Pramono: Tarif Khusus LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan tarif khusus untuk layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sebesar Rp8.000 per perjalanan selama delapan hari. Tarif promo tersebut diberlakukan setelah jalur LRT Jakarta Fase 1B resmi diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tarif Rp8.000 tersebut diberikan sebagai bagian dari masa sosialisasi kepada masyarakat. Dengan tarif khusus itu, warga diharapkan dapat mencoba sekaligus mengenal layanan LRT yang kini menghubungkan Kelapa Gading dengan Manggarai.

Tarif Rp8.000 Berlaku Selama Delapan Hari

Pramono menjelaskan tarif khusus Rp8.000 berlaku selama delapan hari terhitung sejak peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai pada 16 September 2026. Artinya, masyarakat mendapatkan kesempatan selama masa tersebut untuk mencoba perjalanan menggunakan jalur LRT yang menghubungkan kawasan Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, hingga Jakarta Selatan.

Kebijakan tarif khusus ini sebelumnya memang telah disiapkan Pemprov DKI. Sebelum peresmian, Pramono menyebut tarif Rp8 dipilih sebagai bagian dari semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Diresmikan

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai resmi diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 16 September 2026. Dalam rangkaian peresmian tersebut, Prabowo juga menjajal langsung perjalanan menggunakan LRT dari Stasiun Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai. Ia didampingi Pramono Anung dan sejumlah pelajar.

Peresmian ini menandai selesainya pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang memperpanjang layanan dari kawasan Velodrome hingga Manggarai. Dengan beroperasinya jalur tersebut, jaringan LRT Jakarta kini memiliki akses yang lebih dekat menuju salah satu simpul transportasi terbesar di Jakarta, yakni Stasiun Manggarai.

Mengapa Tarifnya Rp8.000?

Sebelumnya, Pramono menjelaskan bahwa angka Rp8 dipilih sebagai bentuk perpanjangan semangat HUT Kemerdekaan RI. Pada tahap uji coba sebelum peresmian, Pemprov DKI juga telah menetapkan tarif khusus Rp8 untuk masyarakat. Saat itu, tarif tersebut diberlakukan agar warga dapat mencoba layanan baru sekaligus membantu proses sosialisasi kepada masyarakat. Kebijakan tersebut juga menjadi cara untuk memperkenalkan jalur baru LRT kepada calon pengguna sebelum tarif reguler diberlakukan.

Target Penumpang LRT Meningkat

Pramono sebelumnya menyampaikan harapan agar jumlah pengguna LRT meningkat setelah rute Kelapa Gading-Manggarai beroperasi penuh. Ia bahkan memperkirakan jumlah pengguna harian dapat mencapai sekitar 40.000 pelanggan baru selama masa sosialisasi tarif khusus. Perkiraan tersebut disampaikan ketika Pemprov DKI masih mempersiapkan pengoperasian jalur baru.

Dengan tarif promosi dan koneksi langsung ke Manggarai, pemerintah berharap masyarakat memiliki alternatif perjalanan selain kendaraan pribadi.

Hubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai

Rute baru ini memiliki arti penting bagi jaringan transportasi publik Jakarta karena menghubungkan kawasan Kelapa Gading dengan Manggarai. Manggarai merupakan salah satu kawasan yang memiliki simpul transportasi penting. Dari kawasan tersebut, pengguna dapat melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain, termasuk layanan kereta api dan transportasi umum perkotaan.

Integrasi tersebut diharapkan membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah karena pengguna tidak harus sepenuhnya mengandalkan kendaraan pribadi.

Bagian dari Upaya Mengurangi Kemacetan

Pengembangan transportasi massal menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi persoalan kemacetan. LRT Jakarta dirancang untuk melayani kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Dengan tersedianya alternatif perjalanan berbasis rel, masyarakat diharapkan memiliki pilihan selain menggunakan mobil dan sepeda motor.

Pemprov DKI sebelumnya juga menyebut keberadaan jalur LRT di kawasan Kelapa Gading, Velodrome, Pramuka, hingga Manggarai diharapkan membantu meningkatkan mobilitas warga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Tarif Reguler Setelah Masa Promo

Tarif Rp8.000 tersebut merupakan tarif khusus selama masa sosialisasi dan bukan tarif permanen. Sebelumnya, Pemprov DKI menyampaikan rencana tarif reguler LRT Jakarta setelah masa promosi. Pemerintah masih melakukan evaluasi mengenai besaran tarif yang dianggap sesuai dengan kemampuan masyarakat sekaligus mempertimbangkan beban subsidi pemerintah daerah.

Pramono sebelumnya menyebut ada pembahasan mengenai tarif sekitar Rp5.000 yang dapat diberlakukan untuk periode tertentu setelah masa sosialisasi. Namun, besaran dan mekanisme tarif reguler tetap bergantung pada kebijakan resmi Pemprov DKI.

Masyarakat Bisa Manfaatkan Tarif Khusus

Dengan diberlakukannya tarif Rp8.000 selama delapan hari, masyarakat Jakarta dan sekitarnya kini memiliki kesempatan untuk mencoba langsung perjalanan LRT Kelapa Gading-Manggarai. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi masa pengenalan bagi masyarakat terhadap jalur baru yang telah lama dipersiapkan.

Peresmian oleh Presiden Prabowo dan perjalanan perdana bersama Pramono menjadi penanda dimulainya babak baru pengoperasian LRT Jakarta. Bagi pengguna transportasi umum, kehadiran jalur hingga Manggarai memperluas pilihan perjalanan di Jakarta. Sementara bagi pemerintah daerah, periode tarif khusus delapan hari tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan layanan baru sekaligus mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik.

Posting Komentar untuk "Pramono: Tarif Khusus LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari"