Trump Bagikan Peta, New Mexico Diubah Jadi 'New America'

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat heboh setelah membagikan sebuah peta yang memperlihatkan nama negara bagian New Mexico diubah menjadi “New America”.

Trump mengunggah gambar tersebut melalui platform Truth Social pada Minggu, 6 September 2026. Dalam peta yang dibagikan, kata “Mexico” pada nama New Mexico dicoret dan diganti dengan kata “America”, sehingga terlihat seolah-olah negara bagian tersebut telah berganti nama menjadi New America.

Unggahan tersebut langsung memicu perhatian publik karena muncul hanya beberapa hari setelah Trump mengeluarkan kebijakan yang mengubah nama Lake Ontario menjadi Lake America.

Namun, hingga Senin, 7 September 2026, tidak ada proses resmi yang menunjukkan bahwa nama New Mexico telah diganti menjadi New America. Gedung Putih juga belum mengumumkan adanya prosedur formal untuk mengubah nama negara bagian tersebut.

Trump Sebut Banyak Orang Mengusulkan Nama Baru

Dalam unggahan lanjutan, Trump tampak memberikan sinyal bahwa perubahan nama New Mexico merupakan sesuatu yang ia pertimbangkan.

Trump menyebut banyak orang mengusulkan agar nama New Mexico diganti menjadi New America. Ia juga memberikan komentar bernada politik mengenai negara bagian tersebut. Pernyataan itu kemudian memicu reaksi keras dari sejumlah pejabat dan politisi New Mexico.

Trump menilai nama “New America” akan terdengar lebih bergengsi dan lebih indah. Namun, sampai saat ini tidak terdapat pengumuman resmi bahwa pemerintah federal telah mengambil langkah hukum untuk mengubah nama negara bagian tersebut.

Bukan Pertama Kali Trump Mengubah Nama Geografis

Gagasan mengenai “New America” menjadi perhatian karena Trump sebelumnya memang telah mendorong sejumlah perubahan nama geografis di Amerika Serikat. Pada awal masa jabatan keduanya, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mendorong penggunaan nama Gulf of America sebagai pengganti Gulf of Mexico untuk kepentingan federal Amerika Serikat.

Trump kemudian pada 2026 kembali mendorong perubahan nama Lake Ontario menjadi Lake America. Pada 27 Agustus 2026, ia menandatangani perintah eksekutif terkait perubahan nama tersebut dalam penggunaan pemerintah federal.

Serangkaian perubahan nama tersebut menjadi bagian dari agenda simbolik Trump yang menekankan identitas nasional Amerika Serikat. Karena itu, ketika Trump mengunggah peta New Mexico dengan nama “New America”, unggahan tersebut segera dipandang sebagai kelanjutan dari pola tersebut.

New Mexico Belum Resmi Berganti Nama

Meski gambar yang dibagikan Trump terlihat seperti peta resmi, statusnya tidak sama dengan perubahan hukum nama sebuah negara bagian. New Mexico tetap merupakan nama resmi negara bagian tersebut.

Laporan pemeriksaan fakta juga menegaskan bahwa klaim sebelumnya mengenai Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk mengganti nama New Mexico menjadi New America adalah tidak benar. Rumor tersebut sebelumnya berasal dari unggahan akun media sosial satir yang kemudian menyebar dan dianggap sebagai berita sungguhan oleh sebagian pengguna internet.

Unggahan Trump pada 6 September kemudian membuat isu tersebut kembali menjadi perhatian, tetapi tidak mengubah status hukum New Mexico.

Gubernur New Mexico Tolak Usulan Trump

Gubernur New Mexico Michelle Lujan Grisham termasuk pihak yang langsung menanggapi unggahan Trump. Ia menolak gagasan tersebut dan menegaskan bahwa nama New Mexico memiliki sejarah panjang serta tidak semestinya diubah hanya berdasarkan keinginan politik pemerintah federal.

Sejumlah anggota parlemen dari New Mexico juga menyampaikan penolakan. Anggota DPR AS Melanie Stansbury merespons dengan penolakan keras, sementara anggota DPR Gabe Vasquez mengatakan Trump tidak berhak menghapus nama, sejarah, dan identitas budaya New Mexico.

Penolakan tersebut memperlihatkan bahwa isu perubahan nama bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi berkaitan dengan identitas sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Nama New Mexico Memiliki Sejarah Panjang

Nama New Mexico tidak muncul pada era modern Amerika Serikat. Nama tersebut memiliki akar sejarah yang jauh lebih tua dan berkaitan dengan penggunaan istilah Nuevo México oleh penjelajah dan pemerintahan Spanyol.

New Mexico kemudian menjadi negara bagian Amerika Serikat pada 1912. Karena itu, nama New Mexico telah menjadi bagian dari identitas wilayah tersebut selama berabad-abad, bahkan sebelum negara Amerika Serikat berdiri.

Bagi masyarakat setempat, nama tersebut tidak hanya menunjukkan lokasi geografis, tetapi juga mencerminkan sejarah Spanyol, Meksiko, penduduk asli Amerika, serta perkembangan masyarakat New Mexico hingga menjadi bagian dari Amerika Serikat.

New Mexico Negara Bagian dengan Identitas Multikultural

New Mexico memiliki karakter budaya yang berbeda dibandingkan banyak negara bagian lain di Amerika Serikat. Wilayah tersebut memiliki sejarah panjang yang melibatkan komunitas penduduk asli Amerika, Spanyol, Meksiko dan Amerika Serikat.

Pengaruh tersebut terlihat dalam bahasa, makanan, seni, arsitektur, tradisi hingga nama-nama tempat. Karena itu, upaya menghapus kata “Mexico” dari nama negara bagian dapat dipandang sebagai isu yang lebih besar daripada sekadar perubahan tulisan di peta.

Bagi pihak yang menolak gagasan tersebut, nama New Mexico merupakan bagian dari identitas yang telah terbentuk selama beberapa generasi.

Muncul Setelah Lake Ontario Menjadi Lake America

Waktu munculnya unggahan “New America” juga menjadi sorotan. Trump baru saja melakukan perubahan nama Lake Ontario menjadi Lake America, sebuah kebijakan yang memicu kontroversi dengan Kanada. Lake Ontario merupakan salah satu Great Lakes yang menjadi bagian dari perbatasan Amerika Serikat dan Kanada.

Perubahan nama tersebut mendapatkan penolakan dari sejumlah pihak di Kanada. Bahkan, respons masyarakat Amerika sendiri terhadap kebijakan itu tidak sepenuhnya positif. Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos pada awal September menunjukkan sekitar 63 persen warga Amerika menentang perubahan nama Lake Ontario menjadi Lake America, sementara sekitar 14 persen menyatakan mendukung.

Google dan Apple Ikuti Perubahan Nama Lake America

Kontroversi mengenai perubahan nama juga merambah perusahaan teknologi. Google Maps dan Apple Maps telah menyesuaikan tampilan nama Lake Ontario menjadi Lake America bagi pengguna di Amerika Serikat setelah perubahan tersebut masuk ke sistem nama geografis pemerintah federal.

Namun, tampilan nama dapat berbeda berdasarkan lokasi pengguna. Pengguna di Kanada masih dapat melihat Lake Ontario, sementara pengguna internasional dapat memperoleh kedua nama tersebut.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa perubahan nama geografis oleh pemerintah Amerika Serikat dapat memengaruhi berbagai layanan digital, meskipun penerimaan terhadap nama tersebut tidak selalu seragam secara internasional.

Apakah New Mexico Bisa Benar-Benar Diganti?

Untuk saat ini, belum ada indikasi bahwa perubahan nama New Mexico menuju New America telah memasuki proses resmi. Mengubah nama sebuah negara bagian bukan sekadar mengganti label pada peta pemerintah federal. Perubahan tersebut akan memiliki konsekuensi hukum, administratif, konstitusional, dan politik yang jauh lebih besar.

Karena itu, unggahan Trump sebaiknya dipahami sebagai usulan, sindiran politik, atau gagasan yang sedang dilempar ke publik, bukan sebagai pengumuman bahwa nama negara bagian telah resmi berubah.

Tidak ada pengumuman resmi dari Gedung Putih mengenai perintah eksekutif yang mengganti New Mexico menjadi New America hingga 7 September 2026.

Muncul di Tengah Rentetan Unggahan Trump

Unggahan mengenai New America juga muncul dalam rangkaian aktivitas Trump di media sosial yang cukup ramai. Dalam periode yang sama, Trump membagikan berbagai gambar dan pernyataan kontroversial mengenai Amerika Serikat, politik domestik, serta isu internasional.

Ia bahkan membagikan unggahan mengenai Bulan dengan pernyataan yang menyiratkan klaim kepemilikan Amerika Serikat atas satelit alami Bumi tersebut.

Rangkaian unggahan tersebut membuat perhatian publik tertuju bukan hanya pada substansi kebijakan, tetapi juga pada cara Trump menggunakan media sosial untuk menyampaikan gagasan politik dan simbol nasional.

New Mexico Tetap New Mexico untuk Saat Ini

Untuk saat ini, New Mexico masih bernama New Mexico. Peta yang dibagikan Trump memang memperlihatkan nama “New America”, tetapi tidak sama dengan keputusan hukum yang mengubah nama negara bagian.

Usulan tersebut juga telah mendapat penolakan dari sejumlah pejabat New Mexico yang menilai nama negara bagian merupakan bagian dari sejarah dan identitas masyarakat. Jika Trump benar-benar ingin mengubah nama New Mexico secara resmi, diperlukan proses pemerintahan dan hukum yang jauh lebih kompleks daripada sekadar mengubah tulisan pada sebuah gambar peta.

Dengan demikian, hingga 7 September 2026, “New America” masih merupakan gagasan yang dilontarkan Trump melalui media sosial, bukan nama resmi negara bagian tersebut.

Kontroversi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana perubahan nama geografis menjadi bagian dari pertarungan simbolik mengenai identitas, sejarah dan nasionalisme Amerika Serikat pada era pemerintahan Trump.

Posting Komentar untuk " Trump Bagikan Peta, New Mexico Diubah Jadi 'New America'"