Ikon Model Indonesia Era 80-an, Auk Murat Meninggal Dunia
Berita sedih datang dari jagat hiburan Indonesia. Mantan model asal tahun 1980-an, Auk Murat, berpulang pada Jumat, 9 Oktober 2026. Wanita yang diketahui dengan nama asli Sasanti Paramita Rahayu tersebut dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang pada hari yang sama.
Auk Murat dikenal sebagai salah satu model terkemuka di zamannya. Namanya bersinar setelah menerima penghargaan Rahadian Yamin Award sebagai model terbaik Indonesia pada tahun 1987, saat usianya baru 17 tahun. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia fashion Tanah Air, terutama bagi mereka yang mengikuti perjalanan kariernya sejak era 80-an. Usai meninggalkan dunia modeling, Auk juga terlibat dalam berbagai kegiatan lainnya, mulai dari bisnis desain alas kaki hingga pengembangan diri melalui teknik pernapasan.
Jejak karier Auk Murat di dunia modeling
Karier Auk Murat menjadi bagian integral dari evolusi dunia modeling Indonesia pada era 1980-an. Pada masa itu, profesi model mulai mendapatkan perhatian lebih luas sejalan dengan berkembangnya industri mode, majalah, dan dunia hiburan Indonesia.
Pencapaian signifikan dalam perjalanan kariernya terjadi pada tahun 1987. Pada usia 17 tahun, Auk meraih Rahadian Yamin Award sebagai model terbaik Indonesia. Penghargaan ini menjadi salah satu tonggak penting yang menjadikan namanya terkenal di dunia modeling. Auk juga dikenal berkat penampilannya yang khas. Dalam beberapa laporan, ia disebut memiliki kulit sawo matang yang eksotis dan bahkan dijuluki Naomi Campbell dari Indonesia. Julukan ini menggambarkan kesan mendalam yang ditinggalkannya sebagai model di zamannya.
Pernah membintangi film karya Arifin C. Noer
Selain berkarier sebagai model, Auk Murat pernah mencoba talenta di dunia akting. Ia tercatat membintangi film Bibir Mer, sebuah karya sutradara Arifin C. Noer. Keterlibatannya dalam film ini menunjukkan bahwa perjalanan Auk tidak terbatas pada industri mode. Ia juga sempat berkiprah di bidang perfilman, meskipun informasi mengenai daftar lengkap karya dan aktivitas aktingnya masih terbatas dalam laporan yang ada.
Bergerak ke bisnis desain alas kaki
Setelah tidak lagi berkecimpung sebagai model, Auk Murat bergerak ke bidang kewirausahaan. Salah satu aktivitas yang dilakukannya adalah bisnis desain sepatu. Peralihan ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya setelah masa kejayaan di dunia modeling. Auk dikenal tidak hanya melalui penampilannya di ranah mode, tetapi juga melalui usahanya mengembangkan karier di bidang lain.
Pada tahun 2006, Auk juga pernah diberitakan terlibat dalam perjuangan hak kewarganegaraan anak dari perkawinan campuran melalui organisasi Keluarga Perkawinan Campuran Melalui Tangan Ibu (KPC Melati). Keterlibatan ini menunjukkan bahwa aktivitasnya pernah mencakup isu sosial dan kebijakan publik, khususnya mengenai hak anak dari keluarga perkawinan campuran.
Menggeluti teknik pernapasan dan pengembangan diri
Dalam perjalanan selanjutnya, Auk Murat juga dikenal menggeluti bidang pengembangan diri. Dari informasi mengenai aktifitasnya, ia berperan sebagai breath master dan soul reset guide sejak tahun 2005. Ia mengembangkan pendekatan yang dikenal dengan nama Napas Damai, yang berfokus pada latihan pernapasan, manajemen emosi, dan kesadaran diri. Auk juga disebut pernah mengadakan kelas serta retret pengembangan diri melalui program Tune Your Light yang ditujukan bagi generasi Z dan milenial.
Perjalanan ini menunjukkan perubahan bidang yang cukup jauh dari dunia modeling. Dari industri mode, bisnis desain sepatu, hingga aktivitas pengembangan diri, Auk menjalani sejumlah fase berbeda dalam hidupnya.
Auk Murat dimakamkan di TPU Kampung Kandang
Auk Murat meninggal pada Jumat, 9 Oktober 2026. Jenazahnya dimakamkan di TPU Kampung Kandang pada hari yang sama. Informasi ini dilaporkan oleh beberapa media pada 9 Oktober 2026. Hingga saat ini, penyebab kematian Auk belum dijelaskan secara mendetail. Oleh karena itu, belum tersedia cukup informasi untuk menyimpulkan kondisi atau kejadian yang menyebabkan kepergiannya.
Kepergian Auk menandakan akhir dari perjalanan seorang tokoh yang pernah berperan dalam dunia modeling Indonesia pada era 1980-an. Penghargaan yang diterimanya di usia muda, pengalaman dalam perfilman, serta kiprahnya di berbagai bidang menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dikenang.
Penutup
Meninggalnya Auk Murat membawa kabar duka bagi jagat hiburan Indonesia. Dikenal sebagai model terbaik Indonesia pada tahun 1987 yang dianugerahi Rahadian Yamin Award, ia merupakan salah satu sosok penting yang telah mewarnai perkembangan dunia modeling pada era 1980-an. Setelah meninggalkan dunia model, Auk menjalani kehidupan dengan beragam aktivitas, dari bisnis desain sepatu hingga pengembangan diri melalui teknik pernapasan. Perjalanan ini menunjukkan sisi lain dari dirinya di luar dunia hiburan. Kepergiannya menjadi pengingat akan kontribusi para pelaku industri mode generasi sebelumnya yang telah membentuk perjalanan industri kreatif Indonesia.

Posting Komentar untuk "Ikon Model Indonesia Era 80-an, Auk Murat Meninggal Dunia"