An Se Young Bawa Modal 33 Kemenangan Beruntun ke Asian Games

Jakarta – Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, datang ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Sang juara bertahan membawa modal luar biasa berupa 33 kemenangan beruntun menjelang tampil di pesta olahraga terbesar Asia tersebut. Rentetan kemenangan itu dipastikan setelah An Se-young menjuarai China Masters 2026, turnamen BWF World Tour Super 750 yang berlangsung di Shenzhen. Dalam partai final, pemain nomor satu dunia tersebut mengalahkan wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, dua gim langsung 21-17, 21-6.

Kemenangan itu sekaligus menjadi gelar ke-10 An Se-young sepanjang musim 2026. Rekornya musim ini kini mencapai 49 kemenangan dan hanya satu kekalahan, atau persentase kemenangan sekitar 98 persen.

Rentetan 33 Kemenangan Dimulai Sejak Maret

Rekor impresif An Se-young bermula setelah kekalahannya dari Wang Zhiyi pada final All England Open 2026 di bulan Maret. Sejak pertandingan tersebut, An tidak lagi terkalahkan. Ia kemudian melewati berbagai turnamen dan lawan-lawan elite dunia hingga akhirnya memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 33 pertandingan.

Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa An sepanjang musim. Bahkan, performanya pada 2026 berpeluang melampaui catatan persentase kemenangan yang ia buat pada musim 2025, ketika ia mencatat rekor 72 kemenangan dan empat kekalahan atau sekitar 94,8 persen.

Sempat Cedera Sebelum Kembali Menggila

Perjalanan An menuju Asian Games tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat mengalami cedera pada kaki kiri pada Juli 2026. Kondisi tersebut membuatnya melewatkan Japan Open dan China Open. Setelah menjalani pemulihan, An kembali bertanding di Kejuaraan Dunia 2026. Comeback tersebut langsung berbuah manis karena ia berhasil merebut gelar juara dunia.

Setelah itu, An melanjutkan momentum positif dengan menjuarai China Masters. Dengan dua gelar tersebut, ia membuktikan bahwa cedera tidak mengganggu ambisinya menuju Asian Games.

Tiga Tahun Beruntun Juara China Masters

Gelar China Masters 2026 memiliki arti khusus bagi An Se-young. Kemenangan di Shenzhen membuatnya menjadi pemain pertama yang mampu menjuarai China Masters tiga tahun berturut-turut. Ia sebelumnya menjadi juara pada 2024 dan 2025 sebelum kembali mengangkat trofi pada 2026.

Dalam tiga final tersebut, An menghadapi tiga lawan berbeda. Pada 2024 ia mengalahkan Gao Fangjie, kemudian menundukkan Han Yue pada 2025, sebelum mengatasi Tomoka Miyazaki pada final tahun ini. Dominasi tersebut memperlihatkan konsistensi An dalam menghadapi generasi berbeda dari para pemain tunggal putri papan atas.

Membidik Emas Asian Games Kedua

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi kesempatan An Se-young mempertahankan gelar tunggal putri yang diraihnya pada Asian Games sebelumnya di Hangzhou. An memenangkan medali emas tunggal putri pada Asian Games 2022 yang penyelenggaraannya berlangsung pada 2023. Kini ia berusaha menjadi juara tunggal putri Asian Games untuk kedua kalinya secara beruntun.

Jika berhasil, An akan mencatat sejarah sebagai pemain tunggal putri Korea Selatan yang mampu mempertahankan emas Asian Games.

An Se-young Sudah Lengkapi Koleksi Gelar Besar

Status An sebagai favorit tidak hanya didasarkan pada rentetan kemenangan. Pemain berusia 24 tahun itu telah mengoleksi sejumlah gelar paling bergengsi dalam bulu tangkis. Ia merupakan juara dunia, juara Olimpiade Paris 2024, juara Asian Games, serta juara Asia. Dengan pencapaian tersebut, An disebut telah menyelesaikan semacam Grand Slam dalam kariernya setelah berhasil mengoleksi gelar-gelar utama di level dunia, Olimpiade, Asia, dan Asian Games. Kini Asian Games 2026 menjadi panggung berikutnya bagi An untuk kembali membuktikan dominasinya.

Wang Zhiyi dan Akane Yamaguchi Jadi Ancaman

Meski datang dengan catatan luar biasa, An Se-young tidak bisa menganggap persaingan akan mudah. Dua pemain yang diperkirakan menjadi ancaman terbesar adalah Wang Zhiyi dari China dan Akane Yamaguchi dari Jepang.

Wang merupakan pemain yang berhasil mengalahkan An pada final All England Open 2026. Sementara itu, Yamaguchi juga memiliki pengalaman dan konsistensi tinggi di level internasional. Menariknya, setelah kembali dari cedera, An berhasil mengalahkan Wang dan Yamaguchi secara beruntun. Hasil tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai favorit utama tunggal putri Asian Games.

Korea Selatan Ingin Bangkit di Asian Games

Tidak hanya An Se-young, tim bulu tangkis Korea Selatan juga membawa ambisi besar ke Aichi-Nagoya. Korea Selatan menargetkan penampilan terbaiknya dalam 24 tahun di Asian Games. Skuad mereka diperkuat sejumlah pemain dan pasangan yang sedang berada dalam performa positif.

Pada Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung sebelum Asian Games, Korea Selatan berhasil meraih podium di tiga dari lima nomor individu. An Se-young menjadi juara tunggal putri, sementara sektor ganda putri juga merebut medali emas. Ganda putra Korea Selatan mendapatkan medali perunggu. Hasil tersebut meningkatkan optimisme bahwa Korea Selatan mampu bersaing dengan China, Jepang, Indonesia, dan negara-negara Asia lainnya.

Jadwal An Se-young di Asian Games 2026

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung mulai 19 September 2026. Untuk bulu tangkis, pertandingan beregu putri dijadwalkan mulai 20 September, sedangkan nomor tunggal putri akan dimulai pada 25 September. Partai final tunggal putri dijadwalkan berlangsung pada 29 September. Dengan kondisi fisik yang kembali prima dan rentetan 33 kemenangan, An Se-young diperkirakan menjadi salah satu atlet yang paling mendapat perhatian sepanjang turnamen.

Modal Besar, Tekanan Juga Besar

Catatan 33 kemenangan beruntun memang menjadi modal luar biasa. Namun, rentetan tersebut juga membawa tekanan tersendiri. Sebagai pemain nomor satu dunia dan juara bertahan Asian Games, setiap lawan yang menghadapi An akan memiliki motivasi ekstra untuk menghentikan dominasinya.

An juga harus menjaga kondisi fisik setelah menjalani musim yang sangat padat. Cedera kaki yang sempat dialaminya menjadi pengingat bahwa kebugaran akan menjadi faktor penting dalam turnamen dengan jadwal pertandingan yang ketat. Karena itu, tantangan An bukan hanya mempertahankan performa teknis, tetapi juga menjaga stamina dan konsentrasi hingga pertandingan terakhir.

Target Berikutnya: Emas dan Rekor Baru

Dengan 33 kemenangan berturut-turut, 10 gelar sepanjang 2026, serta rekor musim 49-1, An Se-young datang ke Jepang dengan status salah satu favorit terkuat untuk meraih emas. Jika mampu mempertahankan performanya, ia berpeluang memperpanjang rentetan kemenangan sekaligus mempertahankan gelar Asian Games.

Bagi Korea Selatan, keberhasilan An juga akan menjadi salah satu kunci untuk mengembalikan kejayaan bulu tangkis mereka di pentas Asia. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah An Se-young mampu menjadi juara, melainkan siapa yang mampu menghentikan pemain nomor satu dunia tersebut setelah 33 kemenangan beruntun? Jawabannya akan ditentukan di lapangan ketika persaingan bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimulai.

Posting Komentar untuk " An Se Young Bawa Modal 33 Kemenangan Beruntun ke Asian Games"