Temui Wali Kota New York, Pramono Buka Obrolan soal Basket

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu dengan Wali Kota New York City, Zohran Kwame Mamdani, dalam rangkaian agenda Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 di New York, Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, percakapan keduanya sempat mencair ketika Pramono membuka obrolan mengenai olahraga basket dan mengungkapkan dirinya sebagai penggemar klub NBA, New York Knicks.

Momen tersebut dibagikan Pramono melalui akun media sosialnya pada Minggu (20/9/2026). Pertemuan Pramono dan Mamdani berlangsung di sela agenda U20 yang digelar di New York pada 19-21 September 2026.

Pramono Mengaku Penggemar New York Knicks

Dalam percakapan dengan Mamdani, Pramono secara langsung mengatakan bahwa dirinya merupakan penggemar New York Knicks. "Saya adalah New York Knicks fans," kata Pramono kepada Mamdani. Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons positif dari sang wali kota. "Oh sungguh? Selamat datang," jawab Mamdani.

Pramono kemudian menceritakan kegembiraannya ketika New York Knicks meraih gelar NBA 2026. Ia juga menyebut sejumlah pemain yang menjadi favoritnya. Pramono mengatakan Jalen Brunson, Josh Hart, dan Mikal Bridges merupakan pemain yang disukainya. Ia juga menyebut kecintaannya terhadap Knicks sudah berlangsung sejak era Patrick Ewing dan Carmelo Anthony.

Percakapan mengenai basket tersebut menjadi salah satu momen ringan di tengah rangkaian pembahasan mengenai berbagai persoalan kota besar dunia.

Pertemuan Berlangsung di Tengah Agenda U20

Kunjungan Pramono ke New York dilakukan untuk memenuhi undangan Mamdani sekaligus menghadiri U20 Mayors Summit 2026. Forum tersebut berlangsung pada 19-21 September 2026 dan mempertemukan pemimpin serta perwakilan kota-kota besar dunia. U20 merupakan kelompok keterlibatan G20 yang menjadi wadah bagi kota-kota besar untuk menyampaikan perspektif dan rekomendasi mengenai berbagai persoalan perkotaan.

Dalam agenda tersebut, isu yang dibahas tidak hanya berkaitan dengan olahraga. Para pemimpin kota membicarakan tantangan seperti keterjangkauan perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, dan kesempatan ekonomi. New York dan Los Angeles menjadi kota yang memimpin siklus U20 pada 2026.

Pramono dan Mamdani Dijadwalkan Bahas Kerja Sama Jakarta-New York

Selain pertemuan informal, Pramono dan Mamdani dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral untuk membahas peluang kerja sama antara Jakarta dan New York. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut beberapa sektor yang menjadi perhatian, antara lain transportasi publik, udara bersih, pengelolaan air, ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan.

Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim sebelumnya mengatakan kerja sama antarkota tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan Pramono bukan hanya berkaitan dengan kehadiran dalam forum internasional, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk bertukar pengalaman dengan salah satu kota metropolitan terbesar di dunia.

Olahraga Juga Masuk Agenda Kunjungan

Selain pembahasan mengenai persoalan perkotaan, agenda kunjungan Pramono ke New York juga mencakup bidang olahraga dan pariwisata. Pramono dijadwalkan menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan New York University (NYU). Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan industri olahraga dan pariwisata, termasuk aspek pemasaran, pengelolaan acara, pendidikan, dan kolaborasi internasional.

Kehadiran olahraga dalam agenda tersebut menjadi relevan dengan percakapan Pramono dan Mamdani mengenai NBA dan New York Knicks. Namun, percakapan mengenai Knicks antara keduanya merupakan bagian informal dari interaksi mereka, sementara agenda resmi kerja sama Jakarta-New York memiliki cakupan yang lebih luas.

Pramono Sebut Pemain Favoritnya

Dalam obrolan tersebut, Pramono menyebut beberapa pemain Knicks yang menjadi favoritnya. Jalen Brunson menjadi salah satu nama yang disebut. Selain Brunson, Pramono juga menyebut Josh Hart dan Mikal Bridges. Ia kemudian membawa pembicaraan ke masa lalu dengan menyebut Patrick Ewing dan Carmelo Anthony sebagai pemain yang membuatnya telah menjadi penggemar Knicks sejak lama.

Bagi New York, Knicks merupakan salah satu klub olahraga paling dikenal di kota tersebut dan bermain di Madison Square Garden. Karena itu, pengakuan Pramono sebagai penggemar Knicks menjadi topik percakapan yang mudah menghubungkan kedua pejabat tersebut di luar pembahasan formal mengenai pemerintahan kota.

Dari Basket ke Isu Perkotaan

Momen percakapan soal basket memperlihatkan sisi informal pertemuan Pramono dan Mamdani. Namun, agenda utama kunjungan tetap berkaitan dengan isu perkotaan dan kerja sama antarkota. Jakarta dan New York sama-sama menghadapi tantangan sebagai kota metropolitan dengan populasi besar dan kebutuhan pelayanan publik yang kompleks. Isu transportasi, kualitas lingkungan, pengelolaan sampah, air, ketahanan terhadap perubahan iklim, hingga harga pangan menjadi bagian dari agenda yang hendak dibicarakan.

Pertukaran pengalaman antar kota melalui forum U20 diharapkan dapat memberikan referensi bagi masing-masing pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan perkotaan.

Pramono Juga Dijadwalkan Ikut Forum Ketahanan Iklim

Dalam rangkaian kunjungan ke New York, Pramono juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam Heat Roundtable yang melibatkan C40 Cities, Harvard University's Salata Institute for Climate and Sustainability, serta Atlantic Council's Climate Resilience Center. Forum tersebut mempertemukan sejumlah pemimpin kota untuk membahas tantangan panas perkotaan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Topik tersebut memiliki kaitan dengan persoalan yang dihadapi banyak kota besar, termasuk peningkatan suhu, kualitas udara, kebutuhan ruang terbuka, serta perlindungan masyarakat dari dampak cuaca ekstrem.

Jakarta Bawa Agenda Kerja Sama ke New York

Kunjungan Pramono menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas kerja sama dengan kota-kota internasional. Pemprov DKI menyampaikan bahwa Jakarta ingin berkontribusi dalam forum U20 sekaligus mempelajari pengalaman kota lain yang dapat diterapkan dalam pelayanan publik di Jakarta.

Pertemuan dengan Mamdani juga membuka ruang untuk membahas kerja sama langsung antara kedua kota. Di tengah agenda tersebut, percakapan tentang New York Knicks menjadi momen ringan yang mempertemukan dua pejabat kota melalui ketertarikan yang sama terhadap basket.

Bukan Sekadar Obrolan Basket

Pertemuan Pramono dan Mamdani menunjukkan bahwa diplomasi antarkota tidak selalu berlangsung dalam suasana formal. Percakapan mengenai olahraga dapat menjadi bagian dari interaksi sebelum pembahasan mengenai isu yang lebih serius. Meski demikian, agenda utama kunjungan Pramono tetap berfokus pada forum U20 dan peluang kerja sama Jakarta-New York, terutama dalam bidang transportasi publik, lingkungan, air, pesisir, sampah, pangan, olahraga, dan pariwisata.

Sementara itu, pengakuan Pramono sebagai penggemar New York Knicks menjadi salah satu momen menarik dari pertemuannya dengan Mamdani. Ia bahkan menyebut sejumlah pemain favoritnya dan mengingat kembali era Patrick Ewing serta Carmelo Anthony sebagai bagian dari perjalanan dirinya menjadi penggemar klub tersebut.

Posting Komentar untuk " Temui Wali Kota New York, Pramono Buka Obrolan soal Basket"