The Odyssey Jadi Film Terlaris dalam Sejarah Universal Pictures
The Odyssey resmi mencetak sejarah baru di industri perfilman. Film epik garapan Christopher Nolan tersebut kini menjadi film dengan pendapatan box office global terbesar sepanjang sejarah Universal Pictures, setelah berhasil melewati rekor Jurassic World (2015).
Universal Pictures mengumumkan pencapaian tersebut pada akhir pekan 12 September 2026. Hingga saat itu, The Odyssey telah mengumpulkan sekitar US$1,685 miliar atau sekitar Rp27,9 triliun dari seluruh dunia, berdasarkan kurs Rp16.550 per dolar AS. Angka tersebut terdiri atas sekitar US$601,2 juta dari pasar domestik Amerika Utara dan US$1,083 miliar dari pasar internasional.
Pencapaian tersebut membuat The Odyssey melewati Jurassic World yang sebelumnya memegang rekor Universal dengan pendapatan global sekitar US$1,677 miliar.
Lewati Rekor Jurassic World
Rekor Jurassic World bertahan selama lebih dari satu dekade. Film yang dirilis pada 2015 tersebut merupakan bagian dari waralaba Jurassic Park dan menjadi salah satu kesuksesan terbesar Universal. Kini, rekor itu berpindah tangan kepada The Odyssey, film yang justru merupakan adaptasi dari karya sastra klasik dan bukan bagian dari waralaba film besar.
Universal menyebut The Odyssey telah melewati pendapatan US$1,677 miliar dan pada akhir pekan pencapaiannya diperkirakan mencapai US$1,685 miliar secara global. Film tersebut sekaligus masuk jajaran film dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah perfilman. Dengan capaian tersebut, The Odyssey menjadi film ke-12 dengan pendapatan global terbesar sepanjang masa serta film non-waralaba terbesar ketiga dalam sejarah box office.
Film Terbesar dalam Karier Christopher Nolan
Kesuksesan The Odyssey juga membuat Christopher Nolan kembali mencatat sejarah dalam kariernya. Sebelum The Odyssey, film dengan pendapatan terbesar Nolan adalah The Dark Knight Rises. Namun, capaian film terbarunya kini telah melampaui seluruh karya terdahulunya. Universal sebelumnya mengumumkan bahwa The Odyssey sudah menjadi film terlaris sepanjang karier Nolan setelah menembus angka US$1 miliar hanya dalam waktu kurang dari satu bulan setelah dirilis.
Kesuksesan tersebut semakin memperkuat posisi Nolan sebagai salah satu sutradara yang mampu menjadikan film orisinal dan adaptasi sastra sebagai tontonan layar lebar berskala raksasa.
Dibintangi Matt Damon
Salah satu daya tarik utama The Odyssey adalah jajaran pemainnya. Matt Damon berperan sebagai Odysseus, raja Ithaca yang harus menjalani perjalanan panjang untuk kembali ke rumah setelah Perang Troya. Film ini juga dibintangi Anne Hathaway, Tom Holland, Zendaya, Robert Pattinson, dan sejumlah aktor ternama lainnya.
Kehadiran para bintang tersebut membantu memperluas daya tarik film, tetapi faktor terbesar yang membuat The Odyssey menjadi fenomena box office adalah kombinasi antara nama besar Nolan, skala produksi, teknologi perfilman, serta pengalaman menonton di layar besar.
Dibuat untuk Layar Lebar
Sejak awal, The Odyssey dirancang sebagai pengalaman sinematik yang mengutamakan layar lebar. Nolan dikenal sebagai salah satu sutradara yang sangat mendorong penonton untuk menyaksikan filmnya di bioskop. Strategi tersebut kembali terlihat melalui penggunaan format IMAX dalam produksi dan distribusi The Odyssey.
Dampaknya sangat besar. Film ini bahkan menjadi film dengan pendapatan IMAX terbesar sepanjang masa. Pada Agustus 2026, pendapatan IMAX The Odyssey sudah mencapai sekitar US$289 juta dan menyumbang lebih dari seperempat pendapatan box office global film tersebut pada periode itu. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa penonton tidak hanya datang untuk melihat cerita, tetapi juga mencari pengalaman visual yang sulit digantikan oleh layanan streaming di rumah.
Film R-Rated Terlaris Sepanjang Masa
Sebelum memecahkan rekor Universal, The Odyssey telah lebih dulu mencatat sejarah sebagai film dengan rating R terlaris sepanjang masa. Film tersebut melewati pendapatan Deadpool & Wolverine yang sebelumnya memegang rekor dengan sekitar US$1,338 miliar.
Pada Agustus 2026, The Odyssey telah menghasilkan sekitar US$1,446 miliar dan mengambil alih posisi tersebut. Menariknya, The Odyssey merupakan film epik sejarah dan mitologi dengan durasi panjang, bukan film superhero atau waralaba aksi seperti Deadpool & Wolverine.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa film dengan rating dewasa masih memiliki potensi pasar global yang sangat besar apabila didukung filmmaker, pemain, dan strategi distribusi yang tepat.
Membuka dengan Rekor Besar
Kesuksesan The Odyssey sebenarnya sudah terlihat sejak pekan pertama penayangannya. Film tersebut mencatat pendapatan global US$263,8 juta pada akhir pekan pembukaan. Angka itu menjadi debut terbesar sepanjang karier Nolan dan membuat film tersebut langsung menduduki posisi pertama box office global.
Film juga berhasil mempertahankan momentum setelah pekan pembukaannya. Penonton terus berdatangan, sementara format premium seperti IMAX memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan. Hal tersebut menjadi faktor penting karena film dengan anggaran produksi besar membutuhkan pendapatan bioskop yang kuat untuk mencapai tingkat keuntungan yang signifikan.
Cerita Klasik yang Dibawa ke Era Modern
The Odyssey mengadaptasi epos Yunani kuno karya Homer yang telah berusia sekitar 3.000 tahun. Cerita berpusat pada Odysseus dan perjalanan panjangnya untuk pulang ke Ithaca setelah Perang Troya. Dalam perjalanan tersebut, ia menghadapi berbagai ancaman, makhluk mitologi, godaan, serta tantangan yang menguji ketahanan fisik dan mentalnya.
Nolan membawa cerita klasik tersebut ke dalam format film modern dengan skala produksi besar. Universal menggambarkan proyek ini sebagai salah satu produksi paling ambisius dalam sejarah studio. Keberhasilan film membuktikan bahwa cerita yang berasal dari ribuan tahun lalu masih dapat menarik perhatian penonton global ketika dikemas dengan pendekatan sinematik yang sesuai dengan zaman.
Prestasi Universal pada 2026
Kesuksesan The Odyssey juga menjadi bagian dari tahun yang sangat kuat bagi Universal Pictures. Studio tersebut menjadi studio pertama pada 2026 yang menembus US$4 miliar pendapatan box office global. Universal juga menjadi studio dengan pangsa pasar terbesar pada tahun ini, sekitar 26 persen berdasarkan data yang dikutip Variety.
Kesuksesan Universal tidak hanya berasal dari The Odyssey. Studio tersebut juga menikmati performa sejumlah film besar lain sepanjang 2026. Namun, The Odyssey menjadi pencapaian paling monumental karena berhasil mengambil alih posisi film terlaris sepanjang sejarah Universal dari Jurassic World.
Donna Langley Puji Karya Nolan
Ketua NBCUniversal Entertainment Donna Langley menyambut pencapaian tersebut dengan memberikan pujian tinggi kepada Nolan dan produser Emma Thomas. Menurut Langley, The Odyssey merupakan karya dengan skala ambisius yang mampu mendorong masyarakat kembali datang ke bioskop.
Keberhasilan tersebut juga memiliki makna khusus bagi Universal karena studio tersebut merekrut Nolan setelah sang sutradara berpisah dari Warner Bros. pada 2021. Langkah tersebut kemudian menghasilkan Oppenheimer, yang sukses besar dan memenangkan Academy Award untuk Film Terbaik, sebelum dilanjutkan dengan fenomena box office The Odyssey.
Bukan Sekadar Film Terlaris Universal
Kesuksesan The Odyssey menunjukkan perubahan penting dalam peta perfilman Hollywood. Di tengah persaingan dengan layanan streaming, film tersebut membuktikan bahwa penonton masih bersedia membayar tiket bioskop untuk mendapatkan pengalaman yang dianggap tidak bisa digantikan oleh layar rumah.
Film ini juga memperlihatkan bahwa sebuah cerita non-waralaba mampu bersaing dengan film-film superhero, sekuel, dan franchise besar. Dengan pendapatan sekitar US$1,685 miliar dan perjalanan bioskop yang masih memberikan tambahan pemasukan, The Odyssey berpotensi memperbesar rekornya.
Rekor Penting The Odyssey
- US$1,685 miliar pendapatan global.
- Menjadi film terlaris sepanjang sejarah Universal Pictures.
- Mengalahkan rekor Jurassic World sekitar US$1,677 miliar.
- Menjadi film terlaris sepanjang karier Christopher Nolan.
- Menjadi film R-rated terlaris sepanjang masa.
- Menjadi film dengan pendapatan IMAX terbesar sepanjang sejarah.
- Masuk 12 besar film terlaris sepanjang masa.
- Menjadi salah satu film non-waralaba dengan pendapatan terbesar dalam sejarah.
Dengan seluruh pencapaian tersebut, The Odyssey bukan hanya sukses secara komersial. Film ini telah menjadi salah satu fenomena sinema terbesar pada 2026 sekaligus mempertegas kemampuan Christopher Nolan dalam mengubah proyek film berskala besar menjadi peristiwa global.
Bagi Universal Pictures, keberhasilan tersebut juga menandai pergantian era: setelah lebih dari satu dekade Jurassic World menjadi pemegang takhta, kini The Odyssey resmi menjadi film terlaris dalam sejarah studio tersebut.

Posting Komentar untuk " The Odyssey Jadi Film Terlaris dalam Sejarah Universal Pictures"