Dasco Angkat Bicara Terkait Isu Surpres Perubahan Panglima TNI

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pendapatnya mengenai kabar yang beredar bahwa Surat Presiden (Surpres) perihal pergantian Panglima TNI telah dikirim oleh Presiden Prabowo Subianto ke DPR. Dasco menegaskan bahwa hingga Selasa, 6 Oktober 2026, pimpinan DPR belum menerima surat tersebut. Pernyataan Dasco juga berfungsi untuk menenangkan rumor yang beredar mengenai potensi pergantian pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Saat ini, posisi Panglima TNI masih dipegang oleh Jenderal Agus Subiyanto.

Dasco: Surpres Belum Masuk ke DPR

Dasco menyampaikan kepastian ini saat dijumpai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (6/10/2026). Ketika ditanya oleh jurnalis mengenai isu pergantian Panglima TNI, Dasco sempat merespon dengan pertanyaan, “Oh, Panglima TNI mau diganti?” Politikus dari Partai Gerindra itu kemudian menekankan bahwa sampai saat ini, belum ada Surpres yang diterima oleh pimpinan DPR terkait pergantian Panglima TNI.

“Sampai saat ini belum ada,” kata Dasco. Dasco juga menegaskan bahwa DPR belum mendapatkan permohonan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test untuk calon Panglima TNI yang baru. Dengan demikian, hingga 6 Oktober 2026, belum ada proses resmi di DPR yang berhubungan dengan pergantian Panglima TNI.

Belum Ada Proses Pergantian di DPR

Dalam mekanisme pergantian Panglima TNI, Presiden mengajukan calon Panglima TNI kepada DPR melalui Surpres. Setelah surat tersebut diterima, DPR kemudian melaksanakan proses sesuai dengan kewenangannya, termasuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon yang diusulkan.

Karena Surpres belum diterima, maka tahapan tersebut belum berjalan di DPR. Hal ini penting untuk membedakan antara rumor atau spekulasi mengenai pergantian dengan proses resmi pemerintahan. Sampai sejauh ini, berdasarkan keterangan pimpinan DPR, belum ada dokumen resmi yang menjadi dasar bagi parlemen untuk memproses pergantian Panglima TNI.

Agus Subiyanto Masih Menjabat Panglima TNI

Jenderal Agus Subiyanto masih menjabat sebagai Panglima TNI. Ia diangkat pada 22 November 2023 untuk menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono. Sebelum menjadi Panglima TNI, Agus merupakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Ia juga memiliki pengalaman dalam sejumlah posisi strategis di TNI.

Agus pernah menduduki jabatan sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta ketika Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Ia kemudian dipercaya menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada 2020–2021 sebelum menjabat sejumlah posisi strategis lainnya.

Isu Muncul di Tengah Perubahan di Lingkungan Polri

Isu pergantian Panglima TNI muncul saat pemerintah baru saja melakukan perubahan besar posisi pucuk pimpinan Polri. Presiden Prabowo sebelumnya telah mengirim Surpres kepada DPR untuk memproses pergantian Kapolri. Dalam proses tersebut, Suyudi Ario Seto diusulkan sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

DPR kemudian menyetujui pencalonan Suyudi setelah melewati tahapan yang berlaku. Suyudi kemudian dilantik sebagai Kapolri baru. Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa perubahan serupa akan terjadi di dalam TNI. Namun sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah maupun DPR tentang adanya pergantian Panglima TNI.

Dasco Tidak Mengonfirmasi Isu Pergantian

Meskipun menegaskan belum ada Surpres, Dasco tidak secara langsung menyatakan bahwa Presiden Prabowo tidak memiliki rencana untuk mengganti Panglima TNI. Dasco hanya memastikan bahwa surat resmi belum diterima oleh DPR. Oleh karena itu, kemungkinan adanya keputusan baru dari Presiden masih harus menunggu informasi resmi dari pemerintah.

Sikap tersebut juga disampaikan Dasco ketika ditanya mengenai berita lain yang berkaitan dengan kemungkinan perubahan di lingkaran pemerintahan. Ia menyatakan belum mengetahui kabar tentang rencana pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang kabarnya akan berlangsung pada Selasa malam.

Masa Pengabdian Agus Subiyanto

Spekulasi mengenai perubahan Panglima TNI juga menarik perhatian publik, mengingat Agus Subiyanto masih menjalani masa bakti sesuai regulasi yang mengatur batas usia pensiun para perwira tinggi. Menurut ketentuan terbaru dalam UU TNI, perwira tinggi berpangkat bintang empat memiliki batas usia pensiun maksimal 63 tahun dan dapat diperpanjang dua kali lagi sesuai kebutuhan yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Dengan kata lain, dari segi usia, pergantian Panglima TNI tidak harus dilakukan dalam waktu dekat. Keputusan mengenai pergantian tersebut tetap merupakan hak prerogatif Presiden yang harus menjalani mekanisme konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

TNI Baru Saja Mengalami Penguatan Struktur Organisasi

Pertanyaan tentang Panglima TNI kembali mencuat setelah Presiden Prabowo meresmikan berbagai perubahan struktural TNI dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Pada tanggal 5 Oktober 2026, Prabowo meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru serta ratusan satuan baru di lingkungan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Perubahan ini menjadi bagian dari rencana penguatan organisasi serta penyesuaian struktur pertahanan nasional. Namun, peluncuran struktur baru ini tidak serta merta berhubungan dengan spekulasi mengenai pergantian Panglima TNI.

Apa yang Harus Ditunggu?

Untuk memastikan apakah perubahan Panglima TNI akan benar-benar terjadi, masyarakat harus menunggu adanya Surat Presiden (Surpres) resmi yang ditujukan kepada DPR. Jika surat tersebut benar-benar dikirimkan, DPR akan memiliki landasan untuk memulai proses sesuai dengan wewenangnya, termasuk pembahasan dan uji kelayakan terhadap calon yang diusulkan oleh Presiden.

Sebaliknya, selama Surpres belum diterima, proses resmi pergantian Panglima TNI di parlemen juga belum ada. Dengan demikian, hingga Selasa, 6 Oktober 2026, rumor mengenai pergantian Panglima TNI belum mendapatkan konfirmasi administratif dari DPR. Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pimpinan DPR belum menerima Surpres maupun permohonan uji kelayakan calon Panglima TNI. Jenderal Agus Subiyanto masih tercatat sebagai Panglima TNI.

Posting Komentar untuk " Dasco Angkat Bicara Terkait Isu Surpres Perubahan Panglima TNI"