Pelatih Sassuolo Terharu usai Jay Idzes dkk Hajar Juventus
Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani, tidak bisa menyembunyikan emosinya setelah tim asuhannya meraih kemenangan dramatis atas Juventus pada pekan keempat Serie A 2026/2027. Sassuolo menang 3-2 atas Si Nyonya Tua dalam pertandingan penuh drama di Mapei Stadium, Minggu (13/9/2026).
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Sassuolo harus menghadapi Juventus yang sebelumnya belum terkalahkan pada awal musim. Jay Idzes tampil sebagai starter dan bermain penuh untuk membantu lini belakang Sassuolo mengamankan kemenangan.
Sassuolo Menang Lewat Drama Menit Akhir
Pertandingan berlangsung ketat sebelum Sassuolo akhirnya membuka keunggulan melalui Sebastiano Esposito pada menit ke-65. Juventus kemudian bangkit. Edon Zhegrova menyamakan kedudukan pada menit ke-82 setelah memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Sassuolo.
Drama semakin gila menjelang pertandingan berakhir. Kieron Bowie kembali membawa Sassuolo unggul pada menit ke-89, tetapi Juventus langsung membalas melalui Zhegrova yang mencetak gol keduanya pada masa injury time.
Saat pertandingan tampaknya akan berakhir imbang 2-2, Sassuolo mendapatkan momen penentu. Vasilije Adzic mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu dan memastikan Sassuolo menang 3-2.
Aquilani Terharu Melihat Perjuangan Tim
Kemenangan atas Juventus menjadi salah satu hasil paling berkesan bagi Sassuolo pada awal musim ini. Aquilani menilai para pemainnya menunjukkan karakter luar biasa untuk menghadapi tekanan Juventus. Timnya tidak kehilangan keberanian meski lawan mampu dua kali menyamakan kedudukan dalam waktu singkat.
Bagi sang pelatih, kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil ini menjadi bukti bahwa Sassuolo mampu bersaing dan memberikan perlawanan terhadap salah satu klub terbesar Italia. Perasaan emosional Aquilani juga tidak lepas dari cara kemenangan tersebut diraih. Sassuolo sempat kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir, tetapi mampu menciptakan gol ketiga sebelum pertandingan benar-benar berakhir.
Jay Idzes Tampil Penuh
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi salah satu pemain penting Sassuolo dalam pertandingan tersebut. Idzes dipercaya sebagai starter dan tampil selama 90 menit. Kehadirannya di lini belakang menjadi bagian dari upaya Sassuolo meredam tekanan Juventus.
Bek berusia 26 tahun tersebut sebelumnya bergabung dengan Sassuolo setelah meninggalkan Venezia. Ia kemudian menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kepercayaan di lini pertahanan klub Italia tersebut. Kemenangan atas Juventus tentu menjadi modal berharga bagi Idzes untuk melanjutkan kiprahnya di Serie A.
Juventus Kehilangan Rekor Tak Terkalahkan
Bagi Juventus, kekalahan ini menjadi pukulan besar. Sebelum menghadapi Sassuolo, Juventus belum terkalahkan dalam tiga pertandingan awal Serie A. Namun, pertahanan mereka akhirnya runtuh di Mapei Stadium dan harus kebobolan tiga gol.
Juventus memang menunjukkan mental untuk bangkit. Dua kali tertinggal, mereka mampu menyamakan skor melalui Zhegrova. Namun, gol Adzic pada masa injury time membuat usaha tersebut berakhir sia-sia. Juventus kini mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan berada di posisi kedelapan klasemen sementara.
Adzic Tak Rayakan Gol Lawan Klub Induk
Gol kemenangan Sassuolo juga memiliki cerita menarik karena dicetak Vasilije Adzic, pemain yang berstatus pinjaman dari Juventus. Adzic memanfaatkan situasi serangan balik pada masa injury time untuk mencetak gol yang mengubah skor menjadi 3-2. Menariknya, pemain asal Montenegro tersebut tidak melakukan selebrasi berlebihan sebagai bentuk penghormatan kepada klub pemiliknya.
Gol tersebut sekaligus membuat Juventus kehilangan poin meski berhasil mencetak dua gol dalam 10 menit terakhir pertandingan.
Sassuolo Tunjukkan Mental Kuat
Kemenangan ini memperlihatkan mentalitas Sassuolo yang kuat. Tim asuhan Aquilani mampu mempertahankan permainan meski Juventus terus memberikan tekanan. Bahkan ketika skor kembali menjadi 2-2, Sassuolo tidak memilih bertahan sepenuhnya.
Keberanian untuk kembali menyerang akhirnya membuahkan hasil melalui Adzic. Pertandingan tersebut juga menunjukkan bahwa Sassuolo mampu memanfaatkan kelemahan Juventus. Kesalahan lini belakang dan buruknya koordinasi pertahanan Bianconeri menjadi celah yang dimanfaatkan tuan rumah.
Kemenangan Penting untuk Sassuolo
Tambahan tiga poin membuat Sassuolo mendapatkan momentum penting pada awal musim Serie A 2026/2027. Kemenangan atas Juventus bukan hanya penting dari sisi klasemen, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Apalagi Sassuolo menghadapi salah satu tim yang secara tradisional menjadi kandidat kuat di papan atas Liga Italia.
Bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa mereka mampu memberikan kejutan ketika menghadapi lawan besar.
Fokus ke Pertandingan Berikutnya
Sassuolo tidak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia. Mereka dijadwalkan menghadapi Monza pada pekan berikutnya, 18 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Sassuolo untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Juventus bukan sekadar keberuntungan.
Bagi Jay Idzes, performa konsisten juga menjadi penting mengingat dirinya merupakan bagian dari proyek Sassuolo di Serie A sekaligus pemain utama Timnas Indonesia. Kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus akhirnya menjadi malam yang sulit dilupakan bagi Sassuolo. Dari gol pembuka Esposito, dua kali kebangkitan Juventus melalui Zhegrova, hingga gol penentu Adzic pada detik-detik terakhir, seluruh drama tersebut membuat Aquilani dan para pemainnya memiliki alasan kuat untuk merasa bangga.
Bagi sepak bola Indonesia, penampilan penuh Jay Idzes juga menjadi kabar positif. Bek Timnas Indonesia tersebut kembali merasakan atmosfer pertandingan besar Serie A dan ikut menjadi bagian dari kemenangan monumental Sassuolo atas Juventus.

Posting Komentar untuk " Pelatih Sassuolo Terharu usai Jay Idzes dkk Hajar Juventus"