Terkuak, Manusia Rp3.000 Triliun Ternyata Pakai HP Lipat Samsung

Jakarta – Salah satu orang terkaya di dunia ternyata memilih menggunakan smartphone lipat Samsung. Sosok tersebut adalah Jensen Huang, pendiri sekaligus CEO Nvidia, perusahaan semikonduktor yang menjadi salah satu pemain utama dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kekayaan Huang saat ini diperkirakan mencapai sekitar US$190 miliar atau setara Rp3.369 triliun, berdasarkan estimasi Forbes yang dikutip detikINET. Menariknya, di tengah pilihan smartphone premium yang tersedia di pasaran, Huang terlihat menggunakan Samsung Galaxy Z Fold 8, ponsel lipat flagship terbaru Samsung.

Penampakan tersebut terlihat ketika Huang menghadiri acara All-In Summit di Los Angeles. Dalam salah satu momen di atas panggung, ia bahkan membuka ponsel lipat tersebut ketika menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Jensen Huang Pakai Galaxy Z Fold 8

Jensen Huang terlihat menggunakan Galaxy Z Fold 8 ketika tampil di sebuah acara teknologi di Los Angeles. Saat itu, Huang menerima panggilan telepon dari Donald Trump yang membahas potensi risiko terkait perkembangan kecerdasan buatan. Huang kemudian membuka perangkatnya dan mengaktifkan mode speaker sehingga percakapan dapat terdengar oleh para peserta acara.

Karena ponsel tersebut terbuka di tangan Huang, perangkat yang digunakan sang CEO Nvidia dapat terlihat dengan jelas. Dari bentuk perangkat serta tampilan antarmukanya, smartphone tersebut diketahui merupakan Galaxy Z Fold 8. Momen tersebut menarik perhatian karena sebelumnya sempat muncul pertanyaan apakah Huang akan menggunakan iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple yang baru diperkenalkan. Namun, perangkat yang terlihat digunakan Huang justru merupakan produk Samsung.

Bukan Pertama Kali Huang Menggunakan HP Lipat Samsung

Galaxy Z Fold 8 ternyata bukan smartphone lipat Samsung pertama yang digunakan Jensen Huang. Sebelumnya, Huang juga terlihat menggunakan Galaxy Z Fold 7. Menurut laporan yang dikutip sejumlah media teknologi, perangkat tersebut disebut-sebut merupakan hadiah dari Jay Y. Lee, Chairman Samsung Electronics.

Kedekatan antara Samsung dan Nvidia sendiri bukan hal baru. Kedua perusahaan telah bekerja sama selama puluhan tahun, termasuk dalam pengembangan berbagai teknologi semikonduktor dan infrastruktur AI.

Nvidia membutuhkan komponen memori berperforma tinggi untuk mendukung kebutuhan komputasi AI, sementara Samsung merupakan salah satu produsen semikonduktor terbesar dunia. Karena itu, penggunaan smartphone Samsung oleh Huang juga menjadi menarik di tengah hubungan bisnis panjang kedua perusahaan.

Galaxy Z Fold 8 Jadi Pilihan CEO Nvidia

Galaxy Z Fold 8 merupakan bagian dari generasi terbaru smartphone lipat Samsung yang diluncurkan pada 2026. Perangkat tersebut hadir bersama jajaran Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Flip 8. Samsung memasarkan lini tersebut sebagai generasi terbaru perangkat layar lipat yang menggabungkan mobilitas smartphone dengan layar berukuran lebih besar.

Galaxy Z Fold 8 menggunakan desain yang memungkinkan perangkat dibuka seperti buku. Ketika dibuka, pengguna memperoleh layar berukuran besar yang lebih sesuai untuk aktivitas multitasking dibandingkan smartphone konvensional. Bagi pengguna profesional seperti Huang, desain semacam ini dapat memberikan ruang layar lebih luas ketika membaca dokumen, melakukan komunikasi, melihat data atau menjalankan beberapa aplikasi.

Samsung Terus Membuat HP Lipat Lebih Ringan

Teknologi smartphone lipat Samsung juga mengalami perkembangan cukup signifikan sejak Galaxy Fold generasi pertama diperkenalkan pada 2019. Samsung mencatat perangkat Fold generasi pertama memiliki bobot 276 gram. Setelah beberapa generasi, bobot tersebut terus ditekan.

Galaxy Z Fold5 memiliki bobot 253 gram, sedangkan Galaxy Z Fold6 turun menjadi 239 gram. Samsung kemudian melanjutkan pengembangan desain dengan fokus pada bobot, ketebalan, engsel, layar dan ketahanan perangkat. Perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana ponsel lipat yang awalnya identik dengan perangkat besar dan berat terus diarahkan menjadi lebih praktis digunakan sehari-hari.

HP yang Dipakai Miliarder Tidak Selalu yang Termahal

Penggunaan Galaxy Z Fold 8 oleh Huang juga memperlihatkan bahwa pilihan smartphone seseorang tidak selalu ditentukan oleh harga atau status perangkat. Dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai Rp3.369 triliun, Huang tentu memiliki akses ke hampir semua smartphone premium yang tersedia di pasar. Namun, ia justru terlihat menggunakan perangkat lipat Samsung.

Yang menjadi perhatian bukan sekadar harga perangkat tersebut, melainkan jenis teknologi yang dipilih oleh salah satu tokoh paling berpengaruh dalam industri AI dunia. Huang merupakan sosok penting di balik pertumbuhan Nvidia. Perusahaan tersebut memasok chip dan sistem komputasi yang banyak digunakan untuk menjalankan model AI serta berbagai aplikasi komputasi berperforma tinggi.

Mengapa Smartphone Lipat Menarik bagi Pengguna Profesional?

Smartphone lipat seperti Galaxy Z Fold 8 memiliki keunggulan utama pada ukuran layar ketika perangkat dibuka. Dalam kondisi tertutup, perangkat dapat digunakan seperti smartphone biasa. Ketika dibuka, layar yang lebih besar memungkinkan pengguna melakukan pekerjaan yang membutuhkan ruang visual lebih luas.

Beberapa penggunaan yang relevan antara lain:

  • Membaca dokumen dan laporan.
  • Melakukan multitasking.
  • Membuka dua aplikasi secara bersamaan.
  • Melakukan panggilan video sambil melihat dokumen.
  • Membaca email dengan tampilan lebih luas.
  • Melihat data atau presentasi ketika bepergian.

Karena itu, ponsel lipat tidak hanya diposisikan sebagai perangkat bergaya, tetapi juga sebagai perangkat produktivitas.

Samsung Sedang Menghadapi Persaingan Baru

Pilihan Huang terhadap Galaxy Z Fold 8 juga muncul ketika persaingan pasar smartphone lipat semakin ramai. Samsung selama bertahun-tahun menjadi salah satu pelopor utama smartphone lipat. Perusahaan mulai menjual perangkat foldable secara komersial sejak 2019 dan terus mengembangkan lini Galaxy Z.

Namun, pada 2026, persaingan menjadi semakin ketat setelah Apple memasuki segmen smartphone lipat dengan iPhone Duo. Kehadiran Apple membuat perhatian terhadap pasar ponsel lipat semakin besar. Samsung sendiri melaporkan penjualan smartphone lipat generasi terbarunya meningkat sekitar 30 persen secara volume dibandingkan tahun sebelumnya, menurut pernyataan eksekutif Samsung yang dikutip Fortune pada September 2026.

Jensen Huang dan Kedekatannya dengan Dunia Teknologi

Jensen Huang mendirikan Nvidia pada 1993 bersama Chris Malachowsky dan Curtis Priem. Dari perusahaan yang awalnya dikenal melalui teknologi grafis, Nvidia berkembang menjadi salah satu perusahaan paling penting dalam ekosistem komputasi AI. Lonjakan kebutuhan terhadap chip untuk AI membuat Nvidia menjadi pemain utama dalam industri teknologi global.

Kekayaan Huang pun meningkat seiring pertumbuhan nilai Nvidia. Estimasi Forbes yang dikutip detikINET menempatkan kekayaannya sekitar US$190 miliar atau Rp3.369 triliun. Angka tersebut merupakan estimasi kekayaan bersih dan dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham Nvidia serta aset lainnya.

Pernah Menggunakan Galaxy Z Fold 7

Sebelum terlihat menggunakan Galaxy Z Fold 8, Huang juga sempat menjadi perhatian ketika menggunakan Galaxy Z Fold 7. Laporan sebelumnya menyebut Huang mendapatkan Galaxy Z Fold 7 dari Chairman Samsung Electronics Jay Y. Lee. Hubungan tersebut cukup menarik karena Nvidia dan Samsung memiliki kerja sama bisnis yang panjang di sektor teknologi.

Belum ada kepastian publik mengenai apakah Galaxy Z Fold 8 yang digunakan Huang merupakan perangkat yang diberikan Samsung atau diperolehnya sendiri. Namun, perpindahan dari Fold 7 ke Fold 8 menunjukkan bahwa Huang tetap menggunakan perangkat lipat Samsung generasi terbaru.

Bukan Soal Harga, tetapi Teknologi

Kisah smartphone Jensen Huang menjadi menarik karena memperlihatkan sisi lain dari kehidupan seorang miliarder teknologi. Dengan kekayaan sekitar Rp3.369 triliun, harga sebuah smartphone tentu bukan faktor utama yang membatasi pilihannya. Namun, Huang tetap memilih perangkat yang menawarkan teknologi layar lipat dan produktivitas.

Galaxy Z Fold 8 yang digunakan Huang juga memperlihatkan bagaimana smartphone lipat telah bergerak dari sekadar produk eksperimental menjadi salah satu kategori perangkat premium yang semakin matang. Bagi Samsung, terlihatnya salah satu tokoh teknologi paling terkenal di dunia menggunakan produk mereka tentu menjadi sorotan tersendiri, terutama ketika persaingan smartphone lipat memasuki babak baru dengan hadirnya kompetitor seperti Apple.

Kesimpulan

Jensen Huang, CEO Nvidia yang kekayaannya diperkirakan sekitar Rp3.369 triliun, diketahui menggunakan smartphone lipat Samsung Galaxy Z Fold 8. Ia terlihat memakai perangkat tersebut ketika menghadiri All-In Summit di Los Angeles dan menerima panggilan telepon dari Donald Trump.

Galaxy Z Fold 8 bukan smartphone lipat Samsung pertama yang digunakan Huang. Sebelumnya ia juga terlihat menggunakan Galaxy Z Fold 7, yang dilaporkan pernah diberikan oleh Chairman Samsung Electronics Jay Y. Lee. Pilihan tersebut menjadi sorotan karena Huang merupakan salah satu figur paling berpengaruh di industri teknologi dunia, sementara Samsung saat ini tengah menghadapi persaingan baru di pasar smartphone lipat setelah Apple memasuki kategori tersebut.

Posting Komentar untuk " Terkuak, Manusia Rp3.000 Triliun Ternyata Pakai HP Lipat Samsung"