Maresca Ingin Man City Cepat Lupakan Community Shield

CARDIFF — Enzo Maresca meminta Manchester City segera mengalihkan perhatian dari kekalahan telak di Community Shield dan mulai fokus menghadapi musim baru Premier League. Maresca menilai kekalahan 0-3 dari Arsenal harus dianalisis untuk memperbaiki kesalahan, tetapi tidak boleh terus dibawa ke pertandingan berikutnya.

Manchester City mengawali era baru bersama Maresca dengan hasil mengecewakan. Dalam pertandingan Community Shield di Principality Stadium, Cardiff, Minggu (16/8/2026), City takluk 0-3 dari Arsenal melalui gol Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard.

Bagi Maresca, pertandingan tersebut memang memberikan sejumlah pelajaran penting. Namun, ia tidak ingin timnya terlalu lama larut dalam hasil negatif karena pertandingan pertama Premier League sudah menanti.

Maresca Minta City Segera Move On

Maresca mengakui kekalahan dari Arsenal perlu dievaluasi. Menurutnya, City harus mempelajari kesalahan yang terjadi sebelum mengalihkan fokus sepenuhnya ke kompetisi liga.

"Kami akan menganalisis pertandingan, kesalahan yang kami lakukan, dan mencoba memperbaikinya. Kemudian mulai Selasa, kami akan fokus pada pertandingan Bournemouth," ujar Maresca dalam wawancara seusai pertandingan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pelatih asal Italia itu tidak ingin Community Shield menjadi beban psikologis bagi para pemainnya. Setelah evaluasi dilakukan, perhatian City akan diarahkan kepada persiapan menghadapi Bournemouth.

Maresca bahkan menyebut pekan berikutnya sebagai awal dari rutinitas normal tim menjelang kompetisi. "Mulai sekarang kami menjalani pekan normal, kemudian dalam dua pekan akan dimulai periode ketika kami bermain setiap tiga hari," kata Maresca.

Kekalahan Telak di Laga Perdana

Community Shield menjadi pertandingan kompetitif pertama Maresca sebagai manajer Manchester City setelah menggantikan Pep Guardiola. Namun, laga perdana itu berjalan buruk bagi City. Arsenal sudah mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan sekitar 24 detik melalui Calafiori. Gol cepat tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat City harus bermain dalam tekanan sejak awal.

City sebenarnya sempat mendapatkan beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan. Maresca menilai timnya memberikan respons yang cukup baik setelah kebobolan gol pertama. Namun, peluang-peluang tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Arsenal kemudian menggandakan keunggulan melalui Havertz pada menit ke-28.

Situasi semakin sulit bagi City setelah Odegaard mencetak gol ketiga pada awal babak kedua. Arsenal akhirnya menang 3-0 dan mengangkat trofi Community Shield.

Maresca Soroti Gol Cepat Arsenal

Salah satu hal yang paling disoroti Maresca adalah gol pembuka Arsenal. Menurutnya, kebobolan hanya beberapa detik setelah kick-off memberikan pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan. "Salah satu bagian besar dari pertandingan adalah gol pertama yang kami kebobolan," ujar Maresca. Ia menilai City sebenarnya mampu merespons dengan baik sebelum gol kedua Arsenal tercipta.

Maresca menyebut City memiliki sekitar tiga atau empat peluang untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan sebelum Arsenal memperlebar keunggulan.

Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut menjadi titik penting dalam pertandingan. Setelah Arsenal mencetak gol kedua, City semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.

Era Baru Setelah Pep Guardiola

Kekalahan ini datang pada awal periode yang sangat berbeda bagi Manchester City. Maresca ditunjuk sebagai pengganti Guardiola pada Juni 2026. Ia menandatangani kontrak tiga tahun dan kembali ke klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier kepelatihannya. Sebelumnya, Maresca pernah bekerja di tim muda City dan menjadi bagian dari staf Guardiola.

Tantangan Maresca sangat besar. Guardiola meninggalkan City setelah satu dekade penuh kesuksesan dan mengoleksi 20 trofi bersama klub tersebut. Karena itu, Community Shield menjadi ujian awal bagi Maresca untuk mulai membangun identitas baru City.

Kekalahan 0-3 tentu bukan hasil yang diharapkan. Namun, Maresca tampaknya memahami bahwa proses membangun kembali tim membutuhkan waktu.

City Harus Bersiap Menghadapi Bournemouth

Setelah Community Shield, target terdekat Manchester City adalah pertandingan pembuka Premier League 2026/27. City akan menghadapi Bournemouth di Etihad Stadium pada Minggu, 23 Agustus 2026. Pertandingan tersebut akan menjadi laga liga pertama Maresca sebagai manajer City.

Berbeda dengan Community Shield yang hanya menjadi pertandingan pembuka musim, laga Premier League memiliki konsekuensi terhadap perjalanan City sepanjang musim. Karena itu, Maresca ingin timnya memanfaatkan waktu satu pekan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki berbagai persoalan yang terlihat ketika menghadapi Arsenal.

Fokus utama bukan lagi trofi yang gagal diraih, melainkan bagaimana City memulai kompetisi liga dengan hasil positif.

Banyak Hal yang Harus Diperbaiki

Kekalahan dari Arsenal memperlihatkan sejumlah pekerjaan rumah bagi Maresca. City harus memperbaiki respons ketika tertinggal, meningkatkan efektivitas di depan gawang, serta mengurangi kesalahan yang memungkinkan lawan mencetak gol dengan cepat.

Di sisi lain, Maresca juga membutuhkan waktu untuk menerapkan pendekatan taktiknya kepada skuad City. Perubahan tersebut menjadi semakin menarik karena City memasuki musim pertamanya tanpa Guardiola dalam satu dekade. Maresca sebelumnya mengatakan bahwa dirinya ingin meneruskan standar tinggi yang telah dibangun klub, tetapi juga memahami kebutuhan untuk beradaptasi dan berkembang.

Community Shield menjadi kesempatan pertama untuk melihat bagaimana gagasan tersebut diterapkan dalam pertandingan kompetitif.

Rekrutan Baru Juga Jadi Sorotan

City memasuki musim baru dengan sejumlah perubahan dalam skuad. Salah satu rekrutan paling mencolok adalah gelandang Elliot Anderson yang didatangkan dari Nottingham Forest dengan nilai transfer yang dilaporkan bisa mencapai £116 juta.

Anderson menjalani persiapan pertamanya bersama Maresca menjelang Community Shield dan mengaku terkesan dengan perhatian sang pelatih terhadap detail permainan. Kehadiran pemain-pemain baru diharapkan membantu City memasuki fase baru setelah era Guardiola.

Namun, proses adaptasi tentu tidak bisa berlangsung dalam satu pertandingan. Maresca harus menemukan kombinasi terbaik antara pemain lama dan rekrutan anyar sebelum City menjalani jadwal padat.

Community Shield Bukan Penentu Musim City

Kekalahan 0-3 dari Arsenal memang memberikan pukulan awal, tetapi hasil Community Shield tidak menentukan siapa yang akan menjadi juara Premier League.

Maresca tampaknya memahami hal tersebut. Ia memilih mengambil pelajaran dari pertandingan, kemudian mengalihkan perhatian ke kompetisi yang lebih panjang.

Bahkan sebelum pertandingan melawan Arsenal, Maresca sudah menghadapi ekspektasi besar untuk membawa City kembali bersaing di papan atas setelah mereka finis di posisi kedua Premier League musim lalu. Arsenal, yang menjadi lawan City di Community Shield, merupakan juara liga musim sebelumnya.

Artinya, pertandingan pembuka Premier League akan menjadi kesempatan pertama bagi Maresca untuk memberikan respons di kompetisi yang benar-benar menentukan.

Mampukah Maresca Memberikan Respons?

Kekalahan dari Arsenal membuat awal era Maresca terlihat tidak ideal. Namun, justru respons setelah kekalahan tersebut yang akan menjadi perhatian. Maresca sudah menegaskan bahwa City akan menganalisis kesalahan, memperbaikinya, lalu fokus kepada Bournemouth mulai sesi latihan berikutnya.

Pesan tersebut juga memperlihatkan pendekatan Maresca: kekalahan harus menjadi bahan evaluasi, bukan alasan untuk kehilangan fokus. Manchester City kini memiliki waktu satu pekan untuk mempersiapkan pertandingan liga. Jika mampu meraih kemenangan atas Bournemouth, hasil buruk di Community Shield bisa segera terlupakan.

Sebaliknya, apabila masalah yang sama kembali terlihat, tekanan terhadap Maresca tentu akan meningkat lebih cepat.

Jadwal Terdekat Manchester City

  • 16 Agustus 2026: Arsenal 3-0 Manchester City — Community Shield.

  • 23 Agustus 2026: Manchester City vs Bournemouth — Premier League.

  • Setelahnya: City akan memasuki periode dengan jadwal pertandingan yang semakin padat.

Dengan demikian, pesan Maresca cukup jelas: Community Shield sudah selesai. Kini Manchester City harus segera melihat ke depan. Kekalahan dari Arsenal harus dijadikan bahan pembelajaran sebelum fokus penuh diarahkan kepada target utama musim 2026/27, terutama Premier League.

Bagi Maresca, pertandingan melawan Bournemouth akan menjadi kesempatan pertama untuk menunjukkan bahwa kekalahan telak dari Arsenal hanyalah sebuah langkah awal dalam proses panjang membangun kembali Manchester City.

Posting Komentar untuk "Maresca Ingin Man City Cepat Lupakan Community Shield"