Restrukturisasi Pejabat Kemenkeu, Suahasil Lepas Sekjen Era Purbaya

Menteri Keuangan Suahasil Nazara telah merombak jajaran pejabat tinggi madya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Jumat, 23 Oktober 2026. Salah satu perubahan yang mencuri perhatian adalah pergantian Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun, yang sebelumnya diangkat pada masa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Kini, jabatan Sekretaris Jenderal diserahkan kepada Astera Primanto Bhakti, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan. Perubahan ini merupakan bagian dari pelantikan lima pejabat tinggi Kemenkeu yang dilakukan Suahasil di Jakarta.

Remodeling tersebut menjadi fokus perhatian karena terjadi sekitar satu bulan setelah Suahasil mengambilalih posisi Purbaya sebagai Menteri Keuangan pada September 2026. Namun, perlu dicermati bahwa peralihan jabatan ini harus dilihat dari keputusan resmi dan penjelasan pemerintah, bukan hanya dikaitkan dengan perubahan posisi pimpinan kementerian.

1. Robert Leonard Marbun Diambil Alih oleh Astera Primanto Bhakti

Robert Leonard Marbun sebelumnya diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Kemenkeu pada Maret 2026, ketika Purbaya Yudhi Sadewa masih menjalani masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Setelah mengisi posisi tersebut selama sekitar tujuh bulan, Robert kini digantikan oleh Astera Primanto Bhakti.

Pelantikan Astera berlangsung di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Astera merupakan sosok yang bukan baru di kementerian ini, dengan pengalaman panjang di berbagai unit strategis, mulai dari perpajakan, kebijakan fiskal, hingga pengelolaan keuangan negara.

Dalam sambutannya, Suahasil menyoroti pentingnya peran Sekretariat Jenderal dalam mendukung keseluruhan organisasi Kemenkeu. Ia berharap Astera tidak hanya melakukan fungsi administratif, tetapi juga menjadi katalisator koordinasi antar unit kerja. Sekretariat Jenderal memiliki fungsi krusial karena mendukung berbagai kebutuhan sumber daya manusia, anggaran, organisasi, hukum, komunikasi, dan pengelolaan aset internal kementerian.

Suahasil juga menekankan perlunya dukungan manajemen yang dirasakan langsung oleh seluruh unit kerja agar prioritas kementerian bisa diimplementasikan secara efisien.

2. List Lima Pejabat Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Selain melakukan pergantian Sekretaris Jenderal, Suahasil juga merombak beberapa jabatan strategis lainnya. Secara keseluruhan, terdapat lima pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik pada 23 Oktober 2026. Berikut adalah daftar lengkap pejabat yang dilantik beserta posisi barunya.


Perubahan tersebut juga membawa dampak bagi sejumlah posisi yang ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya. Sebagai contoh, Astera meninggalkan jabatan Direktur Jenderal Perbendaharaan dan beralih menjadi Sekretaris Jenderal. Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh Tri Budhianto.

Di sisi lain, Nufransa Wira Sakti resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan setelah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas atau Plt. Posisi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak yang sebelumnya dipegang oleh Nufransa sekarang diambil alih oleh Neilmaldrin Noor.

3. Pelantikan Berdasarkan Keputusan Presiden

Pelantikan lima pejabat tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA Tahun 2026 mengenai pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi madya di Kementerian Keuangan. Berdasarkan hal ini, perombakan ini merupakan perubahan penugasan pada jabatan strategis di lingkungan kementerian. Penetapan pejabat baru menjadi dasar formal bagi mereka untuk menjalankan tanggung jawab yang baru.

Dalam pelantikan itu, Suahasil mengungkapkan keyakinannya terhadap kemampuan para pejabat yang dilantik untuk menjalankan tanggung jawab mereka dengan baik. Ia juga mengingatkan pentingnya jabatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam melaksanakan amanah pemerintahan.

4. Profil Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu

Astera Primanto Bhakti

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan sejak 23 Oktober 2026 Astera, yang dikenal pula dengan panggilan Prima, merupakan pejabat karir di Kemenkeu yang memiliki pengalaman di bidang perpajakan, kebijakan fiskal, pendidikan dan pelatihan keuangan, serta pengelolaan keuangan negara.

Sebelum diangkat sebagai Sekretaris Jenderal, Astera menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan. Ia juga pernah menduduki posisi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan serta Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.

Dalam perjalanan karirnya, Astera telah bertugas di Direktorat Jenderal Pajak dan Badan Kebijakan Fiskal. Pengalaman lintas unit ini menjadi salah satu aspek yang disoroti Suahasil saat menguraikan penunjukannya sebagai Sekretaris Jenderal. Suahasil berharap bahwa pengalaman Astera dapat membantu dalam mengoordinasikan organisasi secara menyeluruh, dan bukan sekadar menjalankan tugas administratif Sekretariat Jenderal.

5. Apa Peran Penting Sekretaris Jenderal Kemenkeu?

Sekretaris Jenderal adalah salah satu jabatan krusial dalam struktur Kementerian Keuangan. Posisi ini berfungsi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas menteri serta koordinasi internal kementerian.

Beberapa bidang yang berkaitan dengan tugas Sekretariat Jenderal meliputi:
  • Sumber daya manusia: mendukung pengelolaan pegawai dan kebutuhan organisasi.
  • Anggaran dan administrasi: memastikan operasional tersedia bagi unit kerja.
  • Organisasi dan tata kelola: membantu dalam koordinasi serta penyelenggaraan birokrasi.
  • Bidang hukum dan komunikasi: mendukung kebutuhan regulasi dan komunikasi kelembagaan.
  • Pengelolaan aset: mendukung administrasi dan pengelolaan aset internal kementerian.
Karena cakupan tugasnya melibatkan berbagai unit, perubahan Sekretaris Jenderal dapat berdampak pada koordinasi internal dan dukungan operasional Kemenkeu. Dalam sambutannya, Suahasil secara spesifik meminta agar fungsi pendukung manajemen memastikan prioritas kerja kementerian terlaksana dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya menjaga tata kelola dan budaya kerja yang telah terbentuk.

6. Perombakan Setelah Suahasil Menggantikan Purbaya

Pergantian pejabat Kemenkeu ini terjadi setelah Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, Purbaya melakukan perombakan terhadap sejumlah pejabat di Kementerian Keuangan pada September 2026. Pergantian tersebut mencakup berbagai jenjang jabatan dan disebut sebagai bagian dari proses organisasi untuk meningkatkan kemampuan adaptasi kementerian.

Setelah mengambil alih jabatan menteri, Suahasil menyatakan bahwa semua keputusan sebelumnya perlu ditinjau berdasarkan landasan hukum dan keputusan yang ada. Pergantian Robert Leonard Marbun menjadi Astera Primanto Bhakti kini merupakan salah satu perubahan terbaru dalam jajaran pimpinan kementerian. 

Meski demikian, tidak ada dasar yang cukup dari informasi pelantikan tersebut untuk menyimpulkan bahwa pergantian Robert semata-mata merupakan hasil kedekatannya dengan Purbaya. Perubahan pejabat dalam birokrasi harus dipahami berdasarkan keputusan pengangkatan, kebutuhan organisasi, serta penjelasan resmi dari pihak berwenang.

7. Apa Dampaknya bagi Kebijakan Keuangan Negara?

Perombakan pejabat tinggi Kemenkeu berpotensi mempengaruhi koordinasi internal, terutama karena posisi yang berubah berkaitan langsung dengan dukungan manajemen, pengelolaan keuangan negara, dan hubungan keuangan pemerintah pusat dengan daerah.

Namun, pergantian pejabat tidak serta-merta berarti adanya perubahan kebijakan fiskal atau arah pengelolaan anggaran negara. Dampaknya akan tergantung pada kebijakan yang ditetapkan, pembagian tugas, serta pelaksanaan program oleh jajaran kementerian.

Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan pasca pelantikan ini:

  1. Efisiensi administrasi kementerian. Sekretariat Jenderal diharapkan dapat menjamin setiap unit kerja mendapatkan dukungan operasional yang cukup.
  2. Manajemen keuangan negara. Penggantian Direktur Jenderal Perbendaharaan harus diikuti dengan kesinambungan dalam pengelolaan anggaran serta administrasi kas negara.
  3. Hubungan finansial pusat dan daerah. Kepemimpinan yang baru di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan akan melaksanakan tanggung jawab yang berkaitan dengan hubungan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah.
  4. Pengawasan dan kebijakan keuangan. Penempatan staf ahli diharapkan dapat memberikan masukan yang sesuai kepada menteri berdasarkan bidang keahlian masing-masing.

Hal-hal tersebut merupakan aspek yang penting untuk dipantau, bukan merupakan indikasi bahwa perubahan kebijakan tertentu telah diputuskan setelah pelantikan.

Kesimpulan

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melakukan perombakan terhadap lima pejabat tinggi madya Kemenkeu pada Jumat, 23 Oktober 2026. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah penggantian Robert Leonard Marbun, Sekretaris Jenderal yang diangkat pada waktu pemerintahan Purbaya Yudhi Sadewa, oleh Astera Primanto Bhakti.

Sebagai tambahan, Suahasil melantik Tri Budhianto selaku Direktur Jenderal Perbendaharaan, Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli di bidang Pengawasan Pajak, serta Hidayat Amir sebagai Staf Ahli di bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.

Perombakan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Kemenkeu pasca pergantian menteri. Ke depan, fokus diarahkan pada kemampuan tim baru dalam menjaga koordinasi, tata kelola, dan kelancaran pelaksanaan tugas kementerian dalam mengelola keuangan negara.

Posting Komentar untuk " Restrukturisasi Pejabat Kemenkeu, Suahasil Lepas Sekjen Era Purbaya"