Klasemen Asian Para Games 2026: Indonesia Kembali Menguasai Peringkat 8

Nagoya, 23 Oktober 2026 — Kontingen Indonesia berhasil merebut kembali posisi kedelapan dalam klasemen perolehan medali Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Tiga medali emas yang didapat dari cabang para bulu tangkis pada Jumat (23/10) menjadi kunci kebangkitan Merah Putih di papan peringkat menjelang akhir kompetisi ini.

Berdasarkan pembaruan klasemen hingga pukul 17.40 WIB, Indonesia telah mengumpulkan 13 medali emas, 22 perak, dan 36 perunggu. Posisi ini diraih setelah sebelumnya terjebak di peringkat kesembilan pada Kamis (22/10) dengan perolehan 10 emas, 11 perak, dan 31 perunggu.

Pertandingan Para Bulu Tangkis

Kenaikan posisi Indonesia ke urutan delapan tidak lepas dari penampilan cemerlang para atlet bulu tangkis yang bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Sebanyak lima pertandingan final dijadwalkan pada Jumat, dan tiga di antaranya berhasil dimenangkan oleh perwakilan Indonesia.

Leani Ratri Oktila membuka jalan dengan kemenangan di nomor tunggal putri SL4. Ia kemudian menambah medali emas bersama Hikmat Ramdani di nomor ganda campuran SL3-SU5. Satu medali emas lainnya disumbangkan pasangan Subhan/Rina Marlina di nomor ganda campuran SH6.

Hasil ini melampaui ekspektasi awal. Sebelumnya, Chef de Mission Indonesia Reda Manthovani telah menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat menembus delapan besar karena cabang para bulu tangkis belum bertanding.

Perjalanan Sebelumnya

Pada Kamis (22/10), Indonesia sebenarnya telah mengamankan 14 medali. Dua emas diraih oleh Abdil Majid Rahman dari para renang nomor 100 meter gaya dada putra SB7, serta pasangan Barce Layaba/Leli Marlina dari para tenis meja. Namun, tambahan tersebut belum cukup untuk menggeser Kazakhstan yang saat itu berada di peringkat kedelapan dengan keunggulan jumlah medali perak.

Kazakhstan sendiri memiliki jumlah emas yang sama dengan Indonesia pada Kamis, yakni 10 keping, tetapi unggul dalam perak (13 berbanding 11). Kini, dengan tambahan tiga emas, Indonesia dipastikan melampaui Kazakhstan dan mengunci posisi delapan.

Klasemen Puncak Masih Dikuasai China

Di puncak klasemen, China masih terlalu dominan untuk tergeser. Hingga Kamis (22/10), China telah mengumpulkan 150 emas, 79 perak, dan 85 perunggu—total 314 medali. Tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan 40 emas, diikuti Uzbekistan di tempat ketiga dengan 38 emas. India dan Korea Selatan masing-masing menghuni urutan keempat dan kelima, sementara Iran, Thailand, dan Malaysia melengkapi sepuluh besar.

Masih Ada Peluang Tambahan

Meski posisi delapan sudah di tangan, Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali pada hari terakhir, Sabtu (24/10). Selain para bulu tangkis, peluang tambahan medali juga masih terbuka dari cabang boccia, para atletik, dan para renang.

Perenang Jendi Pangabean dijadwalkan bertanding di nomor 100 meter gaya punggung putra S9. Koordinator pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta Anindya Satria, berharap Jendi bisa tampil sesuai harapan dan bersaing dengan perenang tuan rumah Taiyo Kawabuchi serta wakil Iran Abolfazl Zarif Pouresmaeilyazdi.

Dengan pencapaian ini, Indonesia telah jauh melampaui target awal pemerintah yang menargetkan tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Asian Para Games edisi kelima ini diikuti oleh sekitar 4.000 atlet dari 45 negara dan wilayah, mempertandingkan 18 cabang olahraga dengan total 492 nomor medali.

Penutupan Asian Para Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10), menandai berakhirnya perjuangan para atlet disabilitas terbaik Asia di Aichi-Nagoya.

Posting Komentar untuk " Klasemen Asian Para Games 2026: Indonesia Kembali Menguasai Peringkat 8"