Prabowo Naik Maung, Jokowi Tumpangi BMW i7 ke Sidang Tahunan MPR

Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan saat menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, 15 Agustus 2025. Bukan hanya pidato kenegaraan perdana yang menarik perhatian, kendaraan yang mengantarnya juga menjadi sorotan. Prabowo tiba menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine, kendaraan produksi PT Pindad yang selama pemerintahannya semakin identik dengan mobil kepresidenan.

Namun ada satu hal yang perlu diluruskan dari judul di atas. Joko Widodo atau Jokowi tidak tercatat tiba di Sidang Tahunan MPR 2025 menggunakan BMW i7. Laporan dari lokasi menyebut mantan Presiden ke-7 RI itu datang menggunakan Toyota Alphard berwarna hitam. BMW i7 memang pernah digunakan Jokowi dalam agenda lain, sehingga dua kendaraan tersebut kerap tertukar dalam pemberitaan dan perbincangan publik.

Perbedaan kendaraan antara presiden yang sedang menjabat dan mantan presiden tersebut justru menarik perhatian karena memperlihatkan dua cerita berbeda: Maung sebagai simbol kendaraan nasional dan BMW i7 sebagai sedan listrik mewah yang pernah digunakan Jokowi.

Prabowo datang dengan Maung MV3 Garuda Limousine

Pada Jumat, 15 Agustus 2025, Prabowo tiba di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangannya menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine, kendaraan yang dikembangkan PT Pindad dan menjadi kendaraan kepresidenan Prabowo.

ANTARA mencatat Prabowo tiba sekitar pukul 08.32 WIB dengan Maung MV3 Garuda Limousine. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga datang lebih dulu dengan kendaraan yang sama. Momen tersebut menjadi perhatian karena berbeda dari kebiasaan sejumlah presiden Indonesia sebelumnya yang menggunakan sedan premium atau kendaraan produksi merek asing untuk agenda kenegaraan.

Maung justru memiliki pesan yang sangat berbeda. Mobil tersebut membawa narasi mengenai produk industri pertahanan dan otomotif nasional, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah Prabowo untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Maung bukan sekadar kendaraan dinas

Pilihan Prabowo menggunakan Maung sebenarnya bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Pada Juni 2026, Prabowo menjelaskan bahwa dirinya memang sengaja menggunakan kendaraan produksi nasional sebagai bentuk dukungan terhadap industri dalam negeri.

Ia mengakui bahwa dari sisi kualitas, Maung masih belum berada pada level BMW atau Mercedes-Benz. Namun, menurut Prabowo, pemerintah perlu memberikan contoh dengan menggunakan produk buatan Indonesia.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Maung memiliki fungsi lebih besar daripada sekadar kendaraan. Maung menjadi simbol kebijakan industrialisasi. Ketika Presiden memilih kendaraan tersebut untuk kegiatan resmi, pemerintah secara tidak langsung menunjukkan bahwa produk lokal dapat ditempatkan di posisi tertinggi dalam penggunaan kendaraan kenegaraan.

Jokowi hadir sebagai mantan presiden

Di sisi lain, Jokowi datang ke Kompleks Parlemen sebagai Presiden ke-7 RI. Kehadiran Jokowi menjadi salah satu perhatian penting dalam Sidang Tahunan MPR 2025 karena acara tersebut mempertemukan sejumlah tokoh yang pernah menduduki posisi tertinggi di Indonesia.

Jokowi hadir bersama sejumlah mantan pejabat negara lainnya. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga hadir dalam agenda tersebut. Jokowi dilaporkan tiba sekitar pukul 08.20 WIB. Namun, berbeda dengan klaim yang menyebut BMW i7, laporan langsung dari lokasi menyebut Jokowi tiba menggunakan Toyota Alphard hitam dan datang tanpa didampingi Iriana.

Karena itu, narasi "Jokowi tumpangi BMW i7 ke Sidang Tahunan MPR" tidak sesuai dengan laporan mengenai kedatangannya pada 15 Agustus 2025.

Lalu dari mana cerita BMW i7 muncul?

BMW i7 memang memiliki hubungan dengan Jokowi. Pada 26 Maret 2025, Jokowi datang ke Istana Merdeka untuk menghadiri buka puasa bersama Prabowo dengan menggunakan BMW i7 berwarna abu-abu.

Mobil tersebut menggunakan pelat nomor BK 1235 dengan garis biru dan sebelumnya juga pernah digunakan dalam sejumlah agenda yang melibatkan keluarga Jokowi. Inilah yang kemungkinan besar menjadi sumber kekeliruan. BMW i7 memang pernah membawa Jokowi ke Istana, tetapi bukan kendaraan yang diberitakan membawanya ke Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025.

BMW i7 yang pernah digunakan Jokowi bukan mobil biasa

BMW i7 merupakan sedan listrik premium dari BMW Seri 7. Ketika versi yang digunakan Jokowi diberitakan pada 2025, harganya berada di kisaran Rp3,4 miliar off the road. Mobil tersebut menggunakan dua motor listrik dengan tenaga gabungan sekitar 544 hp dan torsi hingga 795 Nm.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya membutuhkan sekitar 4,7 detik, sementara jarak tempuh maksimum berada di kisaran 590-625 km, tergantung konfigurasi dan kondisi pengujian. BMW i7 juga mendukung pengisian cepat DC hingga 195 kW, dengan waktu pengisian 10-80 persen sekitar 34 menit dalam kondisi yang sesuai. Dengan spesifikasi tersebut, BMW i7 jelas berada di kelas yang sangat berbeda dari kendaraan massal.

BMW i7 pernah menjadi kendaraan kenegaraan

Hubungan BMW i7 dengan pemerintah Indonesia juga bukan sesuatu yang baru. Pada 2023, Kementerian Sekretariat Negara menerima 36 unit BMW i7 untuk mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN Plus. Saat itu BMW i7 digunakan sebagai kendaraan resmi dalam rangkaian kegiatan kenegaraan dan menjadi bagian dari upaya menampilkan kendaraan listrik dalam agenda internasional Indonesia.

BMW i7 dipilih karena menggabungkan kemewahan sedan eksekutif dengan teknologi kendaraan listrik. Mobil tersebut memiliki sistem penggerak listrik BMW eDrive generasi kelima, tenaga maksimum sekitar 400 kW atau 544 hp, serta kemampuan menempuh jarak hingga sekitar 625 km dalam konfigurasi tertentu.

Jadi, wajar apabila BMW i7 kemudian dikaitkan dengan kendaraan pejabat dan mantan pejabat negara.

Maung dan BMW i7 membawa pesan berbeda

Jika dua kendaraan ini dibandingkan, perbedaannya sangat menarik. Maung MV3 Garuda Limousine membawa pesan tentang:

  • industri nasional;

  • produk dalam negeri;

  • kemandirian industri;

  • pertahanan;

  • simbol nasionalisme;

  • dan transformasi industri Indonesia.

Sementara BMW i7 lebih identik dengan:

  • kemewahan;

  • teknologi kendaraan listrik;

  • kenyamanan;

  • performa;

  • dan citra kendaraan premium.

Karena itu, ketika Prabowo memilih Maung sedangkan Jokowi pernah menggunakan BMW i7 dalam agenda lain, publik dengan mudah melihatnya sebagai dua pendekatan yang berbeda terhadap kendaraan pejabat.

Namun, membandingkan keduanya semata-mata dari sisi harga atau kemewahan tentu tidak cukup. Maung dipilih Prabowo untuk memperkuat industri lokal Prabowo telah berulang kali menyampaikan pentingnya memperkuat industri dalam negeri.

Dalam pidatonya pada Munas HIPMI 2026, ia menjelaskan bahwa penggunaan Maung merupakan salah satu contoh konkret dukungan pemerintah terhadap produk nasional. Menurut Prabowo, TNI telah menggunakan kendaraan taktis produksi dalam negeri dan dirinya juga menggunakan kendaraan produksi nasional dalam aktivitas sehari-hari sebagai Presiden. Kebijakan tersebut memiliki dampak yang lebih luas.

Jika pemerintah menjadi pengguna utama, produsen mendapatkan:

  • pasar awal;

  • peningkatan skala produksi;

  • pengalaman penggunaan;

  • kesempatan mengembangkan teknologi;

  • dan referensi untuk memasuki pasar sipil maupun internasional.

Dengan kata lain, penggunaan Maung oleh Presiden dapat dilihat sebagai bagian dari strategi membangun industri, bukan hanya pilihan kendaraan pribadi.

Sidang Tahunan MPR menjadi panggung penting

Sidang Tahunan MPR 2025 sendiri merupakan agenda penting karena menjadi kesempatan pertama Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan dalam kapasitasnya sebagai Presiden di hadapan MPR, DPR, dan DPD.

Sekretariat Negara mencatat Prabowo tiba di Gedung Nusantara pada pagi hari dan kemudian menyampaikan pidato kenegaraan perdananya. Agenda tersebut juga dihadiri sejumlah mantan presiden dan wakil presiden.

Sidang Tahunan MPR juga digelar menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, pilihan kendaraan Presiden menjadi bagian kecil tetapi menarik dari keseluruhan simbolisme acara. Prabowo juga meninggalkan tradisi pakaian adat Jokowi Bukan hanya soal kendaraan.

Penampilan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR 2025 juga berbeda dari era Jokowi. Prabowo memilih setelan jas formal dan peci hitam, sementara Jokowi selama masa pemerintahannya dikenal konsisten menggunakan pakaian adat daerah dalam Sidang Tahunan MPR.

Pada 2024, misalnya, Jokowi dan Ma'ruf Amin menggunakan pakaian adat Betawi. Pada 2023, Jokowi menggunakan pakaian adat Tanimbar dari Maluku. Pada 2022, ia mengenakan pakaian adat Bangka Belitung bernama Paksian. Prabowo kemudian mengambil pendekatan berbeda pada tahun pertama pemerintahannya.

Jika kendaraan dan pakaian dilihat secara bersamaan, terlihat adanya perubahan gaya simbolik dari pemerintahan sebelumnya.

Maung menjadi identitas baru kendaraan Presiden

Dalam beberapa kesempatan, Maung semakin sering terlihat sebagai kendaraan yang digunakan Prabowo. Hal ini membuat kendaraan produksi Pindad tersebut perlahan memperoleh identitas baru sebagai mobil Presiden Prabowo.

Penggunaan kendaraan tersebut dalam agenda besar seperti Sidang Tahunan MPR semakin memperkuat asosiasi tersebut. Tidak lagi sekadar kendaraan taktis, Maung berkembang menjadi simbol yang membawa pesan tentang industri strategis nasional.

Tantangan Maung tidak ringan

Meski memiliki nilai simbolis yang kuat, Maung tetap menghadapi tantangan untuk membuktikan kualitas dan kemampuan produksinya. Kendaraan kepresidenan memiliki tuntutan yang jauh lebih tinggi dibanding kendaraan biasa.

Faktor yang harus diperhatikan antara lain:

  • keamanan;

  • keandalan;

  • kenyamanan;

  • performa;

  • perlindungan penumpang;

  • kemampuan operasional;

  • ketersediaan suku cadang;

  • dan kesiapan layanan.

Presiden sendiri pernah mengakui bahwa Maung masih belum setara dengan BMW atau Mercedes-Benz dari sisi kualitas. Namun, ia menilai penggunaan produk nasional tetap penting untuk membangun industri. Pernyataan tersebut menarik karena memperlihatkan bahwa pemerintah tidak mengklaim Maung sudah sempurna. Sebaliknya, penggunaan oleh pejabat tinggi dapat menjadi bagian dari proses pengembangan produk.

Maung vs BMW i7: bukan sekadar adu mobil

Jika dibandingkan secara sederhana, Maung dan BMW i7 sebenarnya tidak berada dalam kategori yang sama. BMW i7 merupakan sedan listrik mewah dengan fokus pada kenyamanan dan teknologi. Maung MV3 Garuda Limousine merupakan kendaraan yang memiliki akar pengembangan dari kendaraan utilitas dan pertahanan, lalu dikembangkan untuk kebutuhan kendaraan kenegaraan.

Karena itu, pertanyaan "mana yang lebih bagus?" tidak sepenuhnya tepat.

Pertanyaan yang lebih relevan adalah:

  • apa pesan yang ingin disampaikan melalui kendaraan tersebut?

  • Ketika Prabowo menggunakan Maung, pesannya adalah produk nasional.

  • Ketika BMW i7 digunakan dalam agenda kenegaraan, pesannya lebih dekat dengan teknologi, kemewahan, elektrifikasi, dan representasi premium.

  • Jadi, apakah Jokowi benar naik BMW i7 ke Sidang Tahunan MPR?

Tidak berdasarkan laporan yang tersedia untuk Sidang Tahunan MPR 15 Agustus 2025. Jokowi memang menggunakan BMW i7 dalam agenda lain, termasuk saat menghadiri buka puasa bersama Prabowo di Istana Merdeka pada Maret 2025.

Namun untuk kedatangannya ke Kompleks Parlemen pada Sidang Tahunan MPR 2025, laporan media dari lokasi menyebut Toyota Alphard hitam. Sementara itu, fakta mengenai Prabowo menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine pada acara yang sama terkonfirmasi oleh laporan ANTARA dan berbagai media yang meliput langsung kedatangannya.

Mengapa koreksi ini penting?

Dalam pemberitaan otomotif, detail kendaraan memang terlihat sederhana. Tetapi ketika kendaraan tersebut berkaitan dengan Presiden dan mantan Presiden, kesalahan identifikasi dapat mengubah konteks berita.

BMW i7 memiliki cerita tersendiri dengan Jokowi. Maung memiliki cerita tersendiri dengan Prabowo. Keduanya memang pernah menjadi bagian dari perjalanan kendaraan pejabat negara, tetapi tidak tepat menyatukan keduanya seolah-olah terjadi dalam satu momen Sidang Tahunan MPR 2025.

Posting Komentar untuk " Prabowo Naik Maung, Jokowi Tumpangi BMW i7 ke Sidang Tahunan MPR"