10 Kota Paling Bersih di Dunia, Tetangga RI Peringkat Kedua

Jakarta — Kebersihan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kenyamanan wisatawan ketika mengunjungi sebuah kota. Jalan yang terawat, ruang publik yang bersih, pengelolaan sampah yang baik hingga lingkungan perkotaan yang tertata membuat pengalaman berwisata menjadi lebih menyenangkan.

Sebuah riset dari Radical Storage mengungkap daftar kota paling bersih di dunia berdasarkan persepsi wisatawan. Menariknya, negara tetangga Indonesia, Singapura, masuk jajaran teratas dan menempati peringkat ketiga dengan 97,9 persen ulasan positif terkait kebersihan. Dalam daftar tersebut, posisi pertama ditempati Krakow, Polandia, sedangkan Sharjah di Uni Emirat Arab berada di peringkat kedua. Riset tersebut menganalisis lebih dari 70.000 ulasan daring dalam 12 bulan terakhir dari 100 kota yang masuk daftar destinasi teratas Euromonitor.

Daftar 10 Kota Paling Bersih di Dunia

Berikut daftar 10 kota paling bersih berdasarkan persentase ulasan positif mengenai kebersihan:

Daftar tersebut menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Seluruh kota yang masuk 10 besar mendapatkan setidaknya 96,3 persen ulasan positif mengenai kebersihan.

1. Krakow, Polandia

Krakow menduduki posisi pertama sebagai kota paling bersih dalam studi tersebut. Sebanyak 98,5 persen ulasan terkait kebersihan yang dianalisis memberikan penilaian positif. Krakow merupakan kota terbesar kedua di Polandia dan dikenal memiliki kawasan kota tua dengan bangunan bersejarah, alun-alun, kawasan pejalan kaki serta ruang publik yang ramai dikunjungi wisatawan.

Menurut Radical Storage, reputasi kebersihan Krakow tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pembersihan jalan. Investasi Polandia dalam pengelolaan sampah dan pemeliharaan ruang publik turut menjadi faktor pendukung.

2. Sharjah, Uni Emirat Arab

Posisi kedua ditempati Sharjah dengan 98 persen ulasan positif. Kota di Uni Emirat Arab ini hanya terpaut 0,5 poin persentase dari Krakow. Sharjah dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan di Uni Emirat Arab. Selain museum dan kawasan budaya, kota ini juga berupaya menjaga kondisi ruang publik melalui pengawasan kebersihan dan pengelolaan sampah.

Radical Storage mencatat Pemerintah Kota Sharjah telah melakukan investasi dalam peralatan pembersihan jalan dan pengumpulan sampah. Kota tersebut juga menerapkan denda untuk menjaga kebersihan lingkungan.

3. Singapura, Tetangga Indonesia yang Masuk Tiga Besar

Nama yang paling menarik perhatian bagi pembaca Indonesia adalah Singapura. Negara tetangga RI tersebut berada di posisi ketiga dengan 97,9 persen ulasan positif mengenai kebersihan. Singapura memang telah lama dikenal sebagai kota dengan standar kebersihan dan ketertiban yang tinggi. Peraturan mengenai membuang sampah sembarangan, meludah dan sejumlah pelanggaran kebersihan diterapkan secara ketat.

Selain aturan, pengelolaan sampah, pemeliharaan ruang publik dan budaya menjaga kebersihan turut menjadi bagian dari sistem perkotaan Singapura. Radical Storage mencatat hampir 98 persen ulasan yang dianalisis memberikan sentimen positif terkait kebersihan kota tersebut.

Temuan ini sejalan dengan reputasi Singapura sebagai salah satu kota paling tertata di Asia. Pada 2026, survei lain juga menempatkan Singapura sebagai kota dengan reputasi kebersihan yang sangat tinggi, meski metodologi dan indikatornya berbeda.

4. Warsawa, Polandia

Polandia tidak hanya menempatkan Krakow di posisi pertama. Ibu kota negara tersebut, Warsawa, juga masuk empat besar dengan persentase ulasan positif mencapai 97,8 persen. Warsawa merupakan kota modern yang berkembang pesat setelah mengalami sejarah panjang dan kerusakan besar pada masa Perang Dunia II. Kini, kota tersebut memiliki berbagai ruang terbuka, kawasan hijau dan fasilitas perkotaan yang terus dikembangkan.

Keberadaan Krakow dan Warsawa dalam jajaran teratas menunjukkan bahwa reputasi kebersihan kota-kota di Polandia cukup kuat dalam penilaian wisatawan.

5. Doha, Qatar

Doha menempati posisi kelima dengan 97,4 persen ulasan positif. Sebagai ibu kota Qatar dan salah satu pusat ekonomi Timur Tengah, Doha mengalami pembangunan kota yang sangat pesat. Pertumbuhan kawasan bisnis, infrastruktur modern dan meningkatnya kunjungan wisatawan membuat pengelolaan ruang publik menjadi aspek penting.

Radical Storage mencatat berbagai upaya pemeliharaan kebersihan ikut mendukung citra Doha sebagai destinasi yang bersih.

6. Riyadh, Arab Saudi

Berikutnya ada Riyadh, ibu kota Arab Saudi, yang mencatat 96,9 persen ulasan positif dan berada di posisi keenam. Riyadh merupakan kota metropolitan dengan aktivitas ekonomi dan pembangunan yang sangat tinggi. Meski berada di kawasan dengan iklim gurun, kota ini terus mengembangkan ruang publik, kawasan hijau dan infrastruktur perkotaan.

Tingginya persentase ulasan positif memperlihatkan bahwa wisatawan secara umum memberikan penilaian baik terhadap kondisi kebersihan kota tersebut.

7. Praha, Republik Ceko

Praha berada di peringkat ketujuh dengan 96,4 persen ulasan positif. Ibu kota Republik Ceko ini merupakan salah satu destinasi wisata populer Eropa. Kawasan kota tua, bangunan bersejarah, jembatan dan jalan-jalan yang ramai wisatawan membuat kebersihan menjadi tantangan tersendiri.

Namun, berdasarkan analisis ulasan wisatawan dalam penelitian tersebut, mayoritas ulasan mengenai kebersihan Praha tetap memberikan sentimen positif.

8. Muscat, Oman

Muscat juga memperoleh 96,4 persen ulasan positif dan berada di posisi kedelapan. Ibu kota Oman ini memiliki karakter berbeda dibandingkan sejumlah kota besar lain dalam daftar. Muscat dikenal dengan perpaduan kawasan perkotaan modern, lanskap pegunungan, garis pantai dan arsitektur yang mempertahankan karakter lokal.

Kondisi tersebut membuat kebersihan ruang publik menjadi salah satu aspek penting dalam mempertahankan daya tarik kota bagi wisatawan.

9. Dubai, Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab kembali menempatkan satu kotanya di jajaran 10 besar. Setelah Sharjah di posisi kedua, Dubai berada di peringkat kesembilan dengan 96,3 persen ulasan positif.

Dubai merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan wisata yang sangat tinggi. Pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, hotel, jalan raya dan berbagai destinasi wisata membuat kota ini harus menangani volume aktivitas yang besar setiap hari. Dalam data Radical Storage, Dubai memiliki jumlah ulasan terkait kebersihan yang sangat besar, yakni lebih dari 3.000 ulasan, dengan 96,3 persen di antaranya bernada positif.

10. Fukuoka, Jepang

Posisi terakhir dalam 10 besar ditempati Fukuoka, Jepang, dengan 96,3 persen ulasan positif. Fukuoka menjadi satu-satunya kota Jepang yang masuk 10 besar dalam daftar ini. Kota tersebut dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi dan budaya di Pulau Kyushu.

Jepang sendiri secara umum memiliki reputasi kuat dalam hal kedisiplinan, pengelolaan fasilitas umum dan budaya menjaga kebersihan. Namun, dalam studi khusus ini, Fukuoka yang berhasil masuk jajaran 10 besar.

Bagaimana Cara Menentukan Kota Terbersih?

Penting dicatat bahwa daftar ini bukan peringkat resmi pemerintah atau standar universal mengenai kebersihan kota. Radical Storage menggunakan pendekatan berbasis persepsi wisatawan. Peneliti memilih 100 kota yang masuk dalam daftar Euromonitor Top 100 City Destinations Index. Setelah itu, mereka menganalisis lebih dari 70.000 ulasan daring dari 12 bulan terakhir yang berkaitan dengan 10 atraksi teratas di masing-masing kota.

Kata-kata yang berkaitan dengan "bersih" dan "kotor" kemudian digunakan untuk melihat bagaimana wisatawan menggambarkan kondisi kebersihan destinasi tersebut. Karena itu, persentase dalam daftar ini sebaiknya dipahami sebagai tingkat sentimen positif wisatawan terhadap kebersihan, bukan ukuran absolut mengenai jumlah sampah, kualitas udara atau sistem pengolahan limbah.

Mengapa Singapura Bisa Sangat Bersih?

Keberhasilan Singapura menjaga kebersihan tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan. Sistem tersebut juga ditopang oleh regulasi, penegakan aturan, pengelolaan sampah dan kebiasaan masyarakat. Aturan terhadap membuang sampah sembarangan serta berbagai tindakan yang dianggap mengganggu kebersihan ruang publik telah menjadi bagian dari tata kelola kota.

Di sisi lain, kebersihan juga dipengaruhi oleh desain perkotaan dan pemeliharaan fasilitas publik. Kombinasi antara regulasi dan layanan publik tersebut membantu mempertahankan citra Singapura sebagai salah satu kota terbersih di dunia.

Kota Bersih Tidak Selalu Berarti Udara Paling Bersih

Ada hal penting yang perlu diperhatikan ketika membaca daftar tersebut. Kota terbersih berdasarkan ulasan wisatawan tidak otomatis berarti memiliki kualitas udara terbaik. Kebersihan yang dinilai wisatawan umumnya berkaitan dengan kondisi jalan, ruang publik, toilet, tempat wisata, sampah dan lingkungan yang terlihat secara langsung.

Sementara itu, kualitas udara membutuhkan indikator berbeda seperti konsentrasi PM2.5 dan PM10, emisi kendaraan, aktivitas industri serta kondisi meteorologi. Karena itu, hasil penelitian Radical Storage tidak sebaiknya dibandingkan secara langsung dengan indeks kualitas udara atau indeks lingkungan tanpa memperhatikan perbedaan metodologinya.

Mengapa Kebersihan Penting bagi Pariwisata?

Kebersihan menjadi salah satu bagian dari pengalaman wisatawan. Kota yang memiliki jalan dan ruang publik yang terawat cenderung memberikan kesan lebih nyaman kepada pengunjung. Hal tersebut juga dapat memengaruhi citra destinasi. Wisatawan yang mendapatkan pengalaman positif dapat meninggalkan ulasan baik, sementara pengalaman buruk mengenai sampah atau fasilitas yang kotor berpotensi memengaruhi calon wisatawan lainnya.

Studi Radical Storage sendiri dibuat untuk melihat bagaimana wisatawan mempersepsikan kebersihan kota-kota tujuan wisata melalui ulasan yang mereka tinggalkan secara daring.

Indonesia Belum Masuk 10 Besar

Dalam daftar 10 kota tersebut, tidak ada kota dari Indonesia yang masuk jajaran teratas. Namun, perlu digarisbawahi bahwa hal itu bukan berarti kota-kota Indonesia secara otomatis lebih kotor. Studi ini hanya mencakup 100 kota tertentu berdasarkan daftar destinasi Euromonitor dan menggunakan ulasan wisatawan sebagai indikator utama.

Dengan demikian, posisi Indonesia dalam konteks kebersihan perkotaan membutuhkan penelitian atau indeks tersendiri dengan indikator yang lebih luas.

Kesimpulan

Daftar kota paling bersih di dunia menunjukkan bahwa Krakow, Polandia, menjadi juara dengan 98,5 persen ulasan positif mengenai kebersihan. Sharjah berada di posisi kedua dengan 98 persen, sementara Singapura, negara tetangga Indonesia, menempati peringkat ketiga dengan 97,9 persen.

Posisi berikutnya ditempati Warsawa, Doha, Riyadh, Praha, Muscat, Dubai dan Fukuoka. Hampir seluruh kota tersebut memiliki satu kesamaan, yakni pengelolaan ruang publik yang baik dan perhatian terhadap pengalaman wisatawan.

Bagi Indonesia, keberhasilan kota-kota tersebut dapat menjadi gambaran bahwa kebersihan perkotaan bukan hanya persoalan petugas kebersihan. Regulasi, infrastruktur, pengelolaan sampah, pemeliharaan fasilitas umum dan kesadaran masyarakat sama-sama berperan dalam menciptakan kota yang nyaman bagi warga maupun wisatawan.

Posting Komentar untuk " 10 Kota Paling Bersih di Dunia, Tetangga RI Peringkat Kedua"