Purbaya Beli EV Miliaran Xpeng X9, APM Klaim Tak Ada Perlakuan Khusus
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini menggunakan mobil listrik premium Xpeng X9 untuk menunjang aktivitasnya. Mobil listrik yang masuk kategori MPV premium tersebut memiliki harga lebih dari Rp1 miliar, tetapi pihak agen pemegang merek (APM) memastikan Purbaya tidak mendapatkan perlakuan khusus dalam proses pembelian maupun layanan kendaraan.
Purbaya mengungkapkan penggunaan Xpeng X9 saat ditemui wartawan di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026). Ia mengatakan keputusan menggunakan mobil listrik berkaitan dengan upaya mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mendukung program pemerintah. "Iya, mobil baru, nih. Mobil listrik, supaya konsumsi BBM-nya berkurang jadi mendukung program pemerintah," kata Purbaya.
Xpeng Indonesia Tak Tahu Proses Pembelian Purbaya
Kepemilikan Xpeng X9 oleh Purbaya kemudian menjadi perhatian karena mobil tersebut merupakan salah satu MPV listrik premium dengan banderol miliaran rupiah. Namun, pihak Xpeng Indonesia mengaku tidak mengetahui secara langsung proses pembelian kendaraan yang digunakan Purbaya. Vice President Marketing Xpeng Indonesia Hari Arifianto mengatakan pembelian kemungkinan dilakukan melalui jaringan dealer.
Menurut Hari, tidak ada permintaan khusus dari Purbaya kepada pihak Xpeng Indonesia ketika membeli kendaraan tersebut. "Kami yakin itu (pembelian) ke dealer. Enggak ada special request atau apa pun ke tempat kita," ujar Hari saat ditemui di kawasan Serpong, Tangerang, Senin (31/8/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa status Purbaya sebagai Menteri Keuangan membuat proses pembelian atau pelayanan Xpeng X9 berbeda dari konsumen pada umumnya.
APM Tegaskan Tak Ada Treatment Khusus
Hari secara tegas mengatakan Purbaya diperlakukan sama seperti konsumen Xpeng lainnya. "Nggak ada (treatment khusus) so far. Sama dengan konsumen biasa," kata Hari. Dengan demikian, meskipun pembelinya merupakan pejabat negara, Xpeng Indonesia menyatakan tidak memberikan layanan istimewa dalam transaksi tersebut.
Pihak APM juga belum mengetahui secara pasti alasan Purbaya menjatuhkan pilihan kepada Xpeng X9. Hari menyebut ada kemungkinan aspek teknologi dan material baterai menjadi salah satu pertimbangannya. Xpeng saat ini menggunakan baterai berbasis nikel pada varian berperforma tinggi. Menurut Hari, penggunaan material tersebut juga berkaitan dengan ekosistem industri nikel Indonesia.
"Kami kurang tahu ya, karena memang dari beliau tidak ada informasi apa pun. Tapi dari yang kami lihat karena memang produk kita masih menggunakan nickel untuk yang high performance," ujarnya.
Harga Xpeng X9 Tembus Rp1,2 Miliar
Purbaya sendiri tidak mengungkapkan berapa harga Xpeng X9 yang digunakannya. Ketika ditanya mengenai nominal pembelian, ia hanya menjawab tidak mengetahui harganya. Berdasarkan daftar harga Xpeng Indonesia, X9 tersedia dalam tiga varian. Harga on the road (OTR) Jakarta untuk model tersebut berada di rentang Rp1,14 miliar hingga Rp1,259 miliar.
Rinciannya:
- Xpeng X9 Standard Range Pro: Rp1,14 miliar
- Xpeng X9 Long Range Pro: Rp1,219 miliar
- Xpeng X9 Long Range Pro+: Rp1,259 miliar
Belum diketahui secara pasti varian mana yang digunakan Purbaya. Karena itu, belum bisa dipastikan nilai transaksi mobil yang kini digunakan Menteri Keuangan tersebut.
Alasan Purbaya Pilih Mobil Listrik
Purbaya mengatakan penggunaan kendaraan listrik tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi konsumsi BBM. Langkah itu juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Pernyataan Purbaya menarik perhatian karena kendaraan yang dipilih bukan mobil listrik kelas entry level, melainkan MPV premium dengan teknologi dan fitur yang cukup lengkap.
Xpeng X9 dirancang sebagai kendaraan keluarga berukuran besar dengan fokus pada kenyamanan penumpang. Model ini juga diposisikan untuk bersaing di segmen MPV premium yang sebelumnya banyak diisi kendaraan seperti Denza D9 dan Toyota Alphard.
Dimensi Besar dan Kabin Premium
Xpeng X9 memiliki dimensi panjang sekitar 5.316 mm, lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm, serta jarak sumbu roda 3.160 mm. Dimensi tersebut membuat ruang kabin menjadi salah satu keunggulan utama kendaraan. Pada bagian belakang, kursi baris ketiga dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40 sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar ketika pemilik membutuhkan ruang bagasi.
Kapasitas tersebut dapat digunakan untuk membawa berbagai barang berukuran besar, mulai dari koper, stroller hingga perlengkapan aktivitas luar ruang. Sementara itu, penumpang baris kedua mendapatkan captain seat yang menjadi salah satu fitur unggulan X9. Kursinya menawarkan sejumlah fitur kenyamanan, termasuk pemijat, ventilasi, pemanas dan mode zero gravity.
X9 Facelift Dibekali Teknologi Baru
Xpeng X9 yang dipasarkan di Indonesia juga telah mendapatkan penyegaran atau facelift. Pada bagian eksterior, perubahan terlihat pada desain bagian depan yang kini menggunakan grille baru. Grille tersebut dilengkapi Active Grille Shutter (AGS) untuk mengatur aliran udara sekaligus membantu efisiensi aerodinamika.
Desain pelek juga diperbarui dengan fitur Stationary Emblem Wheel Hub, yang membuat logo di tengah roda tetap berada dalam posisi tegak ketika roda berputar. Bagian interior turut mendapat peningkatan kualitas material dan teknologi. Sistem hiburan mendapatkan dukungan perangkat komputasi yang lebih tinggi, termasuk chip AI Turing serta Qualcomm Snapdragon 8295 untuk sistem infotainment.
Teknologi tersebut juga mendukung berbagai fitur bantuan berkendara atau Advanced Driver Assistance System (ADAS). Beberapa fitur yang tersedia antara lain Intelligent Speed Assist, Driver Monitoring System, Traffic Sign Recognition, kamera 360 derajat dan sistem parkir pintar.
Punya Arsitektur 800 Volt
Dari sisi teknologi kelistrikan, Xpeng X9 menggunakan arsitektur 800 volt. Sistem tersebut memungkinkan kendaraan mendukung pengisian cepat dengan daya tinggi. Dalam kondisi ideal, pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen diklaim dapat dilakukan sekitar 12 menit. Jarak tempuh juga berbeda sesuai varian yang dipilih.
Untuk varian Standard Range Pro, klaim jarak tempuh mencapai sekitar 620 kilometer. Sementara varian dengan kapasitas baterai lebih besar mampu menawarkan jarak tempuh hingga sekitar 715 kilometer berdasarkan standar yang digunakan pabrikan.
Pilihan Purbaya Jadi Sorotan
Pilihan Purbaya menggunakan Xpeng X9 menarik perhatian bukan hanya karena harga kendaraan yang mencapai lebih dari Rp1 miliar, tetapi juga karena kendaraan tersebut digunakan oleh pejabat yang tengah mendorong kebijakan efisiensi energi dan pengurangan konsumsi BBM.
Di sisi lain, Xpeng Indonesia memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap Purbaya. Pihak APM menyebut pembelian dilakukan melalui jalur dealer dan layanan yang diberikan tetap mengikuti standar untuk konsumen umum.
Dengan harga mulai Rp1,14 miliar, fitur premium, teknologi baterai 800 volt, serta kabin yang mengedepankan kenyamanan, Xpeng X9 menjadi salah satu pilihan kendaraan listrik premium yang cukup menarik perhatian di pasar Indonesia. Hingga kini, varian yang dipilih Purbaya dan detail transaksi pembeliannya belum diungkap secara terbuka.

Posting Komentar untuk " Purbaya Beli EV Miliaran Xpeng X9, APM Klaim Tak Ada Perlakuan Khusus"