai Kangen Band dan berharap band ini terus berjalan," kata Dodhy dalam keterangan yang dikutip detikcom. Ia mengibaratkan Setengah 12 sebagai "sekoci" agar dirinya tetap memiliki wadah bermusik jika suatu saat Kangen Band kembali vakum.

Setengah 12 Punya Warna Musik Berbeda

Berbeda dengan Kangen Band yang dikenal dengan karakter pop Melayu, Setengah 12 membawa konsep pop kreatif dengan warna musik yang lebih segar. Proyek tersebut juga telah diperkenalkan melalui single perdana berjudul "Energi". Nama Setengah 12 sendiri terbilang unik karena diambil dari waktu proses rekaman lagu pertama mereka yang selesai sekitar pukul 11.30.

Dengan proyek ini, Dodhy tetap bisa menjalankan aktivitasnya sebagai pencipta lagu dan musisi tanpa harus meninggalkan Kangen Band.

Kangen Band Pernah Bubar dan Vakum

Spekulasi mengenai Kangen Band bubar sebenarnya bukan hal baru. Grup yang dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005 itu memang pernah mengalami perpecahan dan pergantian personel. Kangen Band bahkan sempat vakum selama bertahun-tahun sebelum kembali dengan formasi yang melibatkan Andika Mahesa sebagai vokalis dan Dodhy sebagai gitaris.

Masa tersebut menjadi salah satu periode tersulit dalam perjalanan Kangen Band. Dodhy pernah menceritakan bagaimana kondisi para personel setelah band berhenti beraktivitas, termasuk dirinya yang harus menghadapi kesulitan ekonomi.

Karena pengalaman tersebut, Dodhy kemudian memilih untuk tetap memiliki aktivitas musik lain ketika Kangen Band sedang tidak mengambil banyak pekerjaan.

Pernah Tegaskan Kangen Band Tak Akan Bubar

Isu Kangen Band bubar juga pernah muncul ketika Andika Mahesa terjun ke dunia politik pada 2024. Saat itu Dodhy menjelaskan bahwa kesibukan Andika di dunia politik tidak otomatis membuat Kangen Band berakhir. Menurutnya, jadwal manggung masih bisa disesuaikan dengan aktivitas Andika.

Pada kesempatan lain, Dodhy juga menegaskan Kangen Band masih dalam kondisi baik meski sempat tidak mengambil tawaran manggung. Ia bahkan mengatakan band tersebut tidak vakum secara permanen.

Kangen Band Masih Tampil Bersama

Indikasi bahwa Kangen Band masih eksis juga terlihat dari aktivitas mereka setelah kembali ke panggung. Pada 2025, Kangen Band tampil di Synchronize Fest. Andika Mahesa ketika itu bahkan menyampaikan harapan agar grup tersebut tidak kembali mengalami perpecahan.

Aktivitas Kangen Band juga masih muncul dalam pemberitaan pada 2026. Pada Agustus 2026, misalnya, Praz Teguh sempat menggantikan Andika yang berhalangan hadir dalam sebuah acara di Ancol. Hal tersebut menunjukkan aktivitas panggung Kangen Band masih berjalan meski formasi atau kehadiran personel dalam acara tertentu dapat menyesuaikan kondisi.

Awal Mula Kangen Band hingga Terkenal

Kangen Band merupakan salah satu grup yang ikut mempopulerkan musik pop Melayu di Indonesia pada era 2000-an. Menariknya, perjalanan mereka menuju popularitas tidak langsung dimulai dari label rekaman besar. Dodhy pernah menceritakan bahwa para personel Kangen Band membuat sendiri salinan CD lagu mereka dan membagikannya kepada sopir angkot di Lampung.

Strategi sederhana tersebut ternyata efektif. Lagu-lagu Kangen Band kemudian semakin dikenal masyarakat karena sering diputar di angkutan umum. Sejumlah lagu seperti "Penantian Yang Tertunda", "Tentang Bintang", dan "Doy" kemudian ikut mengangkat nama Kangen Band di industri musik nasional.

Jadi, Apakah Kangen Band Benar-Benar Bubar?

Untuk saat ini, belum ada dasar kuat untuk menyimpulkan Kangen Band resmi bubar hanya karena Dodhy memiliki proyek musik baru. Justru, pernyataan Dodhy pada 2026 menunjukkan dirinya masih menganggap Kangen Band sebagai bagian penting dalam perjalanan musiknya. Setengah 12 dibentuk bukan sebagai pengganti, melainkan sebagai wadah tambahan agar ia tetap produktif.

Dengan demikian, judul "Gitaris Dodhy Umumkan Kangen Band Bubar" perlu dilihat secara hati-hati. Jika yang dimaksud adalah pengumuman resmi pembubaran Kangen Band, informasi terbaru yang tersedia belum menunjukkan adanya pengumuman tersebut.

Kangen Band sendiri memiliki sejarah panjang dengan perpecahan, vakum, reuni, dan pergantian personel. Karena itu, kemunculan proyek baru Dodhy tidak serta-merta berarti perjalanan Kangen Band telah berakhir.

Kesimpulan: Dodhy memang membangun proyek musik baru bernama Setengah 12, tetapi ia menyatakan proyek tersebut bukan pengganti Kangen Band. Hingga informasi terbaru yang tersedia, Kangen Band masih eksis dan belum ada konfirmasi resmi bahwa grup tersebut bubar pada 2026.

Posting Komentar untuk " Gitaris Dodhy Umumkan Kangen Band Bubar, Benarkah?"