STY Beri Pujian untuk 3 Pemain Muda Persija usai Hajar Persib
Jakarta — Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), memberikan pujian kepada tiga pemain muda setelah Macan Kemayoran berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027.
Tiga pemain yang mendapat sorotan khusus dari STY adalah Rayhan Hannan, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan. Ketiganya dinilai memiliki masa depan cerah bersama Persija, meski masih membutuhkan pengalaman dan kepercayaan diri untuk tampil lebih matang dalam pertandingan besar.
Persija mengamankan kemenangan dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Dua gol Persija dicetak Alexander Jeremejeff pada menit ke-40 dan pemain anyar Ivan Mamut pada masa tambahan waktu, sementara Persib sempat menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-81.
Tiga Pemain Muda yang Dipuji STY
Rayhan Hannan dan Arlyansyah Abdulmanan dipercaya STY untuk tampil sebagai starter dalam pertandingan melawan Persib. Sementara itu, Victor Dethan masuk pada menit ke-52 menggantikan Arlyansyah yang sempat mengalami benturan dengan pemain lawan.
Hannan dan Dethan saat ini sama-sama berusia 22 tahun. Sementara Arlyansyah masih berusia 20 tahun. Meski relatif muda, ketiganya dipercaya tampil dalam laga yang memiliki tekanan besar karena merupakan salah satu pertandingan paling bergengsi di sepak bola Indonesia. STY mengatakan dirinya memang sengaja memberikan kesempatan kepada para pemain muda tersebut karena percaya terhadap kemampuan mereka.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, pengalaman bermain dalam pertandingan besar akan menjadi modal penting bagi perkembangan ketiganya.
"Pada dasarnya mereka adalah pemain-pemain yang masih sangat muda. Tampil di stadion sebesar ini dengan puluhan ribu penonton yang hadir tentu membuat mereka merasakan ketegangan yang cukup besar," kata STY setelah pertandingan.
STY Minta Jakmania Terus Mendukung
STY menyadari para pemain muda Persija masih melakukan sejumlah kesalahan dalam pertandingan. Namun, ia tidak melihat hal tersebut sebagai persoalan besar. Menurutnya, Hannan, Arlyansyah dan Dethan hanya membutuhkan waktu serta pengalaman untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.
STY juga meminta suporter Persija untuk memberikan dukungan kepada para pemain muda tersebut sehingga kepercayaan diri mereka semakin berkembang. "Hannan, Victor, Arly adalah pemain muda yang memiliki masa depan cerah," ujar STY. Ia menambahkan bahwa ketiganya berpotensi menampilkan performa yang jauh lebih baik apabila kepercayaan diri mereka semakin matang.
Rayhan Hannan Jadi Ancaman Persib
Rayhan Hannan menjadi salah satu pemain muda Persija yang cukup aktif memberikan ancaman sepanjang pertandingan. Pemain berusia 22 tahun tersebut memperoleh peluang bersih setelah pertandingan berjalan sekitar setengah jam. Ia melepaskan tembakan kaki kiri, tetapi bola masih melambung di atas gawang Persib.
Peluang tersebut menjadi awal dari tekanan Persija sebelum akhirnya Jeremejeff memecah kebuntuan pada menit ke-40. Hannan kemudian tetap dipercaya STY untuk menjadi bagian dari lini serang Persija dalam duel sengit tersebut.
Arlyansyah Abdulmanan Tampil sebagai Starter
Arlyansyah juga mendapatkan kepercayaan besar dari STY. Pemain berusia 20 tahun itu diturunkan sejak menit pertama. Ia sempat mendapatkan peluang setelah babak kedua berjalan. Pada menit ke-49, bola muntah hasil serangan Persija jatuh ke arahnya, tetapi tendangannya masih melambung dan belum mampu menggandakan keunggulan tim tuan rumah.
Arlyansyah kemudian ditarik keluar pada menit ke-52 setelah mengalami benturan. Posisinya digantikan Victor Dethan.
Victor Dethan Langsung Beri Ancaman
Masuk menggantikan Arlyansyah, Victor Dethan juga langsung terlibat dalam permainan ofensif Persija. Beberapa menit setelah masuk, Dethan mendapatkan peluang melalui umpan terobosan dari Jeremejeff. Namun, tembakannya masih melebar dari sasaran.
Meski belum berhasil mencetak gol, keberanian Dethan untuk mengambil peluang tersebut menjadi bagian dari penampilan yang dinilai positif oleh STY. Pelatih Persija melihat ketiganya sebagai aset jangka panjang yang dapat berkembang apabila terus mendapatkan kesempatan bermain.
Persija Akhirnya Hajar Persib 2-1
Duel Persija vs Persib berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih pada fase awal pertandingan. Persija akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-40. Alexander Jeremejeff berhasil memanfaatkan umpan silang dari Denis Kolinger untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Persib berusaha mengejar pada babak kedua. Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk melalui Luka Menalo yang dua kali mengancam gawang Nadeo Argawinata. Tekanan Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Balsa Sekulic mencetak gol untuk membuat kedudukan menjadi 1-1.
Ketika pertandingan seolah akan berakhir imbang, Persija mendapatkan momen penentu. Ivan Mamut yang baru bergabung dengan Persija berhasil mencetak gol melalui sundulan pada masa tambahan waktu babak kedua. Gol tersebut memastikan Persija menang 2-1.
Kemenangan Penting Setelah Penantian Panjang
Kemenangan atas Persib menjadi hasil penting bagi Persija. Macan Kemayoran akhirnya mengakhiri catatan tidak pernah menang atas Persib dalam enam pertemuan sebelumnya. Dalam enam pertemuan tersebut, Persija mencatat empat kekalahan dan dua hasil imbang. Karena itu, kemenangan 2-1 di SUGBK memiliki arti besar bagi skuad asuhan STY.
Laga tersebut juga menjadi pertandingan kandang Persija melawan Persib di Jakarta dalam tujuh tahun terakhir dan disaksikan hampir 60 ribu Jakmania.
Persija Naik ke Peringkat Kedua
Tambahan tiga poin membuat Persija mengoleksi enam poin dari dua pertandingan awal Super League 2026/2027. Persija kini berada di peringkat kedua klasemen sementara. Sementara Persib harus turun ke posisi kelima dengan koleksi tiga poin.
Hasil tersebut membuat Persija mendapatkan start positif di bawah kepemimpinan STY. Setelah kemenangan atas Persib, target berikutnya adalah mempertahankan konsistensi dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.
STY Mulai Bangun Regenerasi Persija
Pujian STY kepada Hannan, Arlyansyah dan Dethan menunjukkan bahwa pemain muda mendapatkan ruang dalam proyek Persija musim ini. Ketiga pemain tersebut memang belum sepenuhnya tampil sempurna. Namun, bagi STY, pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi merupakan bagian penting dari proses perkembangan mereka.
Pertandingan melawan Persib menjadi contoh bahwa pemain muda Persija tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pelapis, tetapi juga diberi kesempatan tampil dalam pertandingan besar. STY tampaknya ingin membangun skuad yang tidak hanya mengandalkan pemain berpengalaman, tetapi juga memiliki fondasi regenerasi untuk jangka panjang.
Tantangan Berikutnya untuk Persija
Setelah mengalahkan Persib, Persija akan kembali bermain di kandang pada pekan ketiga. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Java United pada Sabtu (19/9/2026). Sementara Persib akan menjalani laga tandang menghadapi Persijap Jepara pada Minggu (20/9/2026).
Bagi Hannan, Arlyansyah dan Dethan, pertandingan berikutnya menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan STY bukan tanpa alasan. Kemenangan atas Persib sekaligus menjadi momentum bagi ketiganya untuk terus meningkatkan mental, konsistensi dan kepercayaan diri. Jika perkembangan mereka berjalan sesuai harapan, tiga pemain muda tersebut berpotensi menjadi bagian penting dari proyek Persija dalam jangka panjang.
Bagi STY, kemenangan atas rival sekaligus memberi kesempatan kepada pemain muda menjadi kombinasi positif. Persija bukan hanya mendapatkan tiga poin, tetapi juga semakin memiliki fondasi skuad muda yang dapat dikembangkan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Posting Komentar untuk "STY Beri Pujian untuk 3 Pemain Muda Persija usai Hajar Persib"