California Secara Resmi Menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Sebagai Hari Libur Resmi

California telah resmi menambahkan Idul Fitri (Eid al-Fitr) dan Idul Adha (Eid al-Adha) ke dalam daftar hari libur di negara bagian. Keputusan ini merupakan bagian dari penetapan Assembly Bill (AB) 2017 yang ditandatangani oleh Gubernur California, Gavin Newsom, pada September 2026. Gubernur Newsom mencantumkan AB 2017, yang diajukan oleh anggota DPRD California Matt Haney, dalam daftar undang-undang yang disetujui pada 27 September 2026.

Dengan disahkannya kebijakan ini, California menambahkan dua hari penting bagi umat Islam ke dalam kalender hari libur negara bagian. Hari-hari tersebut mengikuti kalender Hijriah, yang berarti tanggalnya akan berfluktuasi setiap tahun sesuai dengan penanggalan Islam.

Pengesahan AB 2017 Secara Resmi

Kebijakan ini berawal dari AB 2017 yang berjudul Cuti Negara Bagian: Eid. Rancangan tersebut diajukan oleh Matt Haney pada 17 Februari 2026, dan setelah melalui berbagai pembahasan serta revisi di parlemen California. Legislasi ini akhirnya disetujui oleh Senat California dan mendapat persetujuan dari Assembly pada 30 Agustus 2026. Selanjutnya, dokumen akhir dikirim kepada gubernur untuk disetujui.

Newsom kemudian menandatangani AB 2017 pada bulan September 2026. Dalam catatan resmi pemerintah negara bagian, AB 2017 tercatat sebagai salah satu undang-undang yang telah disetujui oleh gubernur.

Idul Fitri dan Idul Adha Resmi Masuk dalam Daftar Hari Libur Negara Bagian

Dalam aturan baru ini, hari pertama bulan Syawal dalam kalender Islam ditetapkan sebagai Eid al-Fitr atau Idul Fitri. Sementara itu, 10 Dzulhijjah ditetapkan sebagai Eid al-Adha atau Idul Adha. Dengan demikian, kedua hari raya itu kini tercatat dalam daftar hari libur yang diatur dalam Kode Pemerintahan California. Berbeda dengan sistem penanggalan Masehi yang memiliki tanggal tetap, kedua hari raya Islam mengikuti kalender bulan. Ini berarti bahwa tanggal Idul Fitri dan Idul Adha dalam kalender Masehi akan bergeser setiap tahun.

Tidak Berarti Semua Aktivitas Akan Berhenti

Salah satu hal penting dalam peraturan baru California adalah bahwa status "hari libur negara bagian" tidak secara otomatis mengisyaratkan bahwa semua institusi, sekolah, pengadilan, perusahaan swasta, dan layanan publik harus berhenti beroperasi. Ketentuan AB 2017 secara khusus mengecualikan Idul Fitri dan Idul Adha dari daftar hari libur pengadilan. Ini berarti kedua tanggal tersebut tidak secara otomatis menjadi hari libur bagi pengadilan California.

Ketentuan ini juga memberi keleluasaan bagi sekolah negeri dan community college untuk menentukan penutupan pada hari raya tersebut melalui mekanisme kesepakatan kerja yang ada. Dengan kata lain, pengakuan sebagai hari libur negara bagian tidak berarti semua sekolah atau institusi harus tutup pada hari tersebut.

Sekolah Dapat Menutup Kegiatan Selama Idul Fitri dan Idul Adha

AB 2017 memberikan wewenang kepada sekolah negeri California untuk menghentikan kegiatan pada Idul Fitri dan Idul Adha jika keputusan ini disepakati melalui mekanisme yang ditetapkan. Dalam teks legislasi, sekolah bisa ditutup pada hari pertama Syawal dan 10 Dzulhijjah jika dewan sekolah mencapai kesepakatan melalui memorandum pemahaman (MOU) dengan perwakilan pegawai.

Ketentuan serupa juga berlaku bagi community college. Selain itu, sekolah dan lembaga pendidikan juga diperkenankan untuk mengadakan kegiatan edukatif mengenai sejarah dan makna Idul Fitri serta Idul Adha.

Pegawai Negeri Dapat Memanfaatkan Cuti

Peraturan baru ini juga berkaitan dengan hak pegawai negeri untuk memperingati kedua hari raya tersebut. AB 2017 mengatur penggunaan jenis cuti atau kredit hari libur yang sudah ada bagi pegawai untuk merayakan Idul Fitri dan Idul Adha. Dengan demikian, pengakuan kedua hari raya ini tidak berarti bahwa semua pegawai negeri secara otomatis mendapatkan tambahan hari cuti berbayar di luar mekanisme yang telah ditentukan.

Ketentuan ini menjadi salah satu aspek penting karena sebelumnya, pekerja Muslim yang ingin menjalankan ibadah Idul Fitri atau Idul Adha harus menyesuaikan dengan kebijakan cuti di tempat kerja mereka.

California Memiliki Komunitas Muslim yang Besar

Pengesahan AB 2017 mendapat perhatian dari organisasi masyarakat Muslim di California. Council on American-Islamic Relations California (CAIR-CA) menyatakan bahwa California memiliki lebih dari satu juta penduduk Muslim dan menggambarkan Idul Fitri serta Idul Adha sebagai dua hari raya paling signifikan dalam kehidupan umat Islam.

Dari sudut pandang kebijakan, pengakuan tersebut menempatkan Idul Fitri dan Idul Adha dalam konteks kalender sipil negara bagian, tanpa menjadikan California sebagai negara bagian yang mewajibkan masyarakat untuk merayakan agama tertentu. Teks AB 2017 juga mengatur kedua tanggal tersebut sebagai bagian dari daftar hari libur negara bagian berdasarkan kalender Islam.

Apa Implikasi bagi Komunitas Muslim?

Dengan diimplementasikannya regulasi tersebut, komunitas Muslim di California mendapatkan pengakuan resmi terhadap dua perayaan utama dalam kalender negara bagian. Bagi siswa, ketentuan ini membuka peluang yang lebih besar bagi institusi pendidikan untuk menyesuaikan kalender akademis mereka dengan Idul Fitri dan Idul Adha. Sementara itu, bagi pegawai negeri, ada mekanisme untuk memanfaatkan hak cuti dalam rangka merayakan kedua perayaan tersebut.

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa tidak semua institusi pendidikan, kantor pemerintahan, pengadilan, maupun perusahaan swasta secara otomatis dituntut untuk tutup pada Idul Fitri dan Idul Adha. Pengaturan operasional masih tergantung pada kebijakan masing-masing institusi serta aturan khusus yang berlaku pada mereka.

Aspek dari Perubahan Kalender Hari Libur di California

California sebelumnya juga telah mengintegrasikan sejumlah hari peringatan yang berbasis budaya dan agama ke dalam kalender negara bagian. Daftar tersebut mencakup antara lain Tahun Baru Lunar, Diwali, Hari Peringatan Genosida, serta berbagai hari libur lainnya. Penambahan Idul Fitri dan Idul Adha memperluas daftar hari yang diakui dalam peraturan negara.

Dengan disahkannya AB 2017, California kini secara resmi mengakui Eid al-Fitr dan Eid al-Adha sebagai hari libur negara bagian, dengan tanggal yang mengikuti kalender lunar Islam. Kebijakan ini juga memberikan kerangka hukum bagi sekolah dan berbagai institusi untuk menyesuaikan kegiatan mereka dengan dua perayaan umat Islam tersebut, meskipun tidak membuat semua layanan publik dan swasta otomatis berhenti beroperasi.

Posting Komentar untuk "California Secara Resmi Menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Sebagai Hari Libur Resmi"