Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela Palestina
Jakarta – Sejumlah musisi dan penyanyi dari berbagai negara terus menyuarakan dukungan terhadap Palestina melalui lagu, konser, aksi kemanusiaan, hingga pernyataan publik. Dukungan tersebut muncul dalam beragam bentuk, mulai dari menyerukan kebebasan Palestina dan bantuan bagi warga sipil hingga berpartisipasi dalam proyek musik bertema solidaritas.
Perkembangan terbaru kembali menyoroti sikap para musisi terhadap isu Palestina setelah rapper Amerika Serikat Macklemore dikeluarkan dari rangkaian tur Amerika Serikat Ed Sheeran menyusul pernyataannya mengenai Palestina. Sejumlah musisi yang menjadi pengisi pembuka tur tersebut kemudian menyatakan mundur sebagai bentuk solidaritas.
Berikut sejumlah musisi dan penyanyi yang tercatat pernah menyampaikan dukungan terbuka terhadap Palestina.
1. Macklemore
Nama Macklemore kembali menjadi sorotan setelah ia menyampaikan seruan "Free Palestine" dalam konser di MetLife Stadium, New Jersey, pada awal September 2026. Rapper bernama asli Ben Haggerty tersebut juga mengkritik kebijakan pemerintah Israel terkait Gaza dan Tepi Barat. Setelah itu, ia dikeluarkan dari sisa rangkaian tur Amerika Serikat Ed Sheeran.
Macklemore kemudian mengumumkan donasi sebesar US$1 juta untuk bantuan Palestina. Keputusan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah figur publik, sementara pernyataannya juga menuai kritik dari pihak lain.
2. Finneas
Penyanyi dan produser Finneas O'Connell juga termasuk musisi yang secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Palestina. Finneas dijadwalkan tampil sebagai salah satu musisi pembuka tur Ed Sheeran di Amerika Serikat. Namun, setelah Macklemore dikeluarkan dari tur, Finneas memutuskan mundur.
Ia menyatakan bahwa seniman seharusnya tidak dibungkam ketika menyuarakan dukungan kepada kelompok yang tertindas. Finneas juga menyatakan secara terbuka bahwa dirinya berdiri bersama Palestina dan rakyat Palestina. Finneas sebelumnya bersama saudara perempuannya, Billie Eilish, juga pernah menunjukkan dukungan terhadap Palestina.
3. Billie Eilish
Penyanyi Billie Eilish termasuk nama besar dalam industri musik yang pernah menyatakan solidaritas terhadap Palestina. Eilish dan Finneas diketahui memiliki akar keluarga Irlandia. Keduanya sebelumnya telah menyampaikan sikap mengenai Palestina dan isu kemanusiaan.
Dukungan Eilish juga pernah terlihat melalui keterlibatannya dalam gerakan yang menyerukan penghentian kekerasan dan perlindungan terhadap warga sipil.
4. Dua Lipa
Dua Lipa juga beberapa kali menjadi sorotan karena pandangannya mengenai konflik Israel-Palestina. Penyanyi Inggris berdarah Albania tersebut pernah menyampaikan keprihatinan terhadap korban sipil dan berbicara mengenai pentingnya kemanusiaan di tengah konflik.
Namanya termasuk dalam daftar musisi internasional yang mendapat perhatian karena sikap publiknya mengenai Palestina.
5. Hozier
Penyanyi asal Irlandia Hozier juga dikenal menyampaikan dukungan terhadap Palestina. Dukungan tersebut muncul melalui aksi panggung dan sikap publiknya mengenai persoalan kemanusiaan. Hozier termasuk musisi internasional yang menggunakan popularitasnya untuk meningkatkan perhatian terhadap kondisi warga Palestina.
6. The Weeknd
The Weeknd, atau Abel Tesfaye, turut memberikan dukungan dalam bentuk kemanusiaan. Melalui XO Humanitarian Fund, ia sebelumnya memberikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza. Dukungan tersebut menempatkan The Weeknd di antara musisi internasional yang memberikan kontribusi nyata untuk bantuan kemanusiaan Palestina.
7. Coldplay
Band Inggris Coldplay juga pernah menunjukkan solidaritas terhadap Palestina melalui aktivitas dan pernyataan yang berkaitan dengan isu kemanusiaan. Coldplay termasuk dalam daftar musisi internasional yang disebut mendukung Palestina melalui aksi kemanusiaan dan penggunaan panggung musik untuk menyampaikan pesan solidaritas.
8. Roger Waters
Musisi dan mantan anggota Pink Floyd, Roger Waters, telah lama menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Waters dikenal aktif mengkritik kebijakan pemerintah Israel serta mendukung gerakan boikot terhadap Israel. Ia juga menjadi salah satu musisi senior yang secara konsisten menggunakan platform publiknya untuk membicarakan isu Palestina.
9. Lukas Graham
Band Denmark Lukas Graham menjadi salah satu nama terbaru yang mengambil sikap terkait isu Palestina. Lukas Graham dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat. Namun, band tersebut memutuskan mundur setelah Macklemore dikeluarkan dari tur.
Vokalis Lukas Forchhammer menyatakan bahwa warga sipil dan anak-anak yang menjadi korban perang harus dapat dibicarakan secara terbuka. Ia juga menekankan bahwa kekayaan seseorang seharusnya tidak menentukan siapa yang boleh berbicara mengenai penderitaan.
10. Aaron Rowe
Penyanyi asal Irlandia Aaron Rowe juga memutuskan keluar dari tur Ed Sheeran setelah kontroversi Macklemore. Rowe mengatakan keputusan tersebut tidak mudah karena Ed Sheeran merupakan sahabat dan sosok yang berperan penting dalam kariernya.
Namun, ia mengaitkan sikapnya dengan sejarah Irlandia mengenai kelaparan, pendudukan, dan kekerasan. Ia menyatakan tidak dapat melanjutkan tur seperti biasa ketika suara yang mendukung warga Palestina dianggap dibungkam.
11. Beoga
Band tradisional Irlandia Beoga, yang merupakan bagian dari band pengiring Ed Sheeran, juga mengumumkan mundur dari rangkaian tur Amerika Serikat. Beoga menyatakan dukungannya terhadap Macklemore dan menekankan pentingnya dialog untuk memperjuangkan kondisi masyarakat Palestina.
Keputusan tersebut menjadi perhatian karena Beoga telah bekerja bersama Ed Sheeran selama lebih dari satu dekade.
12. Bella Fawzi
Dukungan terhadap Palestina juga datang dari Indonesia. Salah satu nama yang cukup aktif adalah Bella Fawzi. Pada Juli 2026, Bella merilis lagu "Our Power" bersama sejumlah musisi Indonesia dan Malaysia. Lagu tersebut dibuat sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Bella berkolaborasi dengan Lala Karmela dalam penulisan lirik. Proyek tersebut juga melibatkan rapper Malaysia Kayda serta sejumlah musisi lain. Bella menjelaskan bahwa penggunaan bahasa Inggris dimaksudkan agar pesan lagu dapat menjangkau pendengar yang lebih luas di tingkat internasional.
13. Lala Karmela
Lala Karmela terlibat dalam penulisan lagu "Our Power" bersama Bella Fawzi. Karya tersebut menggunakan pendekatan pop-rock alternatif dengan elemen rap dan spoken word. Proyek lintas negara itu mempertemukan sejumlah musisi Indonesia dan Malaysia dalam satu karya yang membawa pesan solidaritas terhadap Palestina.
14. Cholil Mahmud
Vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, juga terlibat dalam proyek "Our Power". Keterlibatannya menjadi bagian dari kolaborasi musisi lintas negara yang dibangun Bella Fawzi untuk menyampaikan pesan solidaritas kepada Palestina melalui musik.
15. Noh Salleh
Musisi Malaysia Noh Salleh turut bergabung dalam proyek "Our Power". Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa dukungan melalui musik tidak hanya datang dari satu negara. Proyek Bella Fawzi mempertemukan musisi Indonesia dan Malaysia dalam satu lagu yang ditujukan untuk menjangkau audiens internasional.
16. Malique
Musisi Malaysia Malique bersama Zizi Kirana dan Yasin Sulaiman merilis lagu "Yang Tinggal" pada 2026. Lagu tersebut membawa pesan kemanusiaan bagi masyarakat sipil Palestina dan mengangkat tema kehilangan, harapan, serta keteguhan hati.
Proyek ini juga melibatkan paduan suara anak-anak pengungsi Suriah sehingga pesan kemanusiaannya diperkuat melalui suara anak-anak yang terdampak konflik.
17. Zizi Kirana
Zizi Kirana menjadi salah satu penyanyi Malaysia yang terlibat dalam "Yang Tinggal". Lagu tersebut dibuat sebagai karya yang mengangkat penderitaan korban perang sekaligus membawa pesan mengenai perdamaian dan kemanusiaan.
18. Yasin Sulaiman
Musisi Malaysia Yasin Sulaiman juga ikut mengisi lagu "Yang Tinggal". Kolaborasi Malique, Zizi Kirana, dan Yasin menjadi salah satu contoh bagaimana musisi kawasan Asia Tenggara menggunakan karya musik untuk menyampaikan solidaritas terhadap masyarakat Palestina.
Musik Menjadi Ruang untuk Menyuarakan Palestina
Dukungan para musisi terhadap Palestina tidak selalu berbentuk pernyataan politik. Sebagian menggunakan lagu sebagai media untuk membicarakan kemanusiaan, kehilangan, perdamaian, serta penderitaan warga sipil.
Gerakan musik yang berkaitan dengan Palestina juga mencakup musisi Palestina sendiri. Sejumlah inisiatif budaya internasional mencatat nama seperti 47SOUL, Kamilya Jubran, Maya Al Khaldi, Muqata'a, Julmud, Daboor, dan sejumlah musisi Palestina lainnya yang karya-karyanya berkaitan dengan pengalaman dan budaya Palestina. Hal tersebut menunjukkan bahwa musik bagi masyarakat Palestina tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana menjaga identitas, sejarah, dan ekspresi budaya.
Sikap Musisi Tidak Selalu Seragam
Penting dicatat bahwa tidak semua musisi yang berbicara mengenai Palestina memiliki pandangan yang sama mengenai konflik Israel-Palestina. Ada musisi yang menyerukan kemerdekaan Palestina, ada yang lebih menekankan bantuan kemanusiaan dan perlindungan warga sipil, sementara sebagian lainnya menyampaikan seruan perdamaian tanpa mengambil posisi terhadap seluruh persoalan politik yang diperdebatkan.
Perbedaan sikap tersebut terlihat dalam kontroversi terbaru seputar Macklemore. Keputusannya untuk menyuarakan "Free Palestine" mendapat dukungan dari sejumlah rekan musisi, tetapi juga menuai kritik dari figur publik lainnya. Karena itu, daftar musisi yang mendukung Palestina perlu dipahami berdasarkan pernyataan atau tindakan publik masing-masing, bukan sebagai tanda bahwa mereka memiliki pandangan yang identik mengenai seluruh aspek konflik.
Daftar Singkat Musisi yang Pernah Menyuarakan Dukungan
Berikut sejumlah nama yang telah diberitakan menyampaikan dukungan terhadap Palestina melalui pernyataan, karya, konser, atau kegiatan kemanusiaan:
- Macklemore
- Finneas
- Billie Eilish
- Dua Lipa
- Hozier
- The Weeknd
- Coldplay
- Roger Waters
- Lukas Graham
- Aaron Rowe
- Beoga
- Bella Fawzi
- Lala Karmela
- Cholil Mahmud
- Noh Salleh
- Malique
- Zizi Kirana
- Yasin Sulaiman
Daftar tersebut bukan daftar resmi atau lengkap. Sikap publik para seniman juga dapat berubah dan bentuk dukungan mereka berbeda-beda.
Kesimpulan
Dukungan terhadap Palestina di dunia musik terus muncul melalui berbagai bentuk, mulai dari pernyataan di atas panggung, penggalangan dana, pengunduran diri dari pertunjukan, hingga pembuatan lagu khusus.
Peristiwa terbaru yang melibatkan Macklemore, Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham menunjukkan bahwa isu Palestina masih menjadi persoalan yang dibicarakan secara terbuka di industri musik internasional.
Di Asia Tenggara, musisi seperti Bella Fawzi, Lala Karmela, Cholil Mahmud, Noh Salleh, Malique, Zizi Kirana, dan Yasin Sulaiman menggunakan karya musik untuk menyampaikan pesan solidaritas dan kemanusiaan bagi Palestina.
Dengan demikian, musik menjadi salah satu medium yang digunakan para seniman untuk menyampaikan kepedulian terhadap konflik dan dampaknya terhadap masyarakat sipil, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai kemanusiaan, perdamaian, dan hak-hak masyarakat Palestina.

Posting Komentar untuk " Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela Palestina"