Menhub Ganti Dirjen Hubla M Masyhud, Lollan Panjaitan Jadi Plt

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan pergantian pimpinan di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Muhammad Masyhud diganti, sementara posisi tersebut untuk sementara diisi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Sesditjen Hubla) Lollan Andy Sutomo Panjaitan sebagai pelaksana tugas (Plt).

Kemenhub menyebut pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi. Pemerintah juga menekankan penguatan kepemimpinan, pengawasan, serta keselamatan pelayaran sebagai bagian dari perhatian dalam perubahan tersebut.

Masyhud Diganti, Lollan Panjaitan Jadi Plt

Kabar pergantian Dirjen Hubla dikonfirmasi Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub, Farida Makhmudah, pada Jumat (18/9/2026). Farida mengatakan posisi Dirjen Perhubungan Laut kini diisi oleh Lollan Panjaitan sebagai Plt. Sebelumnya, Lollan menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

"Benar dan saat ini sudah ditunjuk Plt Dirjen Perhubungan Laut, Bapak Lollan Panjaitan," kata Farida, seperti dikutip dari pemberitaan Koran Jakarta. Data struktur pejabat Ditjen Perhubungan Laut juga mencatat Lollan Andy Sutomo Panjaitan sebagai Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, sedangkan Muhammad Masyhud sebelumnya tercatat sebagai Dirjen Hubla.

Dengan penunjukan tersebut, Lollan untuk sementara mengambil alih tanggung jawab pimpinan tertinggi di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Alasan Pergantian Disebut sebagai Evaluasi dan Penyegaran

Kemenhub menyatakan pergantian Masyhud tidak terlepas dari kebutuhan evaluasi internal dan penyegaran manajerial. Menurut Farida, perubahan kepemimpinan merupakan bagian dari langkah organisasi untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, terutama berkaitan dengan keselamatan serta pengawasan pelayaran.

"Pergantian pimpinan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut merupakan hal normal dan bagian dari evaluasi dan penyegaran manajerial," ujar Farida. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menyebut pergantian Dirjen Hubla sebagai bagian dari evaluasi internal Kemenhub.

Kemenhub Tegaskan Bukan Hanya Dirjen Hubla yang Berganti

Pergantian pimpinan tidak hanya terjadi di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Pada waktu yang sama, Kemenhub juga melakukan pergantian di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP).

Farida menjelaskan, perubahan di BPSDMP dilakukan karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, Kemenhub menunjuk pejabat pelaksana tugas. Kemenhub dengan demikian menggambarkan perubahan tersebut sebagai bagian dari penataan organisasi, bukan hanya perubahan pada satu posisi eselon I.

Keselamatan Pelayaran Jadi Perhatian

Salah satu aspek yang ditekankan Kemenhub setelah pergantian tersebut adalah keselamatan transportasi laut. Farida mengatakan penguatan kepemimpinan dan sistem pengawasan diperlukan untuk memastikan jajaran Ditjen Hubla memiliki fokus yang sama dalam meningkatkan keselamatan pelayaran.

Pembenahan yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan aturan dan administrasi, tetapi juga pengawasan operasional di lapangan.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain:

  • kepatuhan terhadap standar keselamatan;
  • kelaiklautan kapal;
  • pengawasan muatan dan penumpang;
  • pelaksanaan prosedur sebelum kapal berlayar;
  • pengawasan operasional di lapangan; serta
  • efektivitas sistem pengawasan pelayaran.

"Keselamatan adalah prioritas utama," kata Farida.

Pergantian Berlangsung di Tengah Penanganan Kecelakaan Kapal

Pergantian Dirjen Hubla ini juga berlangsung ketika sektor transportasi laut tengah mendapat perhatian menyusul sejumlah kecelakaan kapal. Salah satu peristiwa yang sedang dalam penanganan pemerintah adalah kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026. Operasi pencarian dan penyelamatan korban masih menjadi salah satu pekerjaan penting yang dilakukan aparat dan pemangku kepentingan terkait.

Namun, penting dicatat bahwa Kemenhub menyatakan pergantian Dirjen Hubla bukan disebabkan oleh rentetan kecelakaan kapal. Bisnis.com melaporkan Farida menegaskan perubahan tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi, bukan sebagai akibat langsung dari rangkaian kecelakaan kapal.

Karena itu, pergantian pejabat dan proses penanganan kecelakaan kapal merupakan dua hal yang perlu dibedakan.

Lollan Panjaitan Punya Pengalaman di Ditjen Hubla

Penunjukan Lollan Panjaitan sebagai Plt juga berarti pimpinan sementara Ditjen Hubla berasal dari lingkungan internal direktorat tersebut. Sebelum ditunjuk sebagai Plt Dirjen Hubla, Lollan menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Posisi tersebut menempatkannya dalam struktur pimpinan Ditjen Hubla dan berkaitan dengan koordinasi administrasi serta pelaksanaan tugas organisasi.

Dengan pengalaman tersebut, Lollan akan menjalankan tugas kepemimpinan Ditjen Hubla selama posisi definitif Dirjen Perhubungan Laut belum diisi.

Tugas Besar Plt Dirjen Hubla

Sebagai Plt, Lollan menghadapi sejumlah agenda strategis di sektor transportasi laut. Ditjen Hubla memiliki lingkup tugas yang luas, mulai dari lalu lintas dan angkutan laut, kepelabuhanan, kenavigasian, perkapalan dan kepelautan, hingga pengawasan laut dan pelayaran.

Struktur Ditjen Hubla saat ini juga mencakup Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktorat Kepelabuhanan, Direktorat Kenavigasian, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, serta Direktorat Pengawasan Laut dan Pelayaran. Artinya, kepemimpinan sementara tersebut tetap memiliki cakupan tanggung jawab yang luas terhadap penyelenggaraan transportasi laut nasional.

Pengawasan Kapal Menjadi Salah Satu Fokus

Salah satu pekerjaan penting Ditjen Hubla adalah memastikan kapal yang beroperasi memenuhi ketentuan keselamatan dan kelaiklautan. Kemenhub menyebut pengawasan tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Pengawasan di lapangan, kepatuhan terhadap standar keselamatan, pengawasan muatan dan penumpang, serta prosedur sebelum kapal berlayar juga perlu diperkuat.

Hal tersebut menjadi penting karena transportasi laut merupakan salah satu tulang punggung konektivitas Indonesia sebagai negara kepulauan. Kapal penumpang, kapal barang, kapal penyeberangan, serta berbagai jenis angkutan laut lainnya melayani mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah.

Nasib Masyhud Setelah Pergantian

Hingga informasi terbaru pada Jumat (18/9/2026), pemberitaan mengenai pergantian tersebut berfokus pada penunjukan Lollan sebagai Plt dan alasan evaluasi serta penyegaran organisasi. Kemenhub belum dalam keterangan yang dikutip sumber-sumber tersebut merinci penugasan baru Muhammad Masyhud setelah tidak lagi menjabat sebagai Dirjen Hubla.

Dengan demikian, informasi mengenai posisi atau penugasan Masyhud selanjutnya masih perlu menunggu keterangan resmi lebih lanjut.

Bukan Berarti Jabatan Definitif Sudah Berubah

Penunjukan Lollan sebagai Plt juga berbeda dengan pengangkatan pejabat definitif. Status pelaksana tugas berarti Lollan menjalankan fungsi kepemimpinan Ditjen Hubla untuk memastikan kegiatan organisasi tetap berjalan selama posisi tersebut belum diisi pejabat definitif. Pergantian ini karena itu belum dapat dimaknai sebagai penetapan Lollan sebagai Dirjen Hubla definitif.

Kemenhub Ingin Perkuat Organisasi

Kemenhub menyatakan penyegaran kepemimpinan diharapkan dapat memperkuat organisasi dan mempercepat pelaksanaan tugas. Fokus yang disampaikan pemerintah mencakup peningkatan keselamatan pelayaran, penguatan pengawasan, serta pembenahan aspek regulasi, administrasi dan operasional.

Di tengah luasnya wilayah perairan Indonesia dan tingginya aktivitas pelayaran, fungsi Ditjen Hubla memiliki peran penting dalam menjaga agar kegiatan transportasi laut berlangsung sesuai standar. Dengan ditunjuknya Lollan Panjaitan sebagai Plt, seluruh tugas dan layanan Ditjen Hubla diharapkan tetap berjalan tanpa jeda. Sementara itu, proses evaluasi organisasi dan penentuan pejabat definitif selanjutnya menjadi bagian dari langkah lanjutan Kementerian Perhubungan.

Posting Komentar untuk " Menhub Ganti Dirjen Hubla M Masyhud, Lollan Panjaitan Jadi Plt"