WN Israel Ngaku Muslim Saat Disorot TV, Provokasi Demo Palestina

Jakarta — Sebuah peristiwa tidak biasa terjadi dalam siaran televisi di tengah hiruk-pikuk demonstrasi di Paris, Prancis. Seorang individu dari Israel menyamar sebagai Muslim yang berasal dari Irak dan diwawancarai secara langsung oleh media i24 News, sebelum jati dirinya yang sesungguhnya terungkap dan memicu kontroversi.

Pria itu memperkenalkan dirinya sebagai "Ali dari Baghdad" saat diwawancarai oleh reporter i24 News, Neria Kraus, yang tengah meliput situasi protes pro-Palestina di ibu kota Prancis. Dalam sesi wawancara tersebut, ia mengkritik pedas para pengunjuk rasa dan menilai tindakan mereka sebagai gerakan ekstrem.

Kritik Tajam terhadap Peserta Demo

Dalam rekaman yang kemudian viral, "Ali" menyatakan bahwa para demonstran-lah yang menjadi penyebab kerusuhan, kerusakan, dan kehancuran. Ia mengaku merasa tidak nyaman berjalan di Paris di tengah demonstrasi yang telah berlangsung berhari-hari.

Yang paling mencolok, pria tersebut malah memuji Israel di tengah wawancara soal protes pro-Palestina. Ia menyebut Israel "selalu menyampaikan fakta" dan mempertanyakan relevansi bendera Palestina yang diusung para pengunjuk rasa. "Apa hubungannya? Tidak ada. Apa kaitannya Paris dengan Bebaskan Palestina?" ujarnya dalam wawancara tersebut.

Jati Diri Asli Terungkap

Setelah tayangnya segmen wawancara itu, beberapa orang mengungkap bahwa "Ali" hanyalah sebuah nama samaran. Pria ini sebenarnya adalah Hazi Gangina, seorang warga Israel yang bahkan tidak berdomisili di Paris.

Melalui unggahannya di media sosial, Gangina mengaku sengaja menipu reporter dan media dengan dalih "nge-prank." Ia bahkan mengakui tidak menyangka bahwa wawancaranya akan ditayangkan secara nyata. "Situasinya membosankan di jalanan Paris yang rusak, jadi saya menggoda dia bahwa saya orang Arab bernama Ali. Saya tidak percaya mereka akan menayangkannya," kata Gangina, dikutip dari unggahannya.

Ia juga menambahkan komentar tajam: "Dia mencari orang Prancis untuk diwawancarai di Paris, namun malah mendapatkan Hezi dari Kfar Shalem."

Reaksi dan Dampak

Hingga saat ini, i24 News maupun reporter Neria Kraus belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. Video wawancara ini telah menyebar luas di media sosial dan mendapatkan beragam reaksi, termasuk dari kalangan pengguna internet Israel sendiri.

Peristiwa ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi besar di Prancis yang awalnya dipicu oleh protes pelajar terhadap sistem pendidikan, sebelum meluas menjadi gerakan menentang biaya hidup dan kondisi ekonomi. Demonstrasi tersebut sempat diwarnai oleh tindakan pembakaran dan penjarahan oleh kelompok tertentu.

Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi terkait narasi dan penyamaran identitas dalam konflik Israel-Palestina, di mana manipulasi informasi menjadi bagian dari pertempuran opini publik.

Posting Komentar untuk " WN Israel Ngaku Muslim Saat Disorot TV, Provokasi Demo Palestina"